• Landing Page
  • Shop
  • Contact
  • Buy JNews
Jumat, Juni 26, 2026
  • Login
Demokrasinews.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Tokoh
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Edukasi
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Tokoh
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Edukasi
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Advertorial
No Result
View All Result
Demokrasinews.co.id
No Result
View All Result
Home Nasional

BGN Gandeng Kemenkeu Perkuat Tata Kelola MBG, Anggaran Direfokuskan untuk Ibu Hamil, Balita, dan Wilayah 3T

DemokrasiNews
26/06/2026
in Nasional, Ekonomi, Finance, Kesehatan, Pendidikan
BGN Gandeng Kemenkeu Perkuat Tata Kelola MBG, Anggaran Direfokuskan untuk Ibu Hamil, Balita, dan Wilayah 3T

DEMOKRASINEWS, Jakarta, 26 Juni 2026 – Badan Gizi Nasional (BGN) memperkuat sinergi dengan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) guna meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan efektivitas pengelolaan anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan setiap rupiah anggaran negara benar-benar memberikan manfaat bagi kelompok masyarakat yang paling membutuhkan.

Komitmen tersebut mengemuka dalam pertemuan pimpinan BGN dengan Menteri Keuangan Republik Indonesia yang membahas penguatan tata kelola pelaksanaan Program MBG, mulai dari pengelolaan anggaran, pengawasan di lapangan, hingga peningkatan kapasitas sumber daya manusia.

Dalam pertemuan itu, BGN dan Kemenkeu menyepakati sejumlah langkah strategis untuk memperkuat pelaksanaan program.

BGN Gandeng Kemenkeu Perkuat Tata Kelola MBG, Anggaran Direfokuskan untuk Ibu Hamil, Balita, dan Wilayah 3T BGN Gandeng Kemenkeu Perkuat Tata Kelola MBG, Anggaran Direfokuskan untuk Ibu Hamil, Balita, dan Wilayah 3T BGN Gandeng Kemenkeu Perkuat Tata Kelola MBG, Anggaran Direfokuskan untuk Ibu Hamil, Balita, dan Wilayah 3T
BGN Gandeng Kemenkeu Perkuat Tata Kelola MBG, Anggaran Direfokuskan untuk Ibu Hamil, Balita, dan Wilayah 3T

Pertama, dilakukan penataan ulang (refocusing) anggaran agar alokasi belanja lebih efisien, tepat sasaran, dan tetap mendukung optimalisasi Program Makan Bergizi Gratis di seluruh Indonesia.

Kedua, BGN akan memanfaatkan perangkat vertikal Kementerian Keuangan di daerah, yakni Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) serta Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN), untuk membantu pemeriksaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), baik dari sisi kesiapan fisik maupun pertanggungjawaban keuangan.

Ketiga, peningkatan kompetensi sumber daya manusia BGN di daerah akan dilakukan melalui Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan (BPPK). Pelatihan tersebut difokuskan pada pengelolaan administrasi dan pertanggungjawaban keuangan bagi para Kepala SPPG agar pelaksanaan program semakin profesional dan akuntabel.

BGN menegaskan bahwa kolaborasi lintas kementerian ini menjadi fondasi penting dalam memastikan Program Makan Bergizi Gratis berjalan secara transparan, tepat sasaran, dan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas gizi masyarakat Indonesia.

Empat Kelompok Jadi Prioritas Baru Penerima MBG

Di sisi lain, BGN juga mengumumkan penyempurnaan sasaran penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis melalui kebijakan refocusing penerima bantuan.

Wakil Kepala sekaligus Juru Bicara BGN, Agustina Arumsari, menyampaikan bahwa terdapat empat kelompok yang kini menjadi prioritas utama penerima Program MBG, yaitu:

  • Anak-anak di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar).
  • Ibu hamil.
  • Ibu menyusui.
  • Balita.

Menurut BGN, kebijakan tersebut disusun berdasarkan indikator ketahanan gizi, kondisi sosial ekonomi masyarakat, serta tingkat akses terhadap pangan bergizi sehingga intervensi pemerintah dapat lebih efektif menjangkau kelompok yang paling membutuhkan.

