DEMOKRASINEWS,Kotabumi Lanjut,29 Juni 2026 – Warga Lingkungan I, Kelurahan Kelapatujuh, Kecamatan Kotabumi Selatan, Kabupaten Lampung Utara, kembali meminta pemerintah daerah segera memperbaiki jembatan penghubung yang berada di perbatasan RT 02, RT 04, dan RT 07. Jembatan berukuran sekitar 3 x 4 meter itu telah mengalami kerusakan parah selama kurang lebih 10 tahun dan menjadi akses vital bagi aktivitas sehari-hari masyarakat.
Ketua RT 02, Suyatno, mengatakan warga telah berkali-kali bergotong royong memperbaiki jembatan secara swadaya agar tetap dapat dilalui. Namun, kondisi jembatan terus memburuk sehingga dinilai membahayakan keselamatan pengguna.
“Kurang lebih sudah sepuluh tahun jembatan ini rusak parah. Setiap tahun kami mengusulkan perbaikannya melalui Musrenbang tingkat kelurahan, tetapi hingga kini belum menjadi prioritas. Kami berharap tahun ini pemerintah dapat segera merealisasikan pembangunan jembatan tersebut,” ujar Suyatno, Senin (29/6/2026).
Hal senada disampaikan Wawan, warga RT 04. Menurutnya, jembatan tersebut merupakan akses utama masyarakat, termasuk menuju Masjid Al-Khoir untuk beribadah.
“Jangankan menggunakan kendaraan, berjalan kaki saja kami harus sangat berhati-hati karena jembatan yang terbuat dari bambu ini sudah rapuh. Kami berharap tahun ini benar-benar ada perbaikan,” katanya.
Sementara itu, Lurah Kelapatujuh, Syahroni, membenarkan kondisi jembatan yang sudah sangat memprihatinkan. Ia mengaku telah meninjau langsung lokasi dan memastikan kerusakan jembatan cukup membahayakan warga.
“Memang kondisi jembatan sudah sangat rapuh dan berisiko dilalui masyarakat. Jembatan ini menjadi penghubung utama bagi RT 02, RT 04, dan RT 07. Kami akan kembali mengusulkan kepada pemerintah daerah agar perbaikannya dapat diprioritaskan,” ujar Syahroni.
Warga berharap pemerintah daerah segera merealisasikan pembangunan jembatan tersebut mengingat fungsinya yang sangat penting sebagai akses penghubung antarrukun tetangga sekaligus jalur utama masyarakat dalam menjalankan aktivitas ekonomi, sosial, pendidikan, dan keagamaan. Perbaikan jembatan dinilai mendesak demi menjamin keselamatan serta kelancaran mobilitas warga.( Red/JM )











