• Landing Page
  • Shop
  • Contact
  • Buy JNews
Jumat, Oktober 16, 2026
  • Login
Demokrasinews.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Tokoh
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Edukasi
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Tokoh
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Edukasi
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Advertorial
No Result
View All Result
Demokrasinews.co.id
No Result
View All Result
Home Wisata

Pasar Payungi Metro: Harmoni Budaya Jawa dan Lampung dalam Wisata Kuliner

DemokrasiNews
03/02/2026
in Wisata, Desa, Edukasi, Sosial Budaya
Pasar Payungi Metro: Harmoni Budaya Jawa dan Lampung dalam Wisata Kuliner

DEMOKRASINEWS, Metro — Pasar Yosomulyo Pelangi atau yang lebih dikenal dengan Pasar Payungi menjadi alternatif wisata kuliner sekaligus ruang rekreasi yang kini menjadi kebanggaan Kota Metro. Pasar yang digelar setiap Minggu pagi ini menawarkan pengalaman berbeda: nuansa pedesaan khas Jawa yang berpadu harmonis dengan kearifan lokal Lampung.

Berada di Jalan Kedondong, RT 21 RW 07, Kelurahan Yosomulyo, Metro Pusat, Payungi menghadirkan suasana layaknya berada di Yogyakarta. Aneka makanan tradisional Jawa yang kini mulai jarang ditemui tersaji di bawah rindangnya pepohonan—mulai dari bambu, alpukat, hingga gang-gang kecil yang ditata sederhana namun penuh daya tarik.

Pasar ini menjadi magnet tersendiri, khususnya bagi para orang tua yang ingin mengenang masa kecil lewat jajanan tempo dulu. Sementara bagi generasi muda, Payungi menawarkan pengalaman wisata belanja dan kuliner yang unik, edukatif, dan instagramable. Tak hanya itu, tersedia pula ruang aktivitas anak seperti menggambar yang menambah nilai ramah keluarga.

Pasar Payungi Metro: Harmoni Budaya Jawa dan Lampung dalam Wisata Kuliner Pasar Payungi Metro: Harmoni Budaya Jawa dan Lampung dalam Wisata Kuliner Pasar Payungi Metro: Harmoni Budaya Jawa dan Lampung dalam Wisata Kuliner
Pasar Payungi Metro: Harmoni Budaya Jawa dan Lampung dalam Wisata Kuliner

Sutikno, warga Punggur, Lampung Tengah, mengaku sengaja datang karena penasaran.
“Suasananya persis seperti di Jawa. Makanan tradisionalnya lengkap, jualannya di bawah-bawah pohon. Ada di bawah bambu, pohon alpukat. Pokoknya serasa banget Jawanya,” ujarnya.

Saat melihat mi pecel di warung Anna Payungi, Sutikno langsung membeli dalam jumlah banyak. Ketika ditanya mengapa tidak membeli tiwul, ia pun berseloroh, “Saya dari kecil sudah kenyang makan tiwul, masa mau makan tiwul lagi,” katanya sambil tertawa.

Pengunjung lain, Budi Nuryanto dan Nenny Anggraini, rela berangkat pagi-pagi dari Bandar Lampung untuk berolahraga sekaligus menikmati kuliner di Payungi.

Pasar Payungi Metro: Harmoni Budaya Jawa dan Lampung dalam Wisata Kuliner Pasar Payungi Metro: Harmoni Budaya Jawa dan Lampung dalam Wisata Kuliner Pasar Payungi Metro: Harmoni Budaya Jawa dan Lampung dalam Wisata Kuliner


“Awalnya kami mendengar cerita dari kawan-kawan pensiunan yang tergabung dalam Persatuan Pensiunan Indonesia Kota Metro. Hari ini kami sengaja datang agar bisa melihat langsung nuansanya,” kata Budi.

Nenny pun mengaku sangat terkesan pada kunjungan pertamanya. “Suasananya terasa sekali seperti di Yogyakarta. Jualan di bawah pepohonan, jajanan tradisionalnya menggoda karena sudah jarang ditemui, seperti lento, sawut, dan masih banyak lagi. Harganya juga sangat terjangkau,” ujarnya.

Pasar Yosomulyo Pelangi yang diprakarsai oleh para kawula muda ini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya warga Yosomulyo. Selain menjadi destinasi wisata, Payungi juga menggerakkan roda ekonomi kreatif warga.