Sebagai bagian dari penyempurnaan data penerima, BGN juga mencoret 76 sekolah berkategori mampu di Pulau Jawa dari daftar penerima Program MBG. Langkah ini dilakukan karena sekolah-sekolah tersebut dinilai telah memiliki kemampuan memenuhi kebutuhan gizi peserta didiknya secara mandiri.

Pengalihan alokasi anggaran dari sekolah-sekolah tersebut akan difokuskan kepada kelompok prioritas, terutama ibu hamil, ibu menyusui, balita, serta anak-anak di wilayah 3T yang dinilai memiliki tingkat kerentanan gizi lebih tinggi.

Kebijakan tersebut juga menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam memperkuat intervensi pada 1.000 hari pertama kehidupan, yang merupakan periode emas pertumbuhan anak sekaligus langkah penting untuk mempercepat penurunan angka stunting di Indonesia.

Melalui penguatan tata kelola, pengawasan yang lebih ketat, serta penajaman sasaran penerima manfaat, BGN berharap Program Makan Bergizi Gratis mampu memberikan manfaat yang semakin optimal, tepat sasaran, dan berkelanjutan dalam mendukung terwujudnya generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan berkualitas.

(Red/Sumber: Humas Badan Gizi Nasional (BGN).


Berita Terkini

HPN dan Porwanas 2027 di Lampung, Momentum Emas Promosi Wisata dan Ekonomi Kreatif
Advertorial

HPN dan Porwanas 2027 di Lampung, Momentum Emas Promosi Wisata dan Ekonomi Kreatif

DemokrasiNews
24/06/2026
SEN Jepang Lampung Hadirkan Jalur Legal dan Terpercaya bagi Generasi Muda Menuju Karier Global di Negeri Sakura
Advertorial

SEN Jepang Lampung Hadirkan Jalur Legal dan Terpercaya bagi Generasi Muda Menuju Karier Global di Negeri Sakura

DemokrasiNews
24/06/2026
Humanis dan Progresif, Lapas Banyuasin Bangun Komunikasi Langsung dengan Warga Binaan
Advertorial

Humanis dan Progresif, Lapas Banyuasin Bangun Komunikasi Langsung dengan Warga Binaan

DemokrasiNews
24/06/2026
Menuju 17 Agustus 2026, PPI Lampung Utara Matangkan Kesiapan Calon Paskibraka
Advertorial

Menuju 17 Agustus 2026, PPI Lampung Utara Matangkan Kesiapan Calon Paskibraka

DemokrasiNews
24/06/2026
Akhir Pelarian Taufik Hidayat: Tersangka Penyekapan dan Penyiksaan Keji YTR Ditangkap di Majalaya
Hukum & Kriminal

Akhir Pelarian Taufik Hidayat: Tersangka Penyekapan dan Penyiksaan Keji YTR Ditangkap di Majalaya

DemokrasiNews
24/06/2026
Presiden Prabowo Resmikan 1.151 Kilometer Jalan Daerah di 37 Provinsi, Dorong Konektivitas dan Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Nasional

Presiden Prabowo Resmikan 1.151 Kilometer Jalan Daerah di 37 Provinsi, Dorong Konektivitas dan Pertumbuhan Ekonomi Nasional

DemokrasiNews
23/06/2026

Related News

Mensos: Semangat Gotong Royong Kebersamaan Atasi Pandemi Covid-19

Mensos: Semangat Gotong Royong Kebersamaan Atasi Pandemi Covid-19

28/07/2021
Sosong Pesta Demokrasi, KPU Pesawaran Terus Lakukan Tahapan Pilkada

Sosong Pesta Demokrasi, KPU Pesawaran Terus Lakukan Tahapan Pilkada

07/12/2020
BPNB Gelar PRB di Kalimantan Timur

BPNB Gelar PRB di Kalimantan Timur

06/10/2022

Laman

  • Privacy Policy
  • Contact
  • Redaksi
  • Beranda

© 2025 DemokrasiNews.co.id

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Nasional
  • Tokoh
  • Sosial Budaya
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Edukasi
  • Zona Wakil Rakyat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Olahraga

© 2025 DemokrasiNews.co.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
error: Hayoo.... Mau Copas Ya? :D
Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
https://demokrasinews.co.id/