• Landing Page
  • Shop
  • Contact
  • Buy JNews
Kamis, Juli 16, 2026
  • Login
Demokrasinews.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Tokoh
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Edukasi
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Tokoh
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Edukasi
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Advertorial
No Result
View All Result
Demokrasinews.co.id
No Result
View All Result
Home Edukasi

Merawat Identitas: Siger dan Pesan Edukatif dari Sebuah Kontroversi

DemokrasiNews
03/04/2026
in Edukasi, Advertorial, Desa, Opini, Pendidikan, Sosial Budaya, Tokoh, Wisata
Merawat Identitas: Siger dan Pesan Edukatif dari Sebuah Kontroversi

DEMOKRASINEWS, Lampung Timur – Logo Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Lampung Timur menuai kritik dari berbagai kalangan dan memicu perdebatan publik. Sorotan utama tertuju pada penempatan simbol siger dalam desain yang dinilai kurang tepat secara filosofis.

Ketua Mighul Lampung Bersatu Lampung Timur, Hj. Huzaimah Azwar Hadi, menyampaikan keberatannya terhadap penggunaan simbol adat tersebut. Ia menilai, penempatan siger dalam logo berpotensi mengaburkan makna sakralnya sebagai mahkota perempuan Lampung.

Merawat Identitas: Siger dan Pesan Edukatif dari Sebuah Kontroversi

“Itu siger mahkota kami, perempuan Lampung. Kenapa dipasang seperti itu? Angka 27 sudah bagus, tapi jangan ada cula badak dan gajah itu,” ujarnya melalui pesan singkat, Jumat (3/4/2026).

Merawat Identitas: Siger dan Pesan Edukatif dari Sebuah Kontroversi Merawat Identitas: Siger dan Pesan Edukatif dari Sebuah Kontroversi Merawat Identitas: Siger dan Pesan Edukatif dari Sebuah Kontroversi

Menurut Huzaimah, secara visual angka “27” dalam logo sudah cukup representatif. Namun, penempatan siger seharusnya berada di posisi yang lebih tepat dan terhormat.

“Seharusnya siger ditempatkan di atas agar sesuai dengan nilai filosofinya,” tambahnya.

Ia menegaskan bahwa simbol adat tidak boleh digunakan secara sembarangan. Penempatan dan penggambaran harus dilakukan secara hati-hati agar tidak menghilangkan makna yang telah diwariskan secara turun-temurun.

Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Lampung Timur menyatakan bahwa logo yang beredar saat ini masih dalam tahap uji publik. Kritik dan masukan dari masyarakat akan dijadikan bahan evaluasi sebelum ditetapkan sebagai logo resmi.

Kepala Bagian Tata Pemerintahan Kabupaten Lampung Timur, Arista, mengatakan pihaknya terbuka terhadap berbagai masukan.

“Sudah dalam proses perbaikan. Logo tersebut dibuat oleh Dinas Komdigi Lampung Timur,” ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis (2/4/2026).

Sementara itu, Kepala Dinas Komdigi Kabupaten Lampung Timur, Mansursyah, menegaskan bahwa pihaknya hanya menjalankan permintaan pembuatan desain.

“Kami hanya melaksanakan permintaan pembuatan logo. Penanggung jawabnya dari bagian Tata Pemerintahan,” katanya.

Sejumlah pihak menilai, proses pembuatan logo HUT daerah semestinya melibatkan tokoh adat, budayawan, serta masyarakat. Keterlibatan berbagai unsur dinilai penting agar desain yang dihasilkan tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga mencerminkan nilai budaya dan jati diri daerah.

Merawat Identitas: Siger dan Pesan Edukatif dari Sebuah Kontroversi

Makna Filosofis Logo

Logo HUT ke-27 Kabupaten Lampung Timur tidak sekadar menjadi simbol perayaan, tetapi juga merepresentasikan perjalanan, potensi, dan arah pembangunan daerah.

Angka “27” mengandung filosofi usia sekaligus menggambarkan kekuatan sektor agraris sebagai tulang punggung perekonomian. Representasi padi, jagung, dan singkong melambangkan kemandirian pangan serta potensi unggulan masyarakat.

