Demokrasinews : Lampung Timur – Tanah seluas satu hektare milik Sanusi, yang ada di Perbatasan Hutan Taman Nasional, Desa Labuhanratu VI, Kecamatan Labuhanratu, dimanfaatkan sebagai lokasi wisata kebun jeruk, Selasa (11/8/2020).
Ada tiga jenis jeruk yang di tanam oleh Sanusi, yakni Jeruk Madu, Jeruk Keprok Madura dan Keprok Siem, hanya dengan mengeluarkan uang 10 ribu, pengunjung bisa menikmati kerindangan kebun jeruk dan pengunjung bisa memakan jeruk sepuasnya,”kalau mau bawa pulang sebagai oleh oleh, bisa tapi sekilo nya kami jual 7 ribu”.Terang Sanusi.
Suasana kebun jeruk milik Sanusi, yang langsung berbatasan dengan hutan TNWK, menciptakan sejuknya hembusan udara dari dalam hutan, kicauan burung liar menjadi pelengkap asrinya hamparan kebun jeruk milik Sanusi,”kalau sore hari, pengunjung mulai ramai, untuk melepas penat bersama keluarga”.Terang Sanusi.
Lokasi wisata kebun jeruk yang ada di Desa Labuhanratu VI, sangat strategis, karena masuk jalur wisata Taman Nasional Way Kambas sehingga pengunjung TNWK juga bisa menyempatkan diri mampir ke lokasi agro wisata tersebut.
Sanusi mengaku dirinya sengaja menanam jeruk untuk di desain sebagai lokasi wisata, sehingga kebun seluas satu hektare itu di buat sebersih mungkin, pemilik kebun juga menyediakan tempat duduk untuk bersantai pengunjung,”bahkan ada pengunjung membawa tikar dan si hampar di bawah pohon jeruk”.Kata Sanusi.
Manfaat lain, dengan edukasi wisata di pinggir hutan TNWK, secara tidak langsung turut mengamankan, menghalau adanya Gajah liar dari hutan yang hendak masuk ke pekarangan masyarakat.
Pewarta : Anwar
Editor: Susan











