• Landing Page
  • Shop
  • Contact
  • Buy JNews
Selasa, September 29, 2026
  • Login
Demokrasinews.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Tokoh
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Edukasi
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Tokoh
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Edukasi
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Advertorial
No Result
View All Result
Demokrasinews.co.id
No Result
View All Result
Home Peristiwa

Tangis Unfa Tak Kunjung Reda, Tubuh Kecilnya Terbakar Santan Mendidih

DemokrasiNews
30/05/2026
in Peristiwa, Kesehatan
Tangis Unfa Tak Kunjung Reda, Tubuh Kecilnya Terbakar Santan Mendidih

DEMOKRASINEWS, Lampung Timur, 30 Mei 2026 – Jeritan pilu seorang anak perempuan berusia empat tahun memecah suasana siang di sebuah rumah sederhana di Desa Tulung Pasik, Kecamatan Matarambaru, Kabupaten Lampung Timur. Tak ada yang menyangka, permainan yang biasa dilakukan anak-anak itu berujung petaka dan meninggalkan luka yang mungkin akan membekas sepanjang hidupnya.

Anak itu bernama Unfa. Di usianya yang masih sangat belia, ia kini harus berjuang menahan rasa sakit luar biasa setelah sebagian besar tubuhnya mengalami luka bakar serius akibat siraman santan kelapa yang sedang dimasak hingga mendidih.

Kulit pada bagian punggung hingga kedua kakinya melepuh. Luka bakar yang dideritanya bahkan disebut mencapai sekitar 70 persen, membuat bocah mungil itu harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit dan bersiap menghadapi serangkaian operasi medis.

Tangis Unfa Tak Kunjung Reda, Tubuh Kecilnya Terbakar Santan Mendidih Tangis Unfa Tak Kunjung Reda, Tubuh Kecilnya Terbakar Santan Mendidih Tangis Unfa Tak Kunjung Reda, Tubuh Kecilnya Terbakar Santan Mendidih
Tangis Unfa Tak Kunjung Reda, Tubuh Kecilnya Terbakar Santan Mendidih

Di balik penderitaan yang dialami Unfa, tersimpan kisah pilu sebuah keluarga sederhana. Ia merupakan putri pasangan Leman dan Mulyanah, warga Desa Tulung Pasik. Kedua orang tuanya merupakan penyandang tuna rungu yang selama ini hidup dalam keterbatasan ekonomi.

Peristiwa nahas itu terjadi pada Senin, 25 Mei 2026. Saat itu, Novi, bibi korban, sedang memasak santan kelapa untuk membuat kue menggunakan tungku kayu bakar di rumahnya.

Sementara itu, Unfa bermain bersama sepupunya di sekitar area dapur. Tanpa disadari orang dewasa yang sedang sibuk bekerja, langkah kecil bocah itu tersandung tumpukan kayu bakar yang berada di dekat tungku.

Tangis Unfa Tak Kunjung Reda, Tubuh Kecilnya Terbakar Santan Mendidih Tangis Unfa Tak Kunjung Reda, Tubuh Kecilnya Terbakar Santan Mendidih Tangis Unfa Tak Kunjung Reda, Tubuh Kecilnya Terbakar Santan Mendidih

Benturan tersebut membuat kayu menyenggol panci besar berisi santan yang tengah mendidih. Dalam hitungan detik, panci miring dan santan panas tumpah tepat ke tubuh Unfa yang terjatuh di bawah perapian.

“Kayu itu lalu menyenggol panci di atas tungku dan santan panas itu tumpah mengenai tubuh korban yang jatuh tepat di bawah tungku,” tutur Maysaroh, warga setempat, Sabtu (30/5/2026).

Suhu santan yang sangat panas langsung membakar kulit tubuh mungil Unfa. Tangis dan jeritan kesakitannya membuat keluarga panik. Mereka segera berupaya memberikan pertolongan dan membawa korban ke klinik terdekat.

Namun kondisi luka yang cukup parah membuat tenaga medis memutuskan untuk merujuk Unfa ke Rumah Sakit Abdul Moelok, Bandar Lampung. Di sana, ia harus menjalani penanganan intensif demi menyelamatkan jaringan kulit dan fungsi anggota tubuhnya.

Sudah lebih dari sepekan Unfa terbaring di ruang perawatan. Rasa sakit yang harus ditanggungnya begitu besar untuk anak seusianya. Di saat anak-anak lain bebas bermain dan tertawa, Unfa harus berjuang melawan nyeri, menjalani perawatan luka, dan menghadapi kemungkinan operasi demi operasi.

