DEMOKRASINEWS, Bandar Lampung, 1 Juni 2026 – Kerja keras, disiplin, sportivitas, dan tekad yang kuat akhirnya membuahkan hasil manis bagi Azira Anggareska. Remaja kelahiran 20 Maret 2011 tersebut berhasil meraih medali emas nomor Floret Putri pada Kejuaraan Daerah (Kejurda) Anggar dan Seleksi Pekan Olahraga Nasional (PON) tingkat Provinsi Lampung yang berlangsung di GOR Sumpah Pemuda, Bandar Lampung.
Prestasi yang diraih Azira menjadi bukti bahwa kesungguhan dalam berlatih mampu mengantarkan atlet muda menuju puncak prestasi. Dalam kompetisi yang mempertemukan atlet-atlet terbaik dari berbagai daerah di Lampung tersebut, Azira tampil percaya diri dan mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya hingga meraih posisi tertinggi.
Menurut Azira, keberhasilannya tidak terlepas dari kedisiplinan dalam menjalani program latihan serta kepatuhan terhadap arahan pelatih.
“Kata kuncinya adalah disiplin dan mengikuti instruksi pelatih,” ujar Azira.
Menariknya, pelatih yang mendampingi Azira adalah sang ibu sendiri, Enny Handayani, yang selama ini konsisten membimbing dan mengarahkan perkembangan putrinya di cabang olahraga anggar.
Coach Enny Handayani menjelaskan bahwa perjuangan belum berakhir. Sejumlah agenda penting telah menanti sebagai bagian dari persiapan menghadapi ajang yang lebih tinggi.
“Setelah ini akan diadakan tes fisik yang diselenggarakan oleh KONI Provinsi Lampung. Setelah itu, kami akan menjalani latihan intensif sebagai persiapan menuju PON,” jelasnya.
Selain program latihan, tim juga berupaya menambah pengalaman bertanding para atlet melalui berbagai kejuaraan. Salah satunya dengan mengirimkan atlet mengikuti Palembang Open yang dijadwalkan berlangsung pada 18 Juni 2026.
Menurut Coach Enny, keikutsertaan dalam turnamen tersebut penting untuk meningkatkan jam terbang, membangun mental bertanding, sekaligus menambah motivasi para atlet dalam menghadapi kompetisi yang lebih besar.
Sementara itu, Ketua Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (IKASI) Provinsi Lampung, Watoni, memberikan apresiasi kepada seluruh atlet yang telah berjuang dalam Kejurda dan Seleksi PON. Ia berpesan agar para atlet yang berhasil meraih prestasi tidak cepat berpuas diri.
“Para atlet yang telah berjuang dan mencapai hasil terbaik hendaknya terus berlatih serta mempersiapkan diri dengan sungguh-sungguh untuk menghadapi PON mendatang,” pesannya.
Keberhasilan Azira Anggareska menjadi inspirasi bagi generasi muda bahwa prestasi tidak diraih secara instan. Disiplin, kerja keras, ketekunan, serta dukungan keluarga dan pelatih menjadi fondasi penting dalam membangun atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama daerah di tingkat yang lebih tinggi.
Prestasi Azira menunjukkan bahwa keberhasilan lahir dari proses panjang yang dijalani dengan disiplin, kerja keras, dan kepatuhan terhadap arahan pelatih. Semangat tersebut menjadi contoh positif bagi generasi muda untuk terus berusaha, menjunjung sportivitas, dan tidak mudah menyerah dalam meraih cita-cita.( Red/Ato/Rhd )











