• Landing Page
  • Shop
  • Contact
  • Buy JNews
Minggu, Mei 31, 2026
  • Login
Demokrasinews.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Tokoh
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Edukasi
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Tokoh
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Edukasi
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Advertorial
No Result
View All Result
Demokrasinews.co.id
No Result
View All Result
Home Hukum & Kriminal

P3A Lampung Timur Akui P2TP2A tidak mendapatkan Alokasi Anggaran

DemokrasiNews
11/07/2020
in Hukum & Kriminal
P3A Lampung Timur Akui P2TP2A tidak mendapatkan Alokasi Anggaran

DEMOKRASINEWS : Lampung Timur – Terkait kasus kekerasan seksual terhadap anak dibawah umur yang diduga dilakukan oleh oknum pendamping dari pengurus P2TP2A Lampung Timur dan saat ini kasusnya ditangani Polda Lampung menjadi catatan semua pihak baik Pemerintah Lampung Timur maupun Propinsi Lampung. Sejumlah pihak menyoroti bagaiman pengelolaan anggaran khusus untuk Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Sebab dari Ketua lembaga P2TP2A sebagai mitra pemerintah dalam perlindungan anak dan perempuan menyatakan selama ini tidak mendapatkan anggaran khusus. 

Menanggapi pernyataan tersebut, Rita Witriati Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak saat dihubungi tim DemokrasiNews mengatakan, untuk pengurus P2TP2A Lampung Timur memang tidak ada anggaran khusus. Hanya saja mereka selama ada pendampingan jika ada Surat Perintah Tugas (SPT) dari kami Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak ( P3A)  diberikan bantuan transportasi serta akomodasi. Kalau dalam bentuk anggaran besar sebagai operasional dalam bentuk isentif atau honor pengurus memang tidak ada. Di Dinas P3A dari perencanaan anggaran awal memang tidak ada anggaran khusus untuk lembaga P2TP2A. Temen – temen di lembaga P2TP2A mandiri swadaya murni jika ada kegiatan. Dinas kami P3A juga baru berdiri awal Januari 2020. Kalau untuk tahun sebelumnya P2TP2A di Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana. Itupun kami tidak mengetahui persoalan anggaran P2TP2A,apakah ada atau tidak, ” jelas Rita. 

P3A Lampung Timur Akui P2TP2A tidak mendapatkan Alokasi Anggaran
Rita Witriati Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Lamtim dan Therisia Sormin Kadis P3A Lampung saat menyaksikan olah TKP di Desa Labuhanratu VII.

Rita menambahkan persoalan perlindungan anak dan perempuan memang sangat kompleks. Salah satunya untuk perlindungan  korban,sampai saat ini memang kami akui pemerintah Lampung Timur belum memiliki rumah aman yang memadai. 

P3A Lampung Timur Akui P2TP2A tidak mendapatkan Alokasi Anggaran P3A Lampung Timur Akui P2TP2A tidak mendapatkan Alokasi Anggaran P3A Lampung Timur Akui P2TP2A tidak mendapatkan Alokasi Anggaran

” Kalau dilihat dari grafik kasus yang terjadi seharusnya Lampung Timur sudah memiliki rumah aman yang memadai. Idealnya rumah aman di bangun di sekitar Rumah Sakit Daerah yang dekat dengan pusat pelayanan seperti kepolisian. Sebab hal tersebut untuk memudahkan koordinasi jika korban dibutuhkan untuk keterangan dan pemulihan psikologi,” jelas Rita. 

P3A Lampung Timur Akui P2TP2A tidak mendapatkan Alokasi Anggaran
Johan Abidin salah satu mantan pengurus P2TP2A Lampung Timur bidang pelaksana harian pada tahun 2014 hingga 2016.

Sementara Johan Abidin salah satu mantan pengurus P2TP2A Lampung Timur bidang pelaksana harian pada tahun 2014 hingga 2016 mengatakan,apa yang disampaikan Maria Ketua P2TP2A Lampung Timur saat ini benar apa adanya. Lembaga P2TP2A dari dulu tidak pernah mendapatkan aloksi anggaran khusus seperti apa yang dituduhkan pihak lain. 
” Saya saat melakukan pendampingan waktu itu harus menggunakan mobil sendiri jika korbannya warga Lampung Timur dan kejadiannya di Kabupaten lain. Ironisnya pemerintah justru setengah hati menangani pendampingan dengan dalih tidak ada anggaran,padahal kami sudah maksimal untuk pendampingan dan terpaksa kami harus iuran bersama dengan pengurus lain dalam pemulihan psikologi korban.,” jelas Johan. 