Kehadiran satwa seperti gajah dan badak mencerminkan kekayaan keanekaragaman hayati serta peran Lampung Timur dalam menjaga kawasan konservasi yang menjadi aset ekologis bernilai tinggi.

Unsur aliran air menggambarkan sumber kehidupan dan keberlanjutan, sekaligus menegaskan potensi kelautan dan perikanan sebagai penopang ekonomi masyarakat pesisir.

Di bagian atas, mahkota yang terinspirasi dari siger khas Lampung melambangkan kehormatan, kearifan lokal, dan identitas budaya. Elemen ini menegaskan bahwa pembangunan daerah tetap berpijak pada nilai tradisi.

Secara keseluruhan, logo ini mengusung semangat “Bumei Tuwah Bepadan untuk Nusantara”, yang mencerminkan komitmen Lampung Timur untuk terus berkembang dan berkontribusi bagi Indonesia.

Momentum HUT ke-27 diharapkan menjadi penguat semangat kebersamaan, gotong royong, serta optimisme masyarakat dalam mendorong daerah menuju kemajuan dan kesejahteraan.(Red/Prie)


Berita Terkini

Sekdakab Lampung Utara Pastikan Uji Kompetensi Jabatan Eselon II Digelar Paling Lambat Agustus 2026
Advertorial

Sekdakab Lampung Utara Pastikan Uji Kompetensi Jabatan Eselon II Digelar Paling Lambat Agustus 2026

DemokrasiNews
16/07/2026
PERPENI Lampung Perkuat Organisasi hingga Desa, Pembinaan Keagamaan Jadi Program Prioritas
Advertorial

PERPENI Lampung Perkuat Organisasi hingga Desa, Pembinaan Keagamaan Jadi Program Prioritas

DemokrasiNews
16/07/2026
Anggaran MBG Dipangkas, BGN Pastikan Kualitas Makanan dan Jumlah Penerima di Lampung Utara Tetap Aman
Advertorial

Anggaran MBG Dipangkas, BGN Pastikan Kualitas Makanan dan Jumlah Penerima di Lampung Utara Tetap Aman

DemokrasiNews
15/07/2026
Ratusan Petani Lampung Timur Gelar Mimbar Rakyat, Desak Dugaan Mafia Tanah 401 Hektare Diusut Tuntas
Peristiwa

Ratusan Petani Lampung Timur Gelar Mimbar Rakyat, Desak Dugaan Mafia Tanah 401 Hektare Diusut Tuntas

DemokrasiNews
15/07/2026
Dari Jembatan Kali Pasir, Wapres Gibran Dorong Percepatan Pembangunan Lampung Timur
Advertorial

Dari Jembatan Kali Pasir, Wapres Gibran Dorong Percepatan Pembangunan Lampung Timur

DemokrasiNews
15/07/2026
Kepercayaan Publik Tidak Dibangun oleh Narasi, Melainkan oleh Integritas Kebijakan
Opini

Kepercayaan Publik Tidak Dibangun oleh Narasi, Melainkan oleh Integritas Kebijakan

DemokrasiNews
15/07/2026

Related News

Dua ASN Lampung Utara Disanksi Terkait Netralitas Pilkada 2024, Hanya Dapat Teguran Tertulis

Dua ASN Lampung Utara Disanksi Terkait Netralitas Pilkada 2024, Hanya Dapat Teguran Tertulis

13/04/2026
160 Peserta Dari Dua Kecamatan di Tanggamus Ikuti Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan

160 Peserta Dari Dua Kecamatan di Tanggamus Ikuti Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan

24/10/2020
Sambut HUT RI ke-75, Kampung Bandar Sakti Gelar Doa Bersama

Sambut HUT RI ke-75, Kampung Bandar Sakti Gelar Doa Bersama

17/08/2020

Laman

  • Privacy Policy
  • Contact
  • Redaksi
  • Beranda

© 2025 DemokrasiNews.co.id

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Nasional
  • Tokoh
  • Sosial Budaya
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Edukasi
  • Zona Wakil Rakyat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Olahraga

© 2025 DemokrasiNews.co.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
error: Hayoo.... Mau Copas Ya? :D
Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
https://demokrasinews.co.id/