• Landing Page
  • Shop
  • Contact
  • Buy JNews
Sabtu, Mei 16, 2026
  • Login
Demokrasinews.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Tokoh
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Edukasi
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Tokoh
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Edukasi
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Advertorial
No Result
View All Result
Demokrasinews.co.id
No Result
View All Result
Home Nasional

Modal Hutan dan Pesisir, Lampung Berpeluang Kembangkan Perdagangan Karbon

DemokrasiNews
22/01/2026
in Nasional, Business, Desa, Edukasi, Ekonomi, Investing, Kesehatan, Opini, Wisata
Modal Hutan dan Pesisir, Lampung Berpeluang Kembangkan Perdagangan Karbon

DEMOKRASINEWS,Bandar Lampung — Perdagangan dan pendanaan karbon dinilai berpotensi menjadi alternatif pembiayaan lingkungan di Provinsi Lampung guna mendukung upaya pelestarian ekosistem dan pembangunan berkelanjutan.

Dengan modal alam berupa kawasan hutan dan ekosistem pesisir, pengembangan skema karbon di Lampung perlu dilakukan secara bertahap dan terencana. Penguatan tata kelola, kepastian regulasi, serta pelibatan masyarakat secara inklusif menjadi prasyarat agar manfaat lingkungan, sosial, dan ekonomi dapat dirasakan secara berimbang.

Modal Hutan dan Pesisir, Lampung Berpeluang Kembangkan Perdagangan Karbon

Pandangan akademisi dari Universitas Lampung (Unila) dan Institut Pertanian Bogor (IPB) menunjukkan bahwa perdagangan dan pendanaan karbon memiliki peluang besar untuk dikembangkan di Lampung. Namun, peluang tersebut menuntut kesiapan tata kelola yang kuat serta pendekatan yang adil dan berbasis bukti ilmiah.

Modal Hutan dan Pesisir, Lampung Berpeluang Kembangkan Perdagangan Karbon Modal Hutan dan Pesisir, Lampung Berpeluang Kembangkan Perdagangan Karbon Modal Hutan dan Pesisir, Lampung Berpeluang Kembangkan Perdagangan Karbon

Modal alam yang dimiliki Lampung, khususnya kawasan hutan dan ekosistem pesisir, dinilai sebagai aset strategis. Meski demikian, aset tersebut hanya akan bernilai ekonomi jika dikelola secara terukur, didukung sistem pemantauan, pelaporan, dan verifikasi yang kredibel.

Ketua Departemen Manajemen Hutan IPB, Dr. Ir. Soni Trison, S.Hut., MSi., IPU, menyoroti tantangan besar dalam pengelolaan taman nasional di Lampung, seperti Taman Nasional Way Kambas, yang selama ini dihadapkan pada keterbatasan anggaran konservasi.

“Pengelolaan taman nasional membutuhkan biaya besar, mulai dari patroli kawasan, penanganan kebakaran hutan, konflik satwa dengan manusia, hingga pemulihan habitat. Sementara itu, anggaran negara sering kali belum sebanding dengan kompleksitas persoalan di lapangan,” ujarnya.

Menurut Soni, keterbatasan anggaran tersebut berdampak langsung pada masyarakat sekitar kawasan hutan. Lemahnya pengawasan dapat meningkatkan konflik satwa, sementara minimnya program pemberdayaan membuat masyarakat kehilangan alternatif mata pencaharian.

“Dalam situasi ini, masyarakat berada pada posisi dilematis. Mereka diminta menjaga hutan, tetapi pada saat yang sama harus menanggung risiko sosial dan ekonomi dari upaya konservasi,” katanya.

Ia menilai, pendanaan karbon dapat menjadi sumber pembiayaan alternatif sekaligus bentuk pengakuan atas peran masyarakat dalam menjaga hutan dan ekosistem. Skema ini diharapkan mampu memperkuat konservasi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.(Red/Ato/Prie/Rls Kominfotik Lampung)


Berita Terkini

Lewat Sepak Bola, Polsek Bumi Waras Ajak Anak Jauhi Tawuran dan Gadget
Olahraga

Lewat Sepak Bola, Polsek Bumi Waras Ajak Anak Jauhi Tawuran dan Gadget

DemokrasiNews
15/05/2026
KDKMP Didorong Perkuat Ekonomi Lokal dan Kemandirian Desa
Edukasi

KDKMP Didorong Perkuat Ekonomi Lokal dan Kemandirian Desa

DemokrasiNews
14/05/2026
BPJS Nonaktif, Pemkab Lampung Utara Siapkan Solusi Cepat Lewat PBI Daerah
Advertorial

BPJS Nonaktif, Pemkab Lampung Utara Siapkan Solusi Cepat Lewat PBI Daerah

DemokrasiNews
14/05/2026
TNI AL Selamatkan Negara dari Kerugian Rp14,75 Triliun dari Penyelundupan SDA dan Narkoba
Hukum & Kriminal

TNI AL Selamatkan Negara dari Kerugian Rp14,75 Triliun dari Penyelundupan SDA dan Narkoba

DemokrasiNews
14/05/2026
Presiden Prabowo Saksikan Penyelamatan Aset Negara Rp10,27 Triliun dan 2,37 Juta Hektare Hutan
Nasional

Presiden Prabowo Saksikan Penyelamatan Aset Negara Rp10,27 Triliun dan 2,37 Juta Hektare Hutan

DemokrasiNews
14/05/2026
Haji Bukan Sekadar Perjalanan, Tetapi Latihan Kesabaran dan Keikhlasan
Sosial Budaya

Haji Bukan Sekadar Perjalanan, Tetapi Latihan Kesabaran dan Keikhlasan

DemokrasiNews
14/05/2026

Related News

Hujan Deras Akibatkan Longsor di Kabupaten Luwu, 4 Orang Ditemukan Meninggal dan Pencarian Korban Tertimbun Terus Dilakukan

Hujan Deras Akibatkan Longsor di Kabupaten Luwu, 4 Orang Ditemukan Meninggal dan Pencarian Korban Tertimbun Terus Dilakukan

28/02/2024
18 Top Fall Fashion Trends from New York Fashion

18 Top Fall Fashion Trends from New York Fashion

09/09/2021
Cegah Penyebaran Covid-19, Fasum Kembali Jadi Sasaran Penyemprotan Disinfektan

Cegah Penyebaran Covid-19, Fasum Kembali Jadi Sasaran Penyemprotan Disinfektan

09/05/2021

Laman

  • Privacy Policy
  • Contact
  • Redaksi
  • Beranda

© 2025 DemokrasiNews.co.id

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Nasional
  • Tokoh
  • Sosial Budaya
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Edukasi
  • Zona Wakil Rakyat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Olahraga

© 2025 DemokrasiNews.co.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
error: Hayoo.... Mau Copas Ya? :D
Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
https://demokrasinews.co.id/