DEMOKRASINEWS, Bandar Lampung — Dua mahasiswi Universitas Lampung (Unila) yang sebelumnya dilaporkan hanyut saat berwisata di Taman Wisata Wira Garden, Bandar Lampung, akhirnya ditemukan oleh tim SAR gabungan dalam kondisi meninggal dunia pada Kamis (2/4/2026).
Kedua korban diketahui bernama Fatma, warga Tulang Bawang Barat, dan Bunga, warga Metro. Mereka ditemukan di sekitar Pulau Pasaran, wilayah Teluk Betung Timur, setelah dilakukan pencarian intensif oleh tim gabungan bersama masyarakat setempat.
Ketua Forum Rescue Relawan Lampung, Aris Gibrant, membenarkan penemuan tersebut.
“Dua korban hanyut alhamdulillah sudah ditemukan,” ujarnya.

Setelah ditemukan, jenazah kedua korban langsung dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung untuk proses identifikasi lebih lanjut. Berdasarkan pantauan di lokasi, pihak keluarga dan kerabat telah menunggu di ruang forensik rumah sakit.
Sementara itu, pengelola Taman Wisata Wira Garden turut memberikan klarifikasi atas peristiwa tersebut. Manajemen melalui Dedi Haryanto menyatakan bahwa sejak awal kejadian pihaknya telah mengambil langkah cepat dengan melakukan pertolongan serta berkoordinasi dengan pihak berwenang.
“Sejak awal kejadian kami langsung melakukan langkah-langkah pertolongan dan pengoordinasian ke pihak-pihak terkait,” kata Dedi.
Ia menambahkan, pihak pengelola mendukung penuh proses pencarian yang melibatkan tim gabungan dari Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), TNI, Polri, serta unsur lainnya. Pengelola juga menyediakan fasilitas pendukung bagi tim pencarian dan keluarga korban, termasuk penginapan bagi keluarga yang datang dari luar daerah.
Selain itu, pihak manajemen mengklaim telah menerapkan berbagai standar keamanan untuk menjaga keselamatan pengunjung sejak kawasan wisata tersebut beroperasi.
“Kami selalu mengutamakan kenyamanan dan keselamatan pengunjung dengan berbagai langkah pengamanan, baik pasif maupun aktif,” ujarnya.
Peristiwa ini bermula pada Rabu (1/4/2026), saat kedua korban dilaporkan terseret arus sungai ketika berada di kawasan wisata Wira Garden. Arus yang cukup deras diduga menjadi penyebab utama insiden tersebut.
Pihak manajemen juga menyampaikan duka cita mendalam serta memohon doa dari masyarakat agar keluarga korban diberikan kekuatan.( Red/Ato/Rhd)