Johan menambahkan apa yang disampaikan Kepala Dinas P3A tersebut juga benar. Lampung Timur sangat membutuhkan rumah aman untuk perlindungan korban. Jika korban harus dibawa pulang pendamping kerumah tidak tepat,bagaimana biaya makan, biaya berobat dan biaya lain yang tak terduga,contohnya membelikan pakain, hiburan untuk korban dalam pemulihan psikologi. Semua itu dibutuhkan anggaran dan semua itu tidak ada di lembaga P2TP2A. 

” Maka dengan kasus yang terjadi saat ini bukan kita saling menyalahkan antara pemerintah dan lembaga P2TP2A ,justru duduk bareng mencari solusinya. Lampung Timur pada tahun 2018 dan 2019 mendapatkan predikat Kabupaten Layak Anak dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak harus dikaji ulang. Sudah pantaskah KLA tersebut sebagai prestasi padahal yang terjadi di lapangan masih tinggi grafik kekerasan anak dan perempuan,” tegas Johan. 

Tim Redaksi DemokrasiNews  


Berita Terkini

Polisi Bongkar Perburuan Rusa Sambar di TNBBS, Lima Pemburu Ditangkap
Hukum & Kriminal

Polisi Bongkar Perburuan Rusa Sambar di TNBBS, Lima Pemburu Ditangkap

DemokrasiNews
28/05/2026
Respons Cepat Polisi, HP Warga yang Hilang di Jalan Berhasil Ditemukan Lewat Layanan 110
Hukum & Kriminal

Respons Cepat Polisi, HP Warga yang Hilang di Jalan Berhasil Ditemukan Lewat Layanan 110

DemokrasiNews
28/05/2026
Sorotan Nasional Kasus Kakek Mujiran Berakhir Damai Melalui Pendekatan Restoratif
Hukum & Kriminal

Sorotan Nasional Kasus Kakek Mujiran Berakhir Damai Melalui Pendekatan Restoratif

DemokrasiNews
26/05/2026
Keadilan untuk Kakek Mujiran: Akhir Damai Kasus yang Menyentuh Hati Publik
Edukasi

Keadilan untuk Kakek Mujiran: Akhir Damai Kasus yang Menyentuh Hati Publik

DemokrasiNews
25/05/2026
Penembak Pedagang Ayam Geprek di Metro Barat Serahkan Diri ke Polisi
Hukum & Kriminal

Penembak Pedagang Ayam Geprek di Metro Barat Serahkan Diri ke Polisi

DemokrasiNews
24/05/2026
Penagihan Utang Berujung Penembakan di Metro Barat, Polisi Buru Pelaku
Hukum & Kriminal

Penagihan Utang Berujung Penembakan di Metro Barat, Polisi Buru Pelaku

DemokrasiNews
24/05/2026

Related News

Presiden Jokowi Lepas Ekspor Perdana Fortuner ke Australia

Presiden Jokowi Lepas Ekspor Perdana Fortuner ke Australia

15/02/2022
DPC PDI Perjuangan Lampung Timur Distribusikan 1500 Vaksinasi untuk Masyarakat

DPC PDI Perjuangan Lampung Timur Distribusikan 1500 Vaksinasi untuk Masyarakat

30/09/2021
Warga Blambangan Umpu Keluhkan Limbah Pabrik di Duga Dari PT Mahameru Angkasa Agri

Warga Blambangan Umpu Keluhkan Limbah Pabrik di Duga Dari PT Mahameru Angkasa Agri

19/02/2021

Laman

  • Privacy Policy
  • Contact
  • Redaksi
  • Beranda

© 2025 DemokrasiNews.co.id

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Nasional
  • Tokoh
  • Sosial Budaya
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Edukasi
  • Zona Wakil Rakyat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Olahraga

© 2025 DemokrasiNews.co.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
error: Hayoo.... Mau Copas Ya? :D
Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
https://demokrasinews.co.id/