DEMOKRASINEWS,Lampung Timur — Ratusan pohon mungil berbatang kokoh dan berdaun rimbun berjajar rapi di Taman BBI Hortikultura, Kecamatan Pekalongan. Di antara aroma tanah basah dan rimbunnya bonsai, Wakil Bupati Lampung Timur, Azwar Hadi, secara resmi membuka Kontes Bonsai Nasional “Bumei Tuwah Bepadan Bonsai Fighter” 2025, Selasa (27/10/2025).
Acara yang berlangsung mulai 23 hingga 30 Oktober 2025 ini diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai daerah di Indonesia, mulai dari komunitas bonsai lokal hingga pegiat bonsai tingkat nasional.

Dalam sambutannya, Wabup Azwar Hadi menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan berskala nasional tersebut. Menurutnya, ajang bonsai bukan sekadar perlombaan seni, tetapi juga wujud nyata kreativitas masyarakat yang selaras dengan alam.
“Kami bangga Lampung Timur dipercaya menjadi tuan rumah kontes bonsai nasional. Kegiatan ini bukan hanya memperkuat silaturahmi antarpecinta bonsai, tapi juga menjadi wadah untuk memperkenalkan Lampung Timur sebagai daerah yang subur, indah, dan kaya potensi alam,” ujar Azwar Hadi.
Lebih lanjut, ia berharap kegiatan “Bumei Tuwah Bepadan Bonsai Fighter” dapat menjadi agenda tahunan yang berkelanjutan serta memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar melalui sektor pariwisata, hortikultura, dan UMKM.
Acara pembukaan turut dihadiri oleh pejabat OPD terkait, Camat Pekalongan, tokoh masyarakat, dan komunitas bonsai dari berbagai provinsi.
Selain kontes bonsai, kegiatan ini juga diramaikan dengan pameran tanaman hias, bazar UMKM, dan edukasi budidaya bonsai yang menarik minat warga untuk berkunjung.
Dengan antusiasme peserta dan dukungan pemerintah daerah, Bumei Tuwah Bepadan Bonsai Fighter 2025 diharapkan mampu menjadi ikon baru pariwisata dan seni bonsai di Provinsi Lampung, sekaligus menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga keseimbangan antara seni, alam, dan ekonomi lokal.(Red/Prie/Rls Komdigi Lamtim)











