DEMOKRASINEWS : Semarang – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo turut berduka atas meninggalnya tokoh media nasional sekaligus pendiri Kompas Gramedia, Jakob Oetama. Menurut Ganjar, Jakob Oetama adalah tokoh media yang malang melintang pada sekian zamannya dan menjadi saksi perubahan besar di Indonesia.
“Saya turut berduka cita atas meninggalnya pak Jakob Oetama. Beliau tokoh media yang berada pada sekian zaman, serta menjadi saksi hidup perubahan besar di Indonesia,” ungkap Ganjar Pranowo.
Meski jarang bersua, namun kenangan dengan Jakob Oetama masih membekas di benak Ganjar. Ia teringat saat itu, ketika awal ikut aktif di PDIP, dia diminta menjemput Jakob Oetama untuk menghadiri acara diklat partai. Meski tidak kenal, namun ternyata Jakob Oetama sangat ramah pada dirinya.
“Saya terkesan betul saat itu. Saya itu siapa, masih muda dan cah ora cetho (tidak jelas). Tapi pak Jakob begitu ramah. Dia ajak ngobrol lama, minta ditemani terus selama acara. Beliau orangnya rendah hati, sangat intelek dan kebapakan, dengan anak-anak muda seperti saya waktu itu sangat senang berbagi pengalaman,” kenangnya.
Perjuangan Jakob lanjut Ganjar juga patut diteladani. Dengan medianya yang leading di Indonesia dan terpercaya, Jakob tetap mengedepankan idealismenya.
“Sikap yang tidak gampang untuk diikuti oleh jurnalis zaman sekarang. Beliau bisa dijadikan contoh, bagaimana menjadi seorang jurnalis, bekerja di media dengan idealismenya yang tinggi. Tentu, saya sangat berduka cita atas meninggalnya pak Jakob,” pungkasnya.
Pendiri Kompas Gramedia, Jakob Oetama dikabarkan wafat pada hari ini Rabu (09/09/2020).Almarhum Jakob Oetama wafat pada usia 89 tahun saat menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Mitra Keluarga Kelapa Gading, Jakarta Utara. Almarhum Jakob Oetama menghembuskan nafas terakhirnya diperkirakan pads pukul 13.05 WIB,pada Rabu siang. ( MI ).
Tim Redaksi DemokrasiNews











