• Landing Page
  • Shop
  • Contact
  • Buy JNews
Rabu, Oktober 21, 2026
  • Login
Demokrasinews.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Tokoh
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Edukasi
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Tokoh
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Edukasi
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Advertorial
No Result
View All Result
Demokrasinews.co.id
No Result
View All Result
Home Wisata

Microlibrary Warak Kayu Jadi Daya Tarik Wisata Baru di Semarang

DemokrasiNews
10/08/2020
in Wisata, Edukasi
Microlibrary Warak Kayu Jadi Daya Tarik Wisata Baru di Semarang

DEMOKRASINEWS : Jakarta – Perpustakaan Micro atau Microlibrary Warak Kayu terpilih menjadi Popular Choice Winner pada kategori arsitektur perpustakaan menurut Architizer A+ Awards 2020 yang kemudian diharapkan dapat menjadi daya tarik wisata baru di Semarang, Jawa Tengah. 

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Wishnutama Kusubandio, pada Jumat lalu (7/8/2020), menyambut baik terpilihnya Microlibrary Warak Kayu sebagai Popular Choice Winner kategori arsitektur perpustakaan.

“Saya berharap dengan memanfaatkan kayu sebagai bahan ramah lingkungan dan teknik konstruksi dapat memberikan motivasi bagi pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif Indonesia untuk bisa menghasilkan karya-karya yang kreatif dan inovatif. Sehingga dapat mendorong potensi pariwisata di Semarang agar semakin meningkat dan menciptakan sustainable tourism,” kata Wishnutama.

Microlibrary Warak Kayu Jadi Daya Tarik Wisata Baru di Semarang Microlibrary Warak Kayu Jadi Daya Tarik Wisata Baru di Semarang Microlibrary Warak Kayu Jadi Daya Tarik Wisata Baru di Semarang

Architizer A+ Awards merupakan kompetisi yang memusatkan pada arsitektur dan produk arsitektur terbaik di dunia. Diikuti lebih dari 100 negara dan dinilai lebih dari 400.000 pemilih. Architizer A+ Awards diselenggarakan di New York setiap tahun.

Direktur & Founder SHAU Indonesia, Florina Henzelman mengatakan Microlibrary Warak Kayu memiliki tujuan utama untuk meningkatkan minat baca masyarakat, terutama anak-anak di lingkungan berpenghasilan rendah.

“Kami melihat minat baca masyarakat Indonesia masih rendah. Oleh karena itu, kami berupaya untuk meningkatkannya dengan membuat microlibraries yang menjangkau masyarakat dengan strategi merangkul ruang-ruang komunitas. Tidak hanya perpustakaan saja, tetapi ada unsur bermain dan berkumpul bersama,” kata Florina.

Microlibrary Warak Kayu Jadi Daya Tarik Wisata Baru di Semarang Microlibrary Warak Kayu Jadi Daya Tarik Wisata Baru di Semarang Microlibrary Warak Kayu Jadi Daya Tarik Wisata Baru di Semarang

Nilai tambah dari perpustakaan ini adalah lokasinya yang terletak di pusat kota, tepatnya di Taman Kasmaran. Destinasi ini juga memiliki pemandangan yang indah ke Kampung Pelangi sehingga mampu mencuri perhatian voters dunia. 

Microlibrary merupakan inisiasi SHAU (Suryawinata Haizelman Architecture Urbanism) Indonesia yang berkolaborasi dengan berbagai stakeholder, dimana ada pemerintah, CSR, foundation, dan komunitas. 

“SHAU Indonesia merancang arsitektur bangunan, sementara PT Kayu Lapis Indonesia memasok kayu-kayu hasil olahan limbah pabrik yang sudah tidak terpakai. Lalu, Pemerintah Daerah Semarang menyediakan lahan dan izin pembangunan, serta perusahaan swasta yang menanggung biaya pembangunannya. Adapun Harvey Center yang mengelola perpustakaan ini agar dapat digunakan oleh masyarakat tanpa dipungut biaya,” kata Florina.

Florina juga menjelaskan bahwa Microlibrary Warak Kayu mereferensi konsep ‘rumah panggung’ tradisional Indonesia yang terbuka. Teknik ini mengatur alur ventilasi udara, pencahayaan, dan konsep multifungsi suatu ruangan.  Sehingga ada ruang pada bagian bawah untuk berbagai kegiatan yang bisa dilakukan warga.

“Ada elemen ‘seating tribune’ yang bisa dipakai untuk duduk, aktivitas workshop, atau berkumpul. Ada ayunan kayu untuk anak-anak, serta di dalam perpustakaan ada jaring atau net yang dapat digunakan untuk membaca,” ujar Florina.

Direktur & Founder SHAU Indonesia, Daliana Suryawinata, menjelaskan Microlibrary Warak Kayu adalah perpustakaan pertama di Semarang yang 100% terbuat dari bahan kayu bersertifikat SVLK dan 98% FSC yang diprefabrikasi oleh PT Kayu Lapis Indonesia. Prinsip desainnya tropis, passive energy dan multi-programmatic. Desain façade Warak Kayu mengikuti bentuk wajik yang terinspirasi dari system konstruksi Zollinger dari Jerman dan juga menyerupai sisik kulit Warak (hewan mitologi khas Semarang).

