• Landing Page
  • Shop
  • Contact
  • Buy JNews
Minggu, Agustus 2, 2026
  • Login
Demokrasinews.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Tokoh
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Edukasi
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Tokoh
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Edukasi
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Advertorial
No Result
View All Result
Demokrasinews.co.id
No Result
View All Result
Home Peristiwa

Tragedi Sepak Bola, Aremania Menuntut Keadilan Dalam Tragedi Kanjuruhan

DemokrasiNews
02/10/2022
in Peristiwa
Tragedi Sepak Bola, Aremania Menuntut Keadilan Dalam Tragedi Kanjuruhan

DEMOKRASINEWS, Malang – Aremania menolak anggapan kepolisian, bahwa mereka turun ke lapangan untuk menyerang pemain Arema FC usai laga melawan Persebaya Surabaya, di Stadion Kanjuruhan, Malang pada, Sabtu malan (01/10/2022). Beberapa oknum Aremania yang turun ke lapangan justru ingin memberikan semangat pada para pemain.

“Aremania turun ke lapangan bukan untuk menyerang pemain tapi memberikan suport pada pemain,” kata salah satu Aremania saksi mata tragedi Kanjuruhan, Vigo Fernando, Minggu, (02/10/2022).

Dia mengungkapkan dua oknum Aremania yang turun ke lapangan merangkul pemain bukan menyerang pemain. Mereka memberi suport karena Arema baru saja kalah dari Persebaya dengan skor 2-3. Tetapi Aremania itu dikejar-kejar oleh aparat hingga memancing reaksi Aremania lainnya. Banyak dari Aremania yang menerima pukulan dari petugas keamanan. 

Tragedi Sepak Bola, Aremania Menuntut Keadilan Dalam Tragedi Kanjuruhan Tragedi Sepak Bola, Aremania Menuntut Keadilan Dalam Tragedi Kanjuruhan Tragedi Sepak Bola, Aremania Menuntut Keadilan Dalam Tragedi Kanjuruhan
Tragedi Sepak Bola, Aremania Menuntut Keadilan Dalam Tragedi Kanjuruhan

“Jadi awal mula turun dua orang suporter merangkul pemain. Kemudian dikejar-kejar sama aparat. Akhirnya Aremania lainnya ikut turun dan masuk ke lapangan. Hingga akhirnya terjadi kerusuhan banyak Aremania dipukuli dan ditembak gas air mata,” ujar Vigo.

Aremania menuntut keadilan atas tragedi Kanjuruhan. Aremania meminta oknum polisi yang menembak gas air mata ke arah tribun suporter diusut tuntas. Sebab, gas air mata menjadi penyebab utama suporter panik hingga menyebabkan Aremania berdesakan dan beberapa lainnya terinjak-injak. Dengan tegas Aremania mengecam tindakan polisi.

“Kami minta keadilan buat yang nembak gas air mata yang ke arah tribun. Kami mengecam tindakan itu. Saya melihat sendiri turun ke VIP sudah banyak mayat. Kami menuntut investigasi secepat mungkin dan harus ada yang bertanggungjawab,” tandasnya.

Sebagai informasi, data dari otoritas terkait yang terkonfirmasi sebanyak 130 Aremania meninggal dunia. Jumlah ini terus bertambah dari sebelumnya pertama kali diumumkan Polda Jatim sebanyak 127 orang.(luc/kun/beritajatim.com) Website Komunitas Orang Jawa Timur.


Berita Terkini

Tiga Terduga Pelaku Narkotika Ditangkap di Lampung Utara, Polisi Sita Sabu dan Sejumlah Barang Bukti
Hukum & Kriminal

Tiga Terduga Pelaku Narkotika Ditangkap di Lampung Utara, Polisi Sita Sabu dan Sejumlah Barang Bukti

DemokrasiNews
29/07/2026
BGN Tutup Permanen 4 Dapur MBG di Lampung Timur, 11 SPPG di Lampung Masih Disuspend
Kesehatan

BGN Tutup Permanen 4 Dapur MBG di Lampung Timur, 11 SPPG di Lampung Masih Disuspend

DemokrasiNews
29/07/2026
Viral! Ayah Kandung di Lampung Utara Ditangkap atas Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Anak, Sempat Dikepung Massa
Hukum & Kriminal

Viral! Ayah Kandung di Lampung Utara Ditangkap atas Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Anak, Sempat Dikepung Massa

DemokrasiNews
28/07/2026
Bobol Atap Toko, Komplotan Pencuri Emas Antam dan Uang Rp28 Juta Dibekuk Polisi di Lampung Utara
Hukum & Kriminal

Bobol Atap Toko, Komplotan Pencuri Emas Antam dan Uang Rp28 Juta Dibekuk Polisi di Lampung Utara

DemokrasiNews
25/07/2026
Zulhas: HPN dan Porwanas 2027 Harus Tinggalkan Warisan Nyata bagi Lampung
Advertorial

Zulhas: HPN dan Porwanas 2027 Harus Tinggalkan Warisan Nyata bagi Lampung

DemokrasiNews
24/07/2026
Dokter Muda UI yang Ditemukan Meninggal di Kota Metro Dipastikan Wafat karena Sakit, Kemenkes: Penyakit Tidak Dapat Diungkap ke Publik
Advertorial

Dokter Muda UI yang Ditemukan Meninggal di Kota Metro Dipastikan Wafat karena Sakit, Kemenkes: Penyakit Tidak Dapat Diungkap ke Publik

DemokrasiNews
23/07/2026

Related News

59 Personel Polres Tanggamus Naik Pangkat Setingkat Lebih Tinggi

59 Personel Polres Tanggamus Naik Pangkat Setingkat Lebih Tinggi

04/01/2021
DPRD Lampung Timur Lakukan Sidak ke Perusahaan Tapioka, Temukan Pelanggaran Harga yang Tidak Sesuai dengan Surat Edaran Gubernur

DPRD Lampung Timur Lakukan Sidak ke Perusahaan Tapioka, Temukan Pelanggaran Harga yang Tidak Sesuai dengan Surat Edaran Gubernur

23/01/2025
Staf Khsusus Presiden : Presiden Terus Berkomitmen Bangun SDM Papua

Staf Khsusus Presiden : Presiden Terus Berkomitmen Bangun SDM Papua

14/10/2020

Laman

  • Privacy Policy
  • Contact
  • Redaksi
  • Beranda

© 2025 DemokrasiNews.co.id

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Nasional
  • Tokoh
  • Sosial Budaya
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Edukasi
  • Zona Wakil Rakyat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Olahraga

© 2025 DemokrasiNews.co.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
error: Hayoo.... Mau Copas Ya? :D
Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
https://demokrasinews.co.id/