DEMOKRASINEWS, Lampung Timur — Kepolisian Resor (Polres) Lampung Timur hanya menetapkan tiga orang sebagai tersangka dalam kasus penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di SPBU 24.341.128 Desa Srimenanti, Kecamatan Bandar Sribhawono. Penetapan itu dilakukan setelah penyidik melakukan rangkaian pemeriksaan dan penyelidikan terhadap para pelaku.


Tiga tersangka tersebut masing-masing berinisial PR dan AG, yang merupakan pengendara truk BE 8542 ADU. Keduanya kedapatan melakukan pengecoran BBM subsidi pada saat SPBU telah tutup. Sementara satu tersangka lainnya berinisial M, yang merupakan petugas operator SPBU yang membantu proses pengisian.

Dalam keterangan tertulisnya, Selasa (18/11/2025), Kasatreskrim Polres Lampung Timur AKP Stefanus Boyoh mengungkapkan bahwa para tersangka terbukti terlibat dalam praktik penyalahgunaan BBM subsidi.
Kasus ini terungkap setelah warga memergoki sebuah truk tertutup terpal yang tengah parkir di area SPBU pada Minggu (16/11/2025) sekitar pukul 21.40 WIB. Padahal, SPBU tersebut telah menutup operasionalnya. Warga mencurigai truk tersebut sedang melakukan aktivitas pengecoran solar subsidi secara ilegal.
“Warga juga mendapati bahwa pengecoran dilakukan oleh saudara PR dan AG. Selanjutnya warga membawa keduanya beserta kendaraan tersebut ke Mapolsek,” ujar Boyoh.
Peran M, kata Boyoh, adalah membantu proses pengisian solar subsidi dari mesin dispenser SPBU ke dalam tangki modifikasi di bagian belakang truk.
“Dari hasil pemeriksaan, PR dan AG mengakui bahwa solar tersebut rencananya akan dijual ke wilayah Bandar Lampung,” tambahnya.
Polisi turut mengamankan satu unit truk dengan tangki modifikasi berkapasitas 10.000 liter. Saat diamankan, tangki tersebut telah berisi sekitar 2.000 liter solar subsidi.
“Saat ini ketiganya telah kami tahan di Mapolres Lampung Timur untuk proses pemeriksaan dan pengembangan lebih lanjut,” kata Boyoh menegaskan.
Sebelumnya diberitakan, ratusan warga mendatangi SPBU di Jalan Ir. Sutami, Desa Srimenanti, Bandar Sribhawono, pada Minggu (16/11/2025) malam. Aksi tersebut terjadi akibat kekecewaan warga yang melihat adanya aktivitas pengisian BBM terhadap truk meski SPBU seharusnya sudah tutup.( Red/Prie)








![[Update] - 10 Kabupaten/Kota Terdampak Banjir di Kalimantan Selatan [Update] – 10 Kabupaten/Kota Terdampak Banjir di Kalimantan Selatan](https://i2.wp.com/demokrasinews.co.id/wp-content/uploads/2021/01/FB_IMG_1610934742013-120x86.jpg)


