• Landing Page
  • Shop
  • Contact
  • Buy JNews
Jumat, Juli 31, 2026
  • Login
Demokrasinews.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Tokoh
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Edukasi
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Tokoh
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Edukasi
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Advertorial
No Result
View All Result
Demokrasinews.co.id
No Result
View All Result
Home Zona Wakil Rakyat

HET Pupuk Subsidi Naik, Komisi IV DPR RI Cecar Kementrian Pertanian

DemokrasiNews
16/01/2021
in Zona Wakil Rakyat
HET Pupuk Subsidi Naik, Komisi IV DPR RI Cecar Kementrian Pertanian

DEMOKRASINEWS, Jakarta–Ketua Komisi IV DPR, Sudin geram dengan kebijakan Kementerian Pertanian (Kementan) yang menaikkan Harga Eceran Tertinggi (HET) pupuk subsidi secara tiba-tiba tanpa konsultasi.

Sudin menyayangkan keputusan pemerintah dalam hal ini Kementerian Pertanian yang menaikan HET pupuk bersubsidi tersebut tanpa terlebih dahulu meminta persetujuan dari DPR RI.

Hal itu diungkapkan Sudin saat rapat dengar pendapat (RDP) dengan Dirjen Tanaman Pangan, Dirjen Hortikultura, Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan, Dirjen Perkebunan, Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian, dan Kepala Badan Ketahanan Pangan, di Senayan, Jakarta, Rabu (13/1/2021) lalu.

HET Pupuk Subsidi Naik, Komisi IV DPR RI Cecar Kementrian Pertanian HET Pupuk Subsidi Naik, Komisi IV DPR RI Cecar Kementrian Pertanian HET Pupuk Subsidi Naik, Komisi IV DPR RI Cecar Kementrian Pertanian

“Bulan-bulan kemarin saya ingin menaikan HET pupuk, tapi setelah diskusi dengan teman-teman, beliau-beliau ini mengatakan ‘jangan’ karena rakyat lagi susah. Tapi tiba-tiba tanpa konsultasi, tanpa diajak ngomong, tiba-tiba HET naik. Hebat sekali Kementerian Pertanian. Apa salahnya sih ngomong. Dan ini akan saya kemukakan di depan menterinya nanti,” tegas Sudin, seperti dikutip dari website resmi DPR, Sabtu (16/1/2021).

Sudin kemudian mempersilakan Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian Kementan, Sarwo Edhy untuk menjawabnya.

Edhy mengatakan bahwa pihaknya sudah berkonsultasi dengan DPR RI, dan tertuang dalam kesimpulan RDP Tanggal 12 Februari 2020 pada butir 4. Dimana Komisi IV DPR RI mendukung pemerintah untuk mengalokasikan anggaran dan kuota pupuk bersubsidi dengan menaikkan HET pupuk.

Menanggapi jawaban tersebut, politisi PDI-Perjuangan ini menegaskan bahwa persetujuan tersebut memiliki arah dalam memperbanyak pupuk subsidi. Sehingga, ketika HET naik maka produktivitasnya pun akan meningkat. Sayangnya, hal itu tidak terjadi.

Untuk diketahui, Kementerian Pertanian menerbitkan kebijakan baru melalui Permentan Nomor 49 Tahun 2020 yang mengatur Harga Eceran Tertinggi (HET) pupuk subsidi.

Dalam peraturan tersebut, harga Pupuk Urea yang semula Rp 1800 per kilogram (kg) menjadi Rp 2.250 per kg, lalu pupuk SP-36 dari HET Rp 2.000 per kg menjadi Rp 2.400 per kg.

Sementara itu, pupuk ZA mengalami kenaikan sebesar Rp 300 menjadi Rp 1.700 per kg dan pupuk organik granul naik sebesar Rp 300 menjadi Rp 800 per kg. Sedangkan pupuk jenis NPK tidak mengalami kenaikan dan tetap Rp 2.300 per kg.

“Jangan HET naik tapi volumenya masih segitu saja. Misal, volume dengan tidak naik HET Rp 1.000. Kalau ada kenaikan jadi Rp 1.300 pupuk subsidinya, penyebarannya harus lebih banyak lagi. Namun, ini di Jawa Tengah dan Jawa Timur gila-gilaan kelangkaan pupuknya,” ungkap Sudin.

