• Landing Page
  • Shop
  • Contact
  • Buy JNews
Sabtu, Agustus 29, 2026
  • Login
Demokrasinews.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Tokoh
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Edukasi
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Tokoh
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Edukasi
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Advertorial
No Result
View All Result
Demokrasinews.co.id
No Result
View All Result
Home Wisata

Pasar Payungi Metro: Harmoni Budaya Jawa dan Lampung dalam Wisata Kuliner

DemokrasiNews
03/02/2026
in Wisata, Desa, Edukasi, Sosial Budaya
Pasar Payungi Metro: Harmoni Budaya Jawa dan Lampung dalam Wisata Kuliner

DEMOKRASINEWS, Metro — Pasar Yosomulyo Pelangi atau yang lebih dikenal dengan Pasar Payungi menjadi alternatif wisata kuliner sekaligus ruang rekreasi yang kini menjadi kebanggaan Kota Metro. Pasar yang digelar setiap Minggu pagi ini menawarkan pengalaman berbeda: nuansa pedesaan khas Jawa yang berpadu harmonis dengan kearifan lokal Lampung.

Berada di Jalan Kedondong, RT 21 RW 07, Kelurahan Yosomulyo, Metro Pusat, Payungi menghadirkan suasana layaknya berada di Yogyakarta. Aneka makanan tradisional Jawa yang kini mulai jarang ditemui tersaji di bawah rindangnya pepohonan—mulai dari bambu, alpukat, hingga gang-gang kecil yang ditata sederhana namun penuh daya tarik.

Pasar ini menjadi magnet tersendiri, khususnya bagi para orang tua yang ingin mengenang masa kecil lewat jajanan tempo dulu. Sementara bagi generasi muda, Payungi menawarkan pengalaman wisata belanja dan kuliner yang unik, edukatif, dan instagramable. Tak hanya itu, tersedia pula ruang aktivitas anak seperti menggambar yang menambah nilai ramah keluarga.

Pasar Payungi Metro: Harmoni Budaya Jawa dan Lampung dalam Wisata Kuliner Pasar Payungi Metro: Harmoni Budaya Jawa dan Lampung dalam Wisata Kuliner Pasar Payungi Metro: Harmoni Budaya Jawa dan Lampung dalam Wisata Kuliner
Pasar Payungi Metro: Harmoni Budaya Jawa dan Lampung dalam Wisata Kuliner

Sutikno, warga Punggur, Lampung Tengah, mengaku sengaja datang karena penasaran.
“Suasananya persis seperti di Jawa. Makanan tradisionalnya lengkap, jualannya di bawah-bawah pohon. Ada di bawah bambu, pohon alpukat. Pokoknya serasa banget Jawanya,” ujarnya.

Pasar Payungi Metro: Harmoni Budaya Jawa dan Lampung dalam Wisata Kuliner Pasar Payungi Metro: Harmoni Budaya Jawa dan Lampung dalam Wisata Kuliner Pasar Payungi Metro: Harmoni Budaya Jawa dan Lampung dalam Wisata Kuliner

Saat melihat mi pecel di warung Anna Payungi, Sutikno langsung membeli dalam jumlah banyak. Ketika ditanya mengapa tidak membeli tiwul, ia pun berseloroh, “Saya dari kecil sudah kenyang makan tiwul, masa mau makan tiwul lagi,” katanya sambil tertawa.

Pengunjung lain, Budi Nuryanto dan Nenny Anggraini, rela berangkat pagi-pagi dari Bandar Lampung untuk berolahraga sekaligus menikmati kuliner di Payungi.


“Awalnya kami mendengar cerita dari kawan-kawan pensiunan yang tergabung dalam Persatuan Pensiunan Indonesia Kota Metro. Hari ini kami sengaja datang agar bisa melihat langsung nuansanya,” kata Budi.

Nenny pun mengaku sangat terkesan pada kunjungan pertamanya. “Suasananya terasa sekali seperti di Yogyakarta. Jualan di bawah pepohonan, jajanan tradisionalnya menggoda karena sudah jarang ditemui, seperti lento, sawut, dan masih banyak lagi. Harganya juga sangat terjangkau,” ujarnya.

Pasar Yosomulyo Pelangi yang diprakarsai oleh para kawula muda ini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya warga Yosomulyo. Selain menjadi destinasi wisata, Payungi juga menggerakkan roda ekonomi kreatif warga.

