DEMOKRASINEWS, Probolinggo Jatim, 3 November 2026 – Seorang pemuda berusia 19 tahun, Anas Mahfud, tewas mengenaskan setelah mengalami luka bacok senjata tajam jenis celurit di bagian leher. Warga menemukan jasad korban bersimbah darah di Jalan Raya Patalan, Kecamatan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo, Minggu (1/11/2026) sekitar pukul 22.00 WIB.
Korban merupakan warga Dusun Posong, Desa Patalan, Kecamatan Wonomerto. Saat ditemukan, sepeda motor Honda Vario miliknya masih dalam kondisi menyala dan terparkir sekitar lima meter dari posisi tubuh korban.
Menariknya, seluruh barang milik korban masih lengkap. Kondisi tersebut memunculkan dugaan bahwa aksi kekerasan yang menewaskan Anas bukan merupakan tindak pidana pembegalan.
Kasat Reskrim Polres Probolinggo Kota AKP Didik Hariyono mengatakan, polisi menduga korban menjadi sasaran penganiayaan. Dugaan itu mengacu pada tidak adanya barang milik korban yang hilang, termasuk sepeda motor dan dompet.
“Pasalnya, kalau begal, dipastikan harta korban seperti sepeda motor dan dompet sudah dipastikan hilang,” tuturnya.
Anas diketahui sehari-hari bekerja sebagai pegawai koperasi mingguan atau Bank Mekar. Setelah menerima laporan penemuan jasad korban, petugas Polres Probolinggo Kota langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Polisi juga menutup sementara akses jalan penghubung antardesa dengan memasang garis polisi guna mendukung proses penyelidikan dan mengamankan lokasi kejadian.
Selanjutnya, petugas mengevakuasi jenazah korban ke RSUD dr. Moh. Saleh, Kota Probolinggo, untuk menjalani autopsi guna kepentingan penyelidikan.
Hingga kini, polisi masih mendalami motif pembacokan yang menyebabkan Anas kehilangan nyawa. Penyidik juga menelusuri sejumlah kemungkinan terkait peristiwa tersebut serta berupaya mengidentifikasi dan menangkap pelaku.
“Hingga saat ini kami masih mendalami motif apa yang mendasari tindakan pelaku terhadap korban, dan kami masih terus melakukan penelusuran untuk memburu pelaku,” imbuh Didik.
Polisi belum mengungkap identitas terduga pelaku maupun motif pasti di balik pembunuhan tersebut. Penyelidikan terus berlangsung untuk mengungkap kasus yang merenggut nyawa pemuda berusia 19 tahun itu.( Red/Rls TribratNews/Dikutip dari Beritajatim )














