DEMOKRASINEWS,Tulang Bawang, 28 Agustus 2026 — Komandan Korem (Danrem) 043/Gatam Brigjen TNI Sumarlin Marzuki, S.E., M.Han., menegaskan pentingnya memastikan lahan pertanian hasil program Cetak Sawah Rakyat (CSR) benar-benar produktif dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Penegasan itu disampaikan saat Danrem menghadiri tanam padi perdana sekaligus serah terima hasil Cetak Sawah Rakyat (CSR) Tahun Anggaran 2026 di Kampung Ringin Sari, Kecamatan Banjar Margo, Kabupaten Tulang Bawang, Lampung, Jumat (28/8/2026).
Kegiatan tersebut diikuti sekitar 500 peserta dan dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Tulang Bawang, jajaran Korem 043/Gatam dan Kodim 0426/Tulang Bawang, pemerintah daerah, Kementerian Pertanian, penyuluh pertanian, Gapoktan, serta masyarakat Kampung Ringin Sari.
Dalam kegiatan tersebut, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Hortikultura Provinsi Lampung Elvira Umihanni yang mewakili Gubernur Lampung mengatakan, tanam padi perdana menjadi simbol dimulainya pemanfaatan lahan pertanian yang telah dibangun melalui program Cetak Sawah Rakyat.
Menurut Elvira, keberadaan lahan baru tersebut diharapkan mampu meningkatkan produksi pertanian sekaligus pendapatan petani. Lebih jauh, optimalisasi lahan juga dinilai menjadi bagian penting dalam memperkuat ketahanan pangan, baik di tingkat daerah maupun nasional.
Ia meminta lahan yang telah diserahterimakan dijaga dan dikelola secara bertanggung jawab agar dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.
“Kolaborasi antara TNI, Kementerian Pertanian, pemerintah daerah, penyuluh dan petani harus terus diperkuat sehingga setiap lahan yang telah dicetak dapat dimanfaatkan secara optimal dan berkelanjutan,” ujarnya.
Sementara itu, Brigjen TNI Sumarlin Marzuki menegaskan bahwa tanam padi perdana dan serah terima lahan bukan sekadar kegiatan seremonial. Menurutnya, momentum tersebut harus menjadi awal dari kerja nyata dan kerja bersama untuk mewujudkan ketahanan pangan.
“Lahan yang telah dicetak harus segera dimanfaatkan, ditanami, dirawat hingga menghasilkan panen yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.
Danrem menyebut profesi petani memiliki peran strategis dalam kehidupan masyarakat sekaligus ketahanan negara.
“Menanam padi adalah pekerjaan yang sangat mulia. Menjaga sawah berarti menjaga kehidupan, dan menghasilkan pangan berarti ikut menjaga ketahanan negara,” kata Sumarlin.
Ia juga meminta jajaran TNI, khususnya Babinsa, tidak hanya hadir ketika kegiatan tanam perdana berlangsung. Pendampingan kepada petani harus dilakukan secara berkelanjutan, mulai dari masa tanam hingga masa panen.
“Jangan hanya hadir saat tanam perdana. Datang ke sawah, temui petani, dengarkan keluhannya dan bantu mencari solusi. TNI harus hadir di tengah-tengah rakyat,” ujarnya.
Menurutnya, apabila petani menghadapi kendala di lapangan, Babinsa harus segera berkoordinasi dengan pemerintah daerah, penyuluh pertanian maupun instansi terkait untuk mencari solusi bersama.
“Membantu petani berarti ikut menjaga ketahanan pangan dan ketahanan negara,” imbuhnya.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyerahan berita acara serah terima hasil Cetak Sawah Rakyat dari Dandim 0426/Tulang Bawang Letkol Inf Syurya Dharma kepada Kepala Balai Pengelolaan Lahan dan Irigasi Pertanian (BPLIP).
Selanjutnya dilakukan penyerahan berita acara dari Direktur Penyediaan Lahan Kementerian Pertanian kepada perwakilan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan).
Danrem 043/Gatam juga menyerahkan tali asih berupa sembako dan santunan kepada perwakilan masyarakat Kampung Ringin Sari.
Usai seluruh rangkaian acara, Danrem bersama rombongan menuju areal persawahan yang telah disiapkan untuk melaksanakan tanam padi perdana.
Kegiatan ditutup dengan foto bersama di lokasi persawahan. Momentum tersebut sekaligus menjadi penegasan komitmen bersama antara TNI, pemerintah, penyuluh dan masyarakat untuk mengoptimalkan lahan pertanian serta mendukung program swasembada pangan nasional.
Seluruh rangkaian kunjungan kerja Danrem 043/Gatam dalam rangka tanam padi perdana dan serah terima hasil Cetak Sawah Rakyat di Kabupaten Tulang Bawang berlangsung tertib, aman dan lancar.(Red/Sendi Gunawan)