“Konsep façade berupa ‘screen layering’, dimana ada elemen yang memfilter cahaya matahari langsung agar panasnya tidak masuk, namun interiornya tetap terang walaupun tanpa lampu di siang hari. Penghawaan silang yang penting untuk mendinginkan interior bangunan tanpa AC. Terdapat juga secondary layer untuk menghalangi hujan masuk,” jelas Daliana.

Daliana mengatakan pihaknya juga pernah memenangkan ajang Architizer A+ Award pada 2017. Oleh karena itu, SHAU Indonesia berkesempatan mendapat undangan melalui e-mail untuk mendaftar ke Architizer A+ Awards 2020. 

“Kali ini kami memberanikan diri untuk mendaftar dalam kategori Libraries, yang merupakan salah satu kategori utama pada April 2020. Kemudian melalui proses seleksi ketat dari sekian banyak juri Architizer yang kompeten dan ternama, kami terpilih menjadi 1 dari 5 finalis di kategori tersebut,” kata Daliana

Daliana melanjutkan, voting dibuka selama 10 hari. Dimana yang mendapat vote terbanyak akan memenangkan kategori tersebut dari segi popular choice. 

“Kompetitor kami sangat berat. Ada perpustakaan di Amerika karya arsitek superstar Steven Holl dan Skidmore Owings Merril, di Tiongkok ada perpustakaan rural yang menarik, dan di Thailand ada perpustakaan kampus karya teman kami. Semuanya bagus, membuat kami sangat deg-degan selama voting berlangsung. Tapi syukurlah voters dari Indonesia sangat kompak dan tidak terkalahkan,” kata Daliana.

Walikota Semarang, Hendrar Prihadi, mengatakan antusiasme masyarakat terhadap Perpustakaan Micro Warak Kayu sangat tinggi. 

“Konsep rumah panggung sebagai perpustakaan micro ini sangat menarik perhatian warga untuk datang. Selain itu, Microlibrary ini akan menjadi bagian dari rute baru pariwisata kota, di mana akan ada bus tur gratis, yang diharapkan akan menarik minat wisatawan nusantara maupun wisatawan mancanegara,” ujar Hendrar.

Agustini Rahayu

Kepala Biro KomunikasiKementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/ Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

Tim Redaksi DemokrasiNews 


Berita Terkini

Kapolres dan PWI Lampung Timur Soroti Oknum Penyalahgunaan Profesi Wartawan
Sosial Budaya

Kapolres dan PWI Lampung Timur Soroti Oknum Penyalahgunaan Profesi Wartawan

DemokrasiNews
19/10/2026
Kwarda Lampung Gelar JOTA-JOTI Camp 2026, 102 Pramuka Perkuat Literasi Digital
Pendidikan

Kwarda Lampung Gelar JOTA-JOTI Camp 2026, 102 Pramuka Perkuat Literasi Digital

DemokrasiNews
17/10/2026
Pemkab Lampung Timur Batasi Hiburan hingga Pukul 17.00 WIB
Hukum & Kriminal

Pemkab Lampung Timur Batasi Hiburan hingga Pukul 17.00 WIB

DemokrasiNews
13/10/2026
Gubernur Lampung Perketat Pengawasan QR Code Biosolar, Antrean SPBU Masih Memanjang
Nasional

Gubernur Lampung Perketat Pengawasan QR Code Biosolar, Antrean SPBU Masih Memanjang

DemokrasiNews
13/10/2026
Warga Bangun Jalan dengan Dana Swadaya, Pemkab Lampung Timur Didorong Prioritaskan Pajak untuk Infrastruktur
Desa

Warga Bangun Jalan dengan Dana Swadaya, Pemkab Lampung Timur Didorong Prioritaskan Pajak untuk Infrastruktur

DemokrasiNews
13/10/2026
Ka. Mabicab Ela Siti Nuryamah Jadi Pembina Apel Hari Pramuka ke-65 Lampung Timur
Pendidikan

Ka. Mabicab Ela Siti Nuryamah Jadi Pembina Apel Hari Pramuka ke-65 Lampung Timur

DemokrasiNews
12/10/2026

Related News

Temuan Lama Belum Tuntas, BPK Kembali Ungkap Penyimpangan Proyek Jalan di Lampung Timur

Temuan Lama Belum Tuntas, BPK Kembali Ungkap Penyimpangan Proyek Jalan di Lampung Timur

31/05/2026
Berdakwah Lewat Seni, Ini Strategi Syi’ar Islam Ala DPD LASQI Katingan

Berdakwah Lewat Seni, Ini Strategi Syi’ar Islam Ala DPD LASQI Katingan

22/02/2021
Kurban Idul Adha 1447 H di Masjid Al-Hidayah Jadi Momentum Persatuan dan Kepedulian Sosial

Kurban Idul Adha 1447 H di Masjid Al-Hidayah Jadi Momentum Persatuan dan Kepedulian Sosial

27/05/2026

Laman

  • Privacy Policy
  • Contact
  • Redaksi
  • Beranda
  • Beranda
  • Contact
  • Privacy Policy
  • Redaksi

© 2026 DemokrasiNews.co.id

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Nasional
  • Tokoh
  • Sosial Budaya
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Edukasi
  • Zona Wakil Rakyat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Olahraga

© 2026 DemokrasiNews.co.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
error: Hayoo.... Mau Copas Ya? :D
Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
https://demokrasinews.co.id/