DEMOKRASINEWS, Bandarlampung,23 Oktober 2026 — Pemerintah Provinsi Lampung memperkuat pemberdayaan masyarakat melalui Program Desaku Maju untuk mempercepat kemajuan desa dan kelurahan. Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menegaskan, kualitas kepemimpinan menjadi kunci utama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Hal itu disampaikan Gubernur saat memimpin Rapat Optimalisasi dan Pemberdayaan Masyarakat dalam Program Desaku Maju di Mahan Agung, Bandar Lampung, Jumat (23/10/2026). Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengapresiasi desa dan kelurahan berprestasi yang berhasil melaju ke babak final penilaian tingkat nasional.
Gubernur menilai, potensi sumber daya alam dan infrastruktur saja tidak cukup untuk mendorong kemajuan suatu wilayah. Pemimpin harus mampu menggerakkan partisipasi warga, menghadirkan inovasi, dan membangun semangat gotong royong.
“ Infrastrukturnya dan potensi desa bisa relatif sama, tetapi yang membedakan desa itu maju atau tidak adalah kualitas kepemimpinannya. Pemimpin yang memiliki jiwa melayani, inovasi, dan cinta rakyatnya akan membawa dampak nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat sehari-hari,” ujar Rahmat.
Ia menyoroti capaian Desa Karang Pucung, Kecamatan Way Sulan, Kabupaten Lampung Selatan, yang meraih Juara I Lomba Desa Tingkat Provinsi Lampung 2026. Desa tersebut dinilai mampu memperkuat kemandirian ekonomi melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang memasok komoditas pangan lokal.
Sebagai bentuk dukungan, Gubernur menjanjikan bantuan berupa mesin pengering (dryer), mesin pembuat pakan ternak, dan unit penggilingan padi (rice milling unit) untuk dikelola BUMDes Karang Pucung pada tahun ini. Bantuan tersebut diharapkan memperkuat rantai produksi pangan sekaligus meningkatkan nilai ekonomi komoditas lokal.
Prestasi lainnya diraih Kelurahan Gedung Air, Kecamatan Tanjung Karang Barat, Kota Bandar Lampung, yang menjadi Juara I Lomba Kelurahan Tingkat Provinsi Lampung 2026.
Kelurahan ini menunjukkan kuatnya partisipasi masyarakat perkotaan melalui penggalangan dana swadaya warga sebesar Rp1,3 miliar untuk pembebasan lahan pemakaman umum. Capaian tersebut mencerminkan besarnya potensi gotong royong ketika masyarakat dan pemerintah setempat bergerak bersama.
Gubernur berharap keberhasilan Desa Karang Pucung dan Kelurahan Gedung Air menjadi inspirasi bagi desa dan kelurahan lain di Lampung. Ia juga optimistis kedua perwakilan tersebut mampu meraih hasil terbaik dalam evaluasi tingkat nasional.
Melalui Program Desaku Maju, Pemprov Lampung mendorong kepemimpinan yang melayani, penguatan ekonomi lokal, dan partisipasi masyarakat sebagai fondasi pembangunan desa yang mandiri, maju, dan sejahtera.( Red/Rls )














