DEMOKRASINEWS, Bandar Lampung – Pandemi Covid-19 sangat mengkhawatirkan di Provinsi Lampung. Saat ini ada 11 wilayah Zona Merah dan 4 wilayah Zona Oranye di Bumi Ruwai Jurai. Sementara itu, tidak ada Zona Kuning dan Zona Hijau di Lampung.
Hal tersebut sesuai dengan peta wilayah risiko di Lampung berdasarkan penilaian Gugus Tugas Pusat dengan skor penilaian periode data pada awal Agustus 2021 ini. Situasi zona di Kabupaten/Kota dapat berubah setiap minggu sesuai penilaian gugus tugas berdasarkan tiga kriteria yakni epidemiologi, surveilans, dan pelayanan kesehatan.
Adapun Zona Merah ( penyebaran virus tidak terkendali ) tersebut meliputi Kota Bandarlampung, Kabupaten Lampung Utara, Tanggamus, Lampung Selatan, , Tulangbawang Barat, Pringsewu, Lampung Timur, Pesawaran, Tulangbawang, Way Kanan dan Mesuji. Sementara Zona Oranye (risiko tinggi penyebaran) meliputi Kota Metro, Kabupaten Lampung Tengah, Lampung Barat dan Pesisir Barat.

Pandemi Covid-19 di Lampung pada awal Agustus ini dari data akumulasi terpapar dan angka atau jumlah kematiannya akibat positif Covid-19 cukup tinggi. Untuk kasus kematian akibat Covid-19 di Lampung bertambah 768 kasus dalam dua pekan terakhir. Jumlah itu berdasarkan data Tim Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Lampung pada periode tanggal 1 – 14 Agustus 2021 atau dua pekan ini sejak awal bulan Agustus.
Saat ini jumlah kasus kematian akibat terpapar virus Covid-19 di Lampung telah mencapai 2.999 orang. Jumlah itu mencapai 7,13 persen dari total kasus konfirmasi dan menjadi peringkat pertama secara nasional. Sedangkan sampai saat ini kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Lampung berjumlah 42.044. Angka itu bertambah 6.696 kasus baru dari 1 Agustus yang hanya 35.348 kasus.
Sementara itu, jumlah kasus kesembuhan dalam periode yang sama hanya bertambah 6.412 menjadi 33.392 orang. Angka tersebut hanya 75 persen dari total kasus terkonfirmasi positif yang ditemukan.
Lampung juga masih memiliki 11 daerah dengan status zona merah, enam di antaranya masuk dalam nilai Asesmen PPKM Level 4. Sisanya ada 4 daerah masih berstatus zona oranye.
Sedangkan progres pelaksanaan vaksinasi di Lampung saat ini baru mencapai 10,23 persen dari target capaian 6.645.226 jiwa. Sebanyak 679.624 orang sudah mendapatkan vaksin dosis tahap satu dan 464.068 orang telah mendapatkan dosis tahap dua.

Berikut Data Penyebaran virus Covid-19 di Kabupaten / Kota di Lampung, Sabtu (14/08/2021):
Kota Bandarlampung : 9725 Kasus dengan jumlah kematian 650 kasus.
Kota Metro : 2239 Kasus dengan jumlah kematian 143 Kasus.
Kabupaten Lampung Selatan : 3841 Kasus dengan jumlah kematian 208 Kasus.
Kabupaten Lampung Timur : 5020 Kasus dengan jumlah kematian 420 Kasus.
Kabupaten Lampung Barat : 2313 Kasus dengan jumlah kematian 112 Kasus.
Kabupaten Lampung Tengah : 3942 Kasus dengan jumlah kematian 448 Kasus.
Kabupaten Pringsewu : 3277 Kasus dengan jumlah kematian 244 Kasus.
Kabupaten Tanggamus : 2243 Kasus dengan jumlah kematian 105 Kasus.
Kabupaten Pesawaran : 2243 Kasus dengan jumlah kematian 184 Kasus.
Kabupaten Tulang Bawang Barat : 993 Kasus dengan jumlah kematian 140 Kasus.
Kabupaten Persisir Barat : 856 Kasus dengan jumlah kematian 36 Kasus.
Kabupaten Mesuji : 443 Kasus dengan jumlah kematian 42 Kasus.
Kabupaten Tulang Bawang : 637 Kasus dengan jumlah kematian 66 Kasus.
Kabupaten Lampung Utara : 3616 Kasus dengan jumlah kematian 152 Kasus.
Kabupaten Way Kanan : 661 Kasus dengan jumlah kematian 49 Kasus. ( Smbr Grafis Bappeda Lampung )
Tim DemokrasiNews











