• Landing Page
  • Shop
  • Contact
  • Buy JNews
Minggu, Mei 31, 2026
  • Login
Demokrasinews.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Tokoh
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Edukasi
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Tokoh
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Edukasi
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Advertorial
No Result
View All Result
Demokrasinews.co.id
No Result
View All Result
Home Edukasi

Merawat Identitas: Siger dan Pesan Edukatif dari Sebuah Kontroversi

DemokrasiNews
03/04/2026
in Edukasi, Advertorial, Desa, Opini, Pendidikan, Sosial Budaya, Tokoh, Wisata
Merawat Identitas: Siger dan Pesan Edukatif dari Sebuah Kontroversi

DEMOKRASINEWS, Lampung Timur – Logo Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Lampung Timur menuai kritik dari berbagai kalangan dan memicu perdebatan publik. Sorotan utama tertuju pada penempatan simbol siger dalam desain yang dinilai kurang tepat secara filosofis.

Ketua Mighul Lampung Bersatu Lampung Timur, Hj. Huzaimah Azwar Hadi, menyampaikan keberatannya terhadap penggunaan simbol adat tersebut. Ia menilai, penempatan siger dalam logo berpotensi mengaburkan makna sakralnya sebagai mahkota perempuan Lampung.

Merawat Identitas: Siger dan Pesan Edukatif dari Sebuah Kontroversi

“Itu siger mahkota kami, perempuan Lampung. Kenapa dipasang seperti itu? Angka 27 sudah bagus, tapi jangan ada cula badak dan gajah itu,” ujarnya melalui pesan singkat, Jumat (3/4/2026).

Merawat Identitas: Siger dan Pesan Edukatif dari Sebuah Kontroversi Merawat Identitas: Siger dan Pesan Edukatif dari Sebuah Kontroversi Merawat Identitas: Siger dan Pesan Edukatif dari Sebuah Kontroversi

Menurut Huzaimah, secara visual angka “27” dalam logo sudah cukup representatif. Namun, penempatan siger seharusnya berada di posisi yang lebih tepat dan terhormat.

“Seharusnya siger ditempatkan di atas agar sesuai dengan nilai filosofinya,” tambahnya.

Ia menegaskan bahwa simbol adat tidak boleh digunakan secara sembarangan. Penempatan dan penggambaran harus dilakukan secara hati-hati agar tidak menghilangkan makna yang telah diwariskan secara turun-temurun.

Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Lampung Timur menyatakan bahwa logo yang beredar saat ini masih dalam tahap uji publik. Kritik dan masukan dari masyarakat akan dijadikan bahan evaluasi sebelum ditetapkan sebagai logo resmi.

Kepala Bagian Tata Pemerintahan Kabupaten Lampung Timur, Arista, mengatakan pihaknya terbuka terhadap berbagai masukan.

“Sudah dalam proses perbaikan. Logo tersebut dibuat oleh Dinas Komdigi Lampung Timur,” ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis (2/4/2026).

Sementara itu, Kepala Dinas Komdigi Kabupaten Lampung Timur, Mansursyah, menegaskan bahwa pihaknya hanya menjalankan permintaan pembuatan desain.

“Kami hanya melaksanakan permintaan pembuatan logo. Penanggung jawabnya dari bagian Tata Pemerintahan,” katanya.

Sejumlah pihak menilai, proses pembuatan logo HUT daerah semestinya melibatkan tokoh adat, budayawan, serta masyarakat. Keterlibatan berbagai unsur dinilai penting agar desain yang dihasilkan tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga mencerminkan nilai budaya dan jati diri daerah.

Merawat Identitas: Siger dan Pesan Edukatif dari Sebuah Kontroversi

Makna Filosofis Logo

Logo HUT ke-27 Kabupaten Lampung Timur tidak sekadar menjadi simbol perayaan, tetapi juga merepresentasikan perjalanan, potensi, dan arah pembangunan daerah.

Angka “27” mengandung filosofi usia sekaligus menggambarkan kekuatan sektor agraris sebagai tulang punggung perekonomian. Representasi padi, jagung, dan singkong melambangkan kemandirian pangan serta potensi unggulan masyarakat.

Kehadiran satwa seperti gajah dan badak mencerminkan kekayaan keanekaragaman hayati serta peran Lampung Timur dalam menjaga kawasan konservasi yang menjadi aset ekologis bernilai tinggi.

