DEMOKRASINEWS, Lampung Utara,27 Juni 2026 – Menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80, sejumlah tokoh masyarakat di Kabupaten Lampung Utara menyampaikan apresiasi terhadap kinerja Kepolisian Republik Indonesia (Polri). Berbagai upaya pembenahan institusi, peningkatan pelayanan publik, serta pendekatan humanis dinilai berkontribusi dalam meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kepolisian.
Tokoh masyarakat Lampung Utara, Ansyori Sabak, menilai Polri saat ini menghadapi tantangan yang semakin kompleks seiring dinamika sosial yang terus berkembang. Menurutnya, profesionalisme dan integritas aparat menjadi kunci utama dalam menjaga kepercayaan publik.
“Kepercayaan masyarakat merupakan modal utama bagi Polri dalam menjalankan tugas. Kami melihat berbagai pembenahan terus dilakukan, mulai dari peningkatan pelayanan hingga penegakan hukum yang lebih terbuka. Harapan kami, semangat Presisi terus diwujudkan dalam setiap pelayanan kepada masyarakat,” ujar Ansyori Sabak dalam keterangannya, Sabtu (27/6/2026).
Pandangan senada disampaikan tokoh masyarakat Frans Andali. Ia menegaskan sinergi antara kepolisian dan masyarakat perlu terus diperkuat guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif.
“Polri tidak dapat bekerja sendiri. Dukungan masyarakat menjadi bagian penting dalam menciptakan keamanan. Karena itu, komunikasi yang baik dan pelayanan yang cepat harus terus dipertahankan,” kata Frans.
Sementara itu, Ketua PC Muslimat NU Kabupaten Lampung Utara, Hj. Misfah, mengapresiasi komitmen Polri dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat tanpa membedakan latar belakang.
Ia berharap momentum Hari Bhayangkara ke-80 menjadi penguat bagi seluruh jajaran kepolisian untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan, serta menjaga profesionalisme dalam menjalankan tugas.
“Kami mengucapkan selamat Hari Bhayangkara ke-80. Semoga Polri semakin profesional, semakin Presisi, dan senantiasa menjadi pelindung, pengayom, serta pelayan masyarakat yang dipercaya publik,” ujarnya.
Para tokoh masyarakat tersebut menilai meningkatnya kepercayaan publik terhadap Polri harus dijaga melalui konsistensi reformasi internal, transparansi dalam penegakan hukum, serta pelayanan publik yang responsif. Mereka juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mendukung terciptanya keamanan dan ketertiban sebagai fondasi pembangunan daerah.
Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 diharapkan menjadi momentum bagi Polri untuk terus memperkuat reformasi kelembagaan, meningkatkan kualitas pelayanan, serta mempererat kemitraan dengan masyarakat dalam mewujudkan keamanan dan ketertiban yang berkelanjutan.( Red/JM )