Kesedihan keluarga semakin bertambah ketika harus memikirkan biaya pengobatan yang tidak sedikit. Sebagai keluarga kurang mampu, terlebih dengan kondisi kedua orang tuanya yang mengalami keterbatasan fisik, beban yang mereka hadapi terasa sangat berat.

Harapan kini tertumpu pada uluran tangan para dermawan. Keluarga berharap masih ada kepedulian dari masyarakat yang tergerak untuk membantu meringankan biaya pengobatan dan proses pemulihan Unfa.

Di balik perban yang menutupi tubuh kecilnya, tersimpan harapan sederhana seorang anak untuk bisa kembali sehat, bermain bersama teman-temannya, dan menjalani masa kecil sebagaimana mestinya.

Bagi masyarakat yang ingin membantu proses pengobatan Unfa, bantuan dapat disalurkan secara langsung kepada keluarga atau melalui rekening 107201013088502 atas nama Sabihi Al Hanafi.

Setiap bantuan yang diberikan, sekecil apa pun, dapat menjadi harapan besar bagi kesembuhan Unfa dan meringankan beban keluarga yang saat ini sedang berjuang menghadapi cobaan berat.( Red/Prie )


Berita Terkini

Gubernur Mirza Perluas Perlindungan BPJAMSOSTEK bagi 98.809 Pekerja Rentan di Lampung
Kesehatan

Gubernur Mirza Perluas Perlindungan BPJAMSOSTEK bagi 98.809 Pekerja Rentan di Lampung

DemokrasiNews
27/09/2026
Polisi dan Warga Selamatkan Perempuan yang Terjun dari Jembatan Kali Gandong Magetan
Peristiwa

Polisi dan Warga Selamatkan Perempuan yang Terjun dari Jembatan Kali Gandong Magetan

DemokrasiNews
27/09/2026
Video Call Direkam, Perempuan di Lampung Selatan Diperas Rp289,9 Juta
Hukum & Kriminal

Video Call Direkam, Perempuan di Lampung Selatan Diperas Rp289,9 Juta

DemokrasiNews
26/09/2026
Tim Gabungan Temukan Pemancing Asal Lampung Selatan Meninggal di Galian Pasir Lampung Timur
Peristiwa

Tim Gabungan Temukan Pemancing Asal Lampung Selatan Meninggal di Galian Pasir Lampung Timur

DemokrasiNews
25/09/2026
Tim SAR Cari Pemancing Asal Lampung Selatan yang Hilang di Bekas Galian Pasir Lampung Timur
Peristiwa

Tim SAR Cari Pemancing Asal Lampung Selatan yang Hilang di Bekas Galian Pasir Lampung Timur

DemokrasiNews
25/09/2026
Tragedi Kembali Terjadi di Danau Kemuning, Warga Diajak Patuh Larangan demi Keselamatan
Peristiwa

Tragedi Kembali Terjadi di Danau Kemuning, Warga Diajak Patuh Larangan demi Keselamatan

DemokrasiNews
19/09/2026

Related News

Rasa Kehilangan Terlalu Dalam, Pria di Lampung Timur Ditemukan Tewas Gantung Diri

Rasa Kehilangan Terlalu Dalam, Pria di Lampung Timur Ditemukan Tewas Gantung Diri

18/05/2025
“Alhamdulillah ” Kasus Covid-19 di Lampung Timur Mulai Turun jumlahnya, 24 Kasus Baru, 7 Meninggal Dunia

“Alhamdulillah ” Kasus Covid-19 di Lampung Timur Mulai Turun jumlahnya, 24 Kasus Baru, 7 Meninggal Dunia

02/08/2021
Apel Pagi, Kapolres Pesawaran Tekankan Protkes dan Disiplin Tugas

Apel Pagi, Kapolres Pesawaran Tekankan Protkes dan Disiplin Tugas

18/09/2020

Laman

  • Privacy Policy
  • Contact
  • Redaksi
  • Beranda
  • Beranda
  • Contact
  • Privacy Policy
  • Redaksi

© 2026 DemokrasiNews.co.id

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Nasional
  • Tokoh
  • Sosial Budaya
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Edukasi
  • Zona Wakil Rakyat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Olahraga

© 2026 DemokrasiNews.co.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
error: Hayoo.... Mau Copas Ya? :D
Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
https://demokrasinews.co.id/