Unsur aliran air menggambarkan sumber kehidupan dan keberlanjutan, sekaligus menegaskan potensi kelautan dan perikanan sebagai penopang ekonomi masyarakat pesisir.

Di bagian atas, mahkota yang terinspirasi dari siger khas Lampung melambangkan kehormatan, kearifan lokal, dan identitas budaya. Elemen ini menegaskan bahwa pembangunan daerah tetap berpijak pada nilai tradisi.

Secara keseluruhan, logo ini mengusung semangat “Bumei Tuwah Bepadan untuk Nusantara”, yang mencerminkan komitmen Lampung Timur untuk terus berkembang dan berkontribusi bagi Indonesia.

Momentum HUT ke-27 diharapkan menjadi penguat semangat kebersamaan, gotong royong, serta optimisme masyarakat dalam mendorong daerah menuju kemajuan dan kesejahteraan.(Red/Prie)


Berita Terkini

Temuan Lama Belum Tuntas, BPK Kembali Ungkap Penyimpangan Proyek Jalan di Lampung Timur
Hukum & Kriminal

Temuan Lama Belum Tuntas, BPK Kembali Ungkap Penyimpangan Proyek Jalan di Lampung Timur

DemokrasiNews
31/05/2026
Dua Tahun Mengendap, Temuan BPK Proyek Jalan PUPR Lampung Timur Belum Diselesaikan
Hukum & Kriminal

Dua Tahun Mengendap, Temuan BPK Proyek Jalan PUPR Lampung Timur Belum Diselesaikan

DemokrasiNews
31/05/2026
Tawaf Ifadah Sempurnakan Rangkaian Haji Jamaah Indonesia di Makkah
Sosial Budaya

Tawaf Ifadah Tak Bisa Digantikan Dam: Pembimbing Haji Kloter JKG 07 Lampung Berikan Penjelasan Mendalam

DemokrasiNews
31/05/2026
Puing-Puing Rumah Jadi Saksi, Seorang Anak Memilih Membahagiakan Ibunya dengan Hadiah Umrah
Edukasi

Puing-Puing Rumah Jadi Saksi, Seorang Anak Memilih Membahagiakan Ibunya dengan Hadiah Umrah

DemokrasiNews
30/05/2026
Guru Ngaji Kehilangan Rumah, Kepedulian Warga dan Perusahaan Bangkitkan Asa
Advertorial

Guru Ngaji Kehilangan Rumah, Kepedulian Warga dan Perusahaan Bangkitkan Asa

DemokrasiNews
30/05/2026
WTP Bukan Sekadar Prestasi, Lampung Timur Dorong Pelayanan dan Pembangunan yang Lebih Berkualitas
Advertorial

WTP Bukan Sekadar Prestasi, Lampung Timur Dorong Pelayanan dan Pembangunan yang Lebih Berkualitas

DemokrasiNews
30/05/2026

Related News

Kader PDI Perjuangan Harus Mampu Memahami Arah Perjuangan Partai Pada Kontestasi Politik Tahun 2024

Kader PDI Perjuangan Harus Mampu Memahami Arah Perjuangan Partai Pada Kontestasi Politik Tahun 2024

30/03/2022
Unik! Tak Sebatas Dharma Agama, Pemuda Hindu Kaharingan Ini Tunaikan Dharma Negara Sambut Tahun Baru Nyepi di Kuburan

Unik! Tak Sebatas Dharma Agama, Pemuda Hindu Kaharingan Ini Tunaikan Dharma Negara Sambut Tahun Baru Nyepi di Kuburan

08/03/2021
Dormatory Educator Academy Pertama DiLampung bagi Pengasuh Pondok Pesantren

Dormatory Educator Academy Pertama DiLampung bagi Pengasuh Pondok Pesantren

04/12/2020

Laman

  • Privacy Policy
  • Contact
  • Redaksi
  • Beranda

© 2025 DemokrasiNews.co.id

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Nasional
  • Tokoh
  • Sosial Budaya
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Edukasi
  • Zona Wakil Rakyat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Olahraga

© 2025 DemokrasiNews.co.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
error: Hayoo.... Mau Copas Ya? :D
Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
https://demokrasinews.co.id/