DEMOKRASINEWS, Tulang Bawang, 21 September 2026 — Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) Armuzna Tulang Bawang terus memperkuat komitmennya dalam memberikan pelayanan dan pembinaan kepada calon jamaah haji dan umrah. Mengusung tagline “Haji Sesuai Sunah, Amanah dan Profesional”. KBIHU Armuzna berupaya membekali jamaah dengan pengetahuan dan pemahaman yang memadai agar mampu melaksanakan rangkaian ibadah secara baik dan mandiri.
KBIHU Armuzna berdiri sejak 2024 dan merupakan amal usaha Lembaga Pelaksanaan Haji dan Umrah (LPHU) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Tulang Bawang. Dalam perkembangannya, KBIHU tersebut mendapat kepercayaan dari masyarakat Tulang Bawang dan sejumlah wilayah di sekitarnya.
Ketua KBIHU Armuzna, H. Usep Fawzi, mengatakan kepercayaan masyarakat menjadi dorongan bagi jajaran pengurus untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan pembinaan.
Hal tersebut disampaikannya saat ditemui di sela-sela pelaksanaan manasik haji di Masjid Al-Hidayah, Warga Makmur Jaya, Tulang Bawang, pada 20 September 2026.
Menurut Usep, jumlah calon jamaah yang mengikuti bimbingan KBIHU Armuzna menunjukkan peningkatan dari tahun ke tahun. Pada tahun pertama, sebanyak 32 calon jamaah mengikuti bimbingan. Jumlah tersebut meningkat menjadi 50 jamaah pada tahun berikutnya, kemudian 65 jamaah pada 2026, dan saat ini tercatat sebanyak 74 jamaah telah resmi bergabung.
“Alhamdulillah, kami bersyukur atas kepercayaan masyarakat Tulang Bawang dan sekitarnya kepada KBIHU Armuzna untuk mendapatkan bimbingan manasik haji dan umrah,” ujar Usep.
Ia menjelaskan, peningkatan jumlah jamaah tidak terlepas dari kerja sama seluruh tim, termasuk H. Hatta beserta istri, serta kontribusi para alumni jamaah haji dan umrah KBIHU Armuzna.
Para alumni, lanjutnya, turut menyampaikan pengalaman mereka kepada calon jamaah mengenai pelayanan yang diperoleh sejak proses persiapan administrasi, perlengkapan keberangkatan, pelaksanaan ibadah di Tanah Suci hingga kepulangan ke Tanah Air.
“Pelayanan kami berikan dengan sebaik-baiknya dan dengan keikhlasan. Kami ingin jamaah mendapatkan bekal ilmu sekaligus pendampingan yang baik,” katanya.
Manasik Haji Tanpa Biaya
Salah satu komitmen KBIHU Armuzna adalah memberikan kesempatan kepada calon jamaah untuk memperoleh bimbingan manasik tanpa dikenakan biaya. Menurut Usep, jamaah tidak dipungut biaya untuk pelaksanaan manasik, sedangkan administrasi pendaftaran sebesar Rp10.000.
Selain pembinaan sebelum keberangkatan, hubungan dengan para alumni juga terus dijaga. Komunikasi dan silaturahmi antara pengurus dengan alumni jamaah tetap terjalin dari tahun ke tahun.
“Silaturahmi dengan alumni tetap kami jaga. Mereka juga menjadi bagian penting dalam perjalanan KBIHU Armuzna,” ujarnya.
Kemenhaj Apresiasi Pembinaan Jamaah
Kepala Kementerian Haji Kabupaten Tulang Bawang, H. Zainal Arifin, menyampaikan apresiasi kepada jajaran pengurus KBIHU Armuzna dan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Tulang Bawang atas kontribusinya dalam memberikan pembinaan kepada calon jamaah haji.
Menurutnya, pemahaman yang diperoleh melalui manasik menjadi bekal penting bagi jamaah dalam menjalankan rangkaian ibadah haji.
Ia berharap calon jamaah yang telah mengikuti pembinaan dapat memahami tata cara pelaksanaan ibadah dengan baik sehingga mampu menjalankan rangkaian ibadah secara lebih mandiri dan tidak sepenuhnya bergantung kepada petugas.
“Dengan bekal ilmu yang diperoleh melalui manasik, jamaah diharapkan dapat melaksanakan rangkaian ibadah haji sesuai tuntunan yang telah diajarkan Nabi Muhammad SAW,” kata Zainal.
Ia juga berharap seluruh rukun dan wajib haji dapat dilaksanakan dengan baik sehingga jamaah haji asal Tulang Bawang nantinya memperoleh predikat haji yang mabrur.
Dalam kesempatan tersebut, Zainal menyampaikan bahwa usulan besaran biaya haji untuk tahun 2027 telah diajukan kepada DPR RI dan masih berada dalam proses pembahasan.
Terbuka untuk Semua Kalangan
Sementara itu, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Tulang Bawang, H. Mulyadi, SP, mengaku bangga terhadap semangat jajaran pengurus KBIHU Armuzna dalam menjalankan amanah pembinaan umat.
Menurut Mulyadi, keberadaan KBIHU Armuzna tidak hanya menjadi bagian dari amal usaha Muhammadiyah, tetapi juga terbuka bagi masyarakat dari berbagai latar belakang organisasi keagamaan.
“Walaupun KBIHU Armuzna dikelola oleh amal usaha Muhammadiyah, dalam pelayanan kami tidak mengkhususkan jamaah dari kelompok tertentu. KBIHU Armuzna terbuka bagi organisasi dan kelompok masyarakat manapun yang ingin bergabung,” jelasnya.
Ia menilai peningkatan jumlah jamaah dari tahun ke tahun menjadi salah satu indikator adanya kepercayaan masyarakat terhadap keberadaan KBIHU Armuzna. Jamaah yang bergabung juga berasal dari berbagai organisasi dan kelompok keagamaan.
Mulyadi turut menyampaikan apresiasi kepada jajaran Kementerian Haji Kabupaten Tulang Bawang, di bawah kepemimpinan H. Zainal Arifin, yang selama ini memberikan pembinaan dan pendampingan kepada pengurus KBIHU Armuzna.
Ia berharap sinergi antara KBIHU Armuzna, PDM Tulang Bawang, dan Kementerian Haji Kabupaten Tulang Bawang dapat terus diperkuat.
“Semoga kolaborasi dan kerja sama ini memberikan dampak positif bagi calon jamaah haji dari Tulang Bawang dan sekitarnya,” pungkas Mulyadi.( Red/Sendi Gunawan)














