DEMOKRASINEWS, Lampung Timur – Bursa calon Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lampung Timur periode 2026–2029 mulai menghangat. Muklis tercatat sebagai pendaftar pertama yang mengambil formulir pencalonan dalam tahapan penjaringan yang dibuka panitia Konferensi Kabupaten (Konferkab) PWI Lampung Timur.
Muklis mengambil formulir pendaftaran di Sekretariat PWI Lampung Timur, Jumat (30/1/2026). Langkah tersebut sekaligus menandai dimulainya dinamika pemilihan pucuk pimpinan organisasi wartawan di daerah itu.
Ketua Panitia Penjaringan Bakal Calon Ketua PWI Lampung Timur, Kemas Hasanudin, mengatakan proses penjaringan resmi dibuka sejak 26 Januari 2026 dan akan ditutup pada 3 Februari 2026.

“Sejauh ini baru satu orang yang mengambil formulir pendaftaran, yaitu saudara Muklis. Penjaringan dibuka mulai 26 Januari dan ditutup 3 Februari 2026,” ujar Kemas.
Ia menjelaskan, setelah masa pendaftaran berakhir, panitia akan melanjutkan tahapan verifikasi berkas persyaratan pada 4 Februari 2026. Hasil verifikasi tersebut akan diumumkan secara resmi sehari kemudian.
“Pada 4 Februari dilakukan verifikasi berkas, lalu 5 Februari 2026 akan diumumkan bakal calon yang dinyatakan memenuhi syarat,” jelasnya.
Kemas berharap hingga batas akhir pendaftaran, semakin banyak anggota PWI Lampung Timur yang ikut berpartisipasi dalam kontestasi pemilihan Ketua PWI. Menurutnya, banyaknya calon menjadi cerminan sehatnya demokrasi internal organisasi.
Sementara itu, Muklis mengatakan pengambilan formulir tersebut merupakan bentuk keseriusannya untuk kembali maju memimpin PWI Lampung Timur pada periode kedua. Ia menilai PWI memiliki peran strategis dalam menjaga profesionalisme dan marwah pers di daerah.
“Ini bukan semata soal jabatan, tetapi tanggung jawab moral untuk memperkuat PWI Lampung Timur agar semakin solid, profesional, dan berdaya saing,” kata Muklis.
Muklis menambahkan, dirinya akan segera melengkapi seluruh persyaratan administrasi sesuai ketentuan yang ditetapkan panitia penjaringan.
Konferkab PWI Lampung Timur dijadwalkan menjadi momentum penting dalam menentukan arah kepemimpinan organisasi ke depan, sekaligus memperkuat peran pers dalam menjaga demokrasi dan kepentingan publik di Lampung Timur.( Red/Prie/Rls)