Anna, salah satu pedagang mi pecel, mengaku sangat terbantu dengan keberadaan pasar ini.
“Dengan modal sekitar Rp150 ribu, hasil penjualan bisa mencapai Rp450 ribu hingga Rp500 ribu. Kami sebagai warga sangat terbantu,” katanya. Ia juga melayani pesanan untuk acara kantor maupun pernikahan.

Mantan Wali Kota Metro, Lukman Hakim, menilai keberadaan Payungi sangat membantu perekonomian masyarakat setempat. Ia berharap ciri khas pasar ini terus dipertahankan dan dikembangkan.


“Saya melihat kolaborasi busana Jawa yang dikenakan pedagang dipadukan dengan ciri khas Lampung menjadi daya tarik tersendiri. Kreativitas seperti ini perlu terus ditingkatkan,” ujarnya.

Pasar Payungi buka setiap Minggu pukul 06.00 hingga 10.00 WIB. Selain menjadi tempat berolahraga, berwisata kuliner, dan bersantai, pasar ini juga menjadi ruang perjumpaan budaya. Tak heran jika pengunjung tak hanya datang dari Kota Metro, tetapi juga dari Lampung Timur, Lampung Tengah, hingga Bandar Lampung.( Red/Ato )


Berita Terkini

Dari Sedekah Guru dan Siswa, Masjid Al-Halim Jadi Pusat Kegiatan Keagamaan SMAN 1 Banjar Agung
Advertorial

Dari Sedekah Guru dan Siswa, Masjid Al-Halim Jadi Pusat Kegiatan Keagamaan SMAN 1 Banjar Agung

DemokrasiNews
29/08/2026
Danrem 043/Gatam Tegaskan Peran TNI dalam Ketahanan Pangan: “Bantu Petani, Jaga Ketahanan Negara”
Advertorial

Danrem 043/Gatam Tegaskan Peran TNI dalam Ketahanan Pangan: “Bantu Petani, Jaga Ketahanan Negara”

DemokrasiNews
29/08/2026
Revitalisasi Pasar Dekon Lampung Utara Molor, Pedagang Ancam Batalkan Pembelian Toko
Desa

Revitalisasi Pasar Dekon Lampung Utara Molor, Pedagang Ancam Batalkan Pembelian Toko

DemokrasiNews
28/08/2026
Lampung Timur Raih Penghargaan, Bukti Nyata Kolaborasi Desa dalam Memperkuat Pelindungan PMI
Nasional

Lampung Timur Raih Penghargaan, Bukti Nyata Kolaborasi Desa dalam Memperkuat Pelindungan PMI

DemokrasiNews
28/08/2026
Prabowo Buka Muktamar ke-35 NU di Tambakberas, Teguhkan Peran Ulama untuk Persatuan dan Kemandirian Umat
Nasional

Prabowo Buka Muktamar ke-35 NU di Tambakberas, Teguhkan Peran Ulama untuk Persatuan dan Kemandirian Umat

DemokrasiNews
27/08/2026
Bukan Sekadar Bekerja di Luar Negeri: PMI Dilindungi, Diberdayakan, dan Disiapkan Menjadi Penggerak Ekonomi
Nasional

Bukan Sekadar Bekerja di Luar Negeri: PMI Dilindungi, Diberdayakan, dan Disiapkan Menjadi Penggerak Ekonomi

DemokrasiNews
27/08/2026

Related News

Sertani Lampung Kembangkan Sistem Tanam Mina Padi Organik di Mataram Baru

Sertani Lampung Kembangkan Sistem Tanam Mina Padi Organik di Mataram Baru

16/12/2021
Kepada Mendagri, FKPPPN Minta Komitmen Kepala Daerah di Perkuat Sukseskan Pilkada 2020

Kepada Mendagri, FKPPPN Minta Komitmen Kepala Daerah di Perkuat Sukseskan Pilkada 2020

10/07/2020
Pembagian KIP UNU Lampung di Kampus B Tulang Bawang Langsung ke Mahasiswa

Pembagian KIP UNU Lampung di Kampus B Tulang Bawang Langsung ke Mahasiswa

09/02/2021

Laman

  • Privacy Policy
  • Contact
  • Redaksi
  • Beranda

© 2025 DemokrasiNews.co.id

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Nasional
  • Tokoh
  • Sosial Budaya
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Edukasi
  • Zona Wakil Rakyat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Olahraga

© 2025 DemokrasiNews.co.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
error: Hayoo.... Mau Copas Ya? :D
Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
https://demokrasinews.co.id/