DEMOKRASINEWS : Guna membantu dan terbebas ODGJ, jajaran Forkopincam Bandar Sribhawono yang dimotori tim kesehatan Puskesmas setempat membentuk gerakan Sahabat Jiwa bagi kaum ODGJ ( Orang Dengan Gangguan Jiwa ).
Kepala UPTD PKM Bandar Sribhawono Lampung Deki Ismirawansyah mengatakan,kegiatan ini melibatkan seluruh jajaran antara lain Dokter Puskesmas, PKH, Kader Posyandu Desa, Sukarelawa Sahabat Jiwa desa, Pihak Pemerintah Kecamatan serta Tim Relawan Kesehatan dari Bandar Lampung.
Tujuannya terbentuknya Sahabat Jiwa untuk membantu pemerintah dalam pembangunan Sosial Jiwa/ Psikologi masyarakat yang selama ini mengalami ODGJ.
Sebab dari catatan selama tahun 2020 ini saja Tim Sahabat Jiwa bersama Puskesmas Bandar Sribhawono sudah merujuk pasien jalanan ODGJ ke Rumah Sakit Jiwa di Pesawaran ada satu orang dan ke Klinik Terapi ODGJ Aulia Rahma di Bandar Lampung sebanyak 8 orang.
Tujuan dirujuk untuk mendapatkan pengobatan dan perawatan yang lebih baik. Sementara selama tiga bulan menjalankan perawatan seluruh biayanya dibantu Pemerintah Kabupaten Lampung Timur melalui Dinas Sosial dan BPJS Kesehatan.
Setelah sembuh pasien ODGJ akan dikembalikan kepada keluarganya. Kemudian untuk mencegah kembali pasien kambuh akan diikutkan dalam kegiatan ODGJ Sahabat Jiwa di Puskemas Bandar Sribhawono. Pasien akan diajarkan berbagai kegiatan dan hasilnya selain Curatip juga pasien yang sudah mulai Cooperatif diikutkan program SAHABAT JIWA.
Tim Sahabat Jiwa akan memberikan pelatihan ketrampilan kerja kepada penderita ODGJ yang nantinya diharapakan mereka dapat lebih produktif dan mandiri,” jelas Deki.
Rls PKM Bandar Sribhawono
Editor / Redaksi : Supriyono.