Anna, salah satu pedagang mi pecel, mengaku sangat terbantu dengan keberadaan pasar ini.
“Dengan modal sekitar Rp150 ribu, hasil penjualan bisa mencapai Rp450 ribu hingga Rp500 ribu. Kami sebagai warga sangat terbantu,” katanya. Ia juga melayani pesanan untuk acara kantor maupun pernikahan.

Mantan Wali Kota Metro, Lukman Hakim, menilai keberadaan Payungi sangat membantu perekonomian masyarakat setempat. Ia berharap ciri khas pasar ini terus dipertahankan dan dikembangkan.


“Saya melihat kolaborasi busana Jawa yang dikenakan pedagang dipadukan dengan ciri khas Lampung menjadi daya tarik tersendiri. Kreativitas seperti ini perlu terus ditingkatkan,” ujarnya.

Pasar Payungi buka setiap Minggu pukul 06.00 hingga 10.00 WIB. Selain menjadi tempat berolahraga, berwisata kuliner, dan bersantai, pasar ini juga menjadi ruang perjumpaan budaya. Tak heran jika pengunjung tak hanya datang dari Kota Metro, tetapi juga dari Lampung Timur, Lampung Tengah, hingga Bandar Lampung.( Red/Ato )


Berita Terkini

DPC Demokrat Lampung Timur Ajak Masyarakat Berbagi Harapan, 41 Kantong Darah Terkumpul untuk Sesama
Politik

DPC Demokrat Lampung Timur Ajak Masyarakat Berbagi Harapan, 41 Kantong Darah Terkumpul untuk Sesama

DemokrasiNews
14/10/2026
Perwanas dan Perpeni Lampung Pererat Silaturahmi Lewat Family Gathering Edukatif
Sosial Budaya

Perwanas dan Perpeni Lampung Pererat Silaturahmi Lewat Family Gathering Edukatif

DemokrasiNews
13/10/2026
Pemkab Lampung Timur Batasi Hiburan hingga Pukul 17.00 WIB
Hukum & Kriminal

Pemkab Lampung Timur Batasi Hiburan hingga Pukul 17.00 WIB

DemokrasiNews
13/10/2026
Gubernur Lampung Perketat Pengawasan QR Code Biosolar, Antrean SPBU Masih Memanjang
Nasional

Gubernur Lampung Perketat Pengawasan QR Code Biosolar, Antrean SPBU Masih Memanjang

DemokrasiNews
13/10/2026
Warga Bangun Jalan dengan Dana Swadaya, Pemkab Lampung Timur Didorong Prioritaskan Pajak untuk Infrastruktur
Desa

Warga Bangun Jalan dengan Dana Swadaya, Pemkab Lampung Timur Didorong Prioritaskan Pajak untuk Infrastruktur

DemokrasiNews
13/10/2026
Ka. Mabicab Ela Siti Nuryamah Jadi Pembina Apel Hari Pramuka ke-65 Lampung Timur
Pendidikan

Ka. Mabicab Ela Siti Nuryamah Jadi Pembina Apel Hari Pramuka ke-65 Lampung Timur

DemokrasiNews
12/10/2026

Related News

Gunung Marapi Kembali Erupsi, Lontarkan Abu Setinggi 2 Kilometer dan Status Level III

Gunung Marapi Kembali Erupsi, Lontarkan Abu Setinggi 2 Kilometer dan Status Level III

31/05/2024
Winarti Hadiri Pelatihan Saksi Pilkada 2024 Bersama PAC PDI Perjuangan Banjar Agung

Winarti Hadiri Pelatihan Saksi Pilkada 2024 Bersama PAC PDI Perjuangan Banjar Agung

04/11/2024
Polri Ungkap Kerugian Investasi Bodong Sunmod Alkes Capai Rp 503 Miliar

Polri Ungkap Kerugian Investasi Bodong Sunmod Alkes Capai Rp 503 Miliar

26/01/2022

Laman

  • Privacy Policy
  • Contact
  • Redaksi
  • Beranda
  • Beranda
  • Contact
  • Privacy Policy
  • Redaksi

© 2026 DemokrasiNews.co.id

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Nasional
  • Tokoh
  • Sosial Budaya
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Edukasi
  • Zona Wakil Rakyat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Olahraga

© 2026 DemokrasiNews.co.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
error: Hayoo.... Mau Copas Ya? :D
Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
https://demokrasinews.co.id/