Sudin menjelaskan bahwa persoalan pupuk belakangan ini memang tengah menjadi sorotan Presiden Joko Widodo. Pasalnya, anggaran negara terus keluar untuk subsidi pupuk, namun pada kenyataannya kondisi ketahanan pangan tidak banyak berubah.

“Saya setuju dengan Presiden untuk mencabut subsidi pupuk, tapi apa solusinya untuk petani? Misalnya di hilir yang dapat kompensasi. Petani yang mana? Petani penggarap, petani pemilik, petani cukong atau apa?” ujar wakil rakyat asal Dapil Lampung ini.

Sudin juga mengatakan pihaknya akan membahas tentang masalah pupuk tersebut dalam Panja Pupuk mendatang.

Sementara itu, Sarwo Edhy menyebut bahwa kenaikan pupuk bersubsidi berasal dari usulan ketua KTNA (Kontan Tani Nelayan Andalan) kepada Menteri Keuangan tanggal 20 Maret 2020.

Dimana isinya adalah meminta pemerintah untuk menaikkan HET antara Rp 300-Rp 500 per Kg untuk mengatasi kekurangan pupuk di 2020 lalu.

Sumber: L77.com


Tags: HET Pupuk Subsidi NaikKomisi IV DPR-RI

Berita Terkini

PWI Resmi Cabut Laporan Polisi terhadap Hotman Paris, Sengketa Berakhir Damai
Nasional

PWI Resmi Cabut Laporan Polisi terhadap Hotman Paris, Sengketa Berakhir Damai

DemokrasiNews
28/07/2026
Senator Ahmad Bastian Dukung Penuh HPN dan Porwanas 2027 di Lampung, Ajak Seluruh Wakil Rakyat Bersinergi
Advertorial

Senator Ahmad Bastian Dukung Penuh HPN dan Porwanas 2027 di Lampung, Ajak Seluruh Wakil Rakyat Bersinergi

DemokrasiNews
28/07/2026
Jalan Rusak, Warga Patungan Bangun Sendiri: Ketika Gotong Royong Menjadi Kritik Paling Keras bagi Pemerintah
Opini

Jalan Rusak, Warga Patungan Bangun Sendiri: Ketika Gotong Royong Menjadi Kritik Paling Keras bagi Pemerintah

DemokrasiNews
07/07/2026
Viral! Swadaya Warga Bandar Agung Bangun Jalan Jadi Sorotan, Pengingat Penting Pemerataan Pembangunan
Edukasi

Viral! Swadaya Warga Bandar Agung Bangun Jalan Jadi Sorotan, Pengingat Penting Pemerataan Pembangunan

DemokrasiNews
06/07/2026
Viral di Lampung Timur! Warga Pilih Bangun Jalan Sendiri, Aspirasi Infrastruktur Jadi Sorotan
Desa

Viral di Lampung Timur! Warga Pilih Bangun Jalan Sendiri, Aspirasi Infrastruktur Jadi Sorotan

DemokrasiNews
05/07/2026
Presiden Prabowo Resmikan 1.151 Kilometer Jalan Daerah di 37 Provinsi, Dorong Konektivitas dan Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Nasional

Presiden Prabowo Resmikan 1.151 Kilometer Jalan Daerah di 37 Provinsi, Dorong Konektivitas dan Pertumbuhan Ekonomi Nasional

DemokrasiNews
23/06/2026

Related News

Bea Cukai Amankan Jutaan Batang Rokok Ilegal di Lampung dan Malang

Bea Cukai Amankan Jutaan Batang Rokok Ilegal di Lampung dan Malang

01/08/2022
Grand Opening Concept Store Manzone & Minimal di Tunjungan Plaza Surabaya

Grand Opening Concept Store Manzone & Minimal di Tunjungan Plaza Surabaya

16/01/2025
Rakor Persiapan MUSRENBANG Inklusi, Pemkab Lampung Timur Dorong Perencanaan Partisipatif

Rakor Persiapan MUSRENBANG Inklusi, Pemkab Lampung Timur Dorong Perencanaan Partisipatif

03/02/2026

Laman

  • Privacy Policy
  • Contact
  • Redaksi
  • Beranda

© 2025 DemokrasiNews.co.id

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Nasional
  • Tokoh
  • Sosial Budaya
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Edukasi
  • Zona Wakil Rakyat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Olahraga

© 2025 DemokrasiNews.co.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
error: Hayoo.... Mau Copas Ya? :D
Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
https://demokrasinews.co.id/