DEMOKRASINEWS, Bandar Lampung, 10 Juni 2026 – Polda Lampung menyiapkan pengamanan berlapis untuk mendukung kelancaran kunjungan kerja Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, beserta sejumlah menteri kabinet ke Provinsi Lampung pada Rabu (10/6/2026). Sebanyak 686 personel gabungan diterjunkan guna memastikan seluruh agenda kenegaraan berjalan aman, tertib, dan lancar.
Dalam rangkaian kunjungannya, Presiden Prabowo dijadwalkan meresmikan sekaligus meninjau fasilitas layanan kesehatan di Kabupaten Pesisir Barat. Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat akses dan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat di daerah.
Usai meninjau fasilitas kesehatan, Presiden akan menghadiri sekaligus membuka Musyawarah Nasional (Munas) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia yang berlangsung di Hotel Novotel Lampung, Kota Bandar Lampung. Forum tersebut menjadi ajang strategis yang mempertemukan para pelaku usaha muda dari berbagai daerah untuk membahas arah pembangunan ekonomi dan penguatan dunia usaha nasional.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun S.I.K.,M.H,.mengatakan seluruh jajaran kepolisian telah melakukan berbagai persiapan guna mendukung kelancaran agenda Presiden selama berada di Lampung.
“Polda Lampung bersama seluruh jajaran telah melakukan berbagai persiapan untuk mendukung kelancaran kunjungan kerja Presiden RI di Provinsi Lampung,” ujarnya.
Menurut Yuni, dari total 686 personel yang diterjunkan, sebanyak 319 personel berasal dari Polda Lampung dan 367 personel lainnya merupakan anggota kepolisian kewilayahan. Unsur pengamanan melibatkan berbagai satuan, mulai dari staf pengendali pengamanan, satuan tugas pengamanan wilayah, Ditsamapta, Ditlantas, Satbrimob, hingga Biddokkes.
Sementara itu, personel kewilayahan terdiri atas 267 anggota Polresta Bandar Lampung, tiga anggota Polres Lampung Selatan, dan 97 anggota Polres Pesisir Barat. Seluruh personel telah mendapatkan arahan teknis sesuai tugas dan fungsi masing-masing guna memastikan pengamanan berlangsung maksimal.
“Seluruh personel yang terlibat telah diberikan arahan sesuai tugas dan tanggung jawab masing-masing agar pelaksanaan pengamanan dapat berjalan optimal,” kata Yuni.
Pengamanan dilakukan melalui pola terbuka dan tertutup sesuai standar operasional prosedur pengamanan VVIP. Strategi tersebut mengedepankan deteksi dini terhadap potensi gangguan, langkah preventif, serta kesiapsiagaan personel dalam merespons berbagai situasi yang mungkin terjadi selama kunjungan berlangsung.
Kunjungan Presiden ke