DEMOKRASINEWS, Makkah, 8 Mei 2026 — Suasana Kota Suci Makkah sejak pagi hari dipenuhi iring-iringan jamaah haji dari berbagai negara yang berjalan menuju Masjidil Haram untuk melaksanakan sholat Jumat pertama pada musim haji 2026.
Sejak pukul 09.00 waktu setempat, arus jamaah mulai terlihat memadati jalan-jalan utama menuju kawasan masjid. Bus sholawat terus hilir mudik mengangkut jamaah dari hotel menuju area ibadah. Meski cuaca cukup panas menyelimuti Kota Makkah, semangat para jamaah untuk menunaikan ibadah tidak surut sedikit pun.
Laki-laki dan perempuan tampak berbaur dalam lautan manusia yang bergerak perlahan menuju Masjidil Haram dan area sholat di sekitarnya. Pemandangan itu diibaratkan seperti semut beriringan menuju pusat cahaya spiritual umat Islam dunia. Lantunan dzikir dan doa terdengar bersahutan di sepanjang perjalanan jamaah.

Pembimbing haji sektor dalam, Ustad Wahyu, menjelaskan bahwa jamaah tetap dapat memperoleh keutamaan sholat berjamaah meskipun berada di luar area utama Masjidil Haram, selama shaf atau barisan jamaah tidak terputus.
“Tahun lalu, jamaah yang melaksanakan sholat Jumat bahkan sampai ke depan Hotel Moro Royal yang jaraknya sekitar 15 hingga 25 menit berjalan kaki dari Masjidil Haram,” ujarnya.
Sementara itu, H. Ihsan menyampaikan bahwa Jumat pertama di Kota Suci memiliki nilai spiritual yang sangat besar bagi para jamaah.
“Hari Jumat di Tanah Haram memiliki keutamaan luar biasa. Setiap amal kebaikan dilipatgandakan hingga 100 ribu kali dibandingkan di luar Tanah Haram. Jumat juga disebut Sayyidul Ayyam atau rajanya hari,” katanya.
Ia menjelaskan bahwa sholat Jumat wajib dilaksanakan bagi jamaah laki-laki, sedangkan bagi perempuan hukumnya sunnah. Namun perempuan yang mengikuti sholat Jumat akan memperoleh keutamaan yang sama dan gugur kewajiban sholat Zuhurnya.
Selain itu, terdapat sejumlah keutamaan hari Jumat yang terus disampaikan kepada jamaah, di antaranya pahala besar bagi yang datang lebih awal ke masjid, adanya waktu mustajab untuk berdoa, serta ampunan dosa hingga Jumat berikutnya bagi mereka yang menjaga ibadah dengan baik.
Petugas haji juga mengimbau jamaah Indonesia agar datang lebih awal apabila ingin memperoleh tempat yang nyaman di dalam Masjidil Haram. Bus sholawat beroperasi hingga pukul 11.00 siang dan kembali melayani jamaah mulai pukul 14.00 waktu setempat.
Jamaah juga diingatkan membawa makanan ringan dan air minum untuk menjaga stamina selama berada di area masjid. Meski demikian, air zamzam tersedia di berbagai sudut Masjidil Haram dan terus disediakan bagi jamaah tanpa henti.
Ketua rombongan 3 Karu 10, Agust, mengatakan jumlah jamaah dari berbagai penjuru dunia terus bertambah setiap harinya sehingga kepadatan di kawasan Masjidil Haram semakin meningkat.
“Kalau jamaah ingin mendapatkan tempat sesuai keinginan, sebaiknya datang lebih awal. Jamaah dunia terus berdatangan ke Makkah,” ujarnya.
Momentum Jumat pertama di Kota Suci itu menjadi gambaran nyata tentang persatuan umat Islam dunia. Perbedaan bahasa, bangsa, dan warna kulit melebur dalam satu tujuan yang sama, yakni mendekatkan diri kepada Allah SWT di Tanah Suci.( Red/Laporan Agustobationo dari Makkah )










