DEMOKRASINEWS : Kawasan Labuan Bajo, di Nusa Tenggara Timur memiliki magnet kuat bagi turis domestik maupun mancanegara. Di kawasan ini terdapat hewan langka yang sangat terkenal, yaitu Komodo. Karena itulah pemerintah menetapkan kawasan ini menjadi salah satu destinasi wisata super prioritas.
Guna menunjang pengembangan pariwisata di kawasan ini, revitalisasi Pelabuhan Labuan Bajo sangatlah penting. Hal ini mengingat pelabuhan yang ada selama ini,selain melayani aktivitas wisata, juga melayani aktivitas logistik untuk masyarakat.
Revitalisasi tersebut sejalan dengan perintah Presiden Joko Widodo (@jokowi), yang menginginkan percepatan pembangunan infrastruktur pendukung pariwisata di kawasan ini. Revitalisasi tersebut salah satunya adalah dengan membangun Terminal Multipurpose Wae Kelambu di Pelabuhan Labuan Bajo.
Nantinya, terminal tersebut akan khusus dipakai untuk lalu lintas logistik dan bongkar muat kontainer, kargo serta curah cair. Dengan demikian, aktivitas pariwisata di pelabuhan ini tidak terganggu lagi. Kapal-kapal wisata dan kapal penumpang milik PT. Pelayaran Nasional Indonesia (@pelni162), menjadi lebih terlayani.
Pembangunan Terminal Multipurpose Wae Kelambu dibiayai sepenuhnya oleh APBN, dengan total nilai kontrak pekerjaan sebesar Rp 172,8 miliar.
Adapun ruang lingkup utama pekerjaan terdiri dari reklamasi lapangan penumpukan, pembangunan causeway, trestle, support pipa curah cair, dermaga dan pekerjaan pembangunan fasilitas darat.
Sumber Humas KemenHub RI
Tim Redaksi DemokrasiNews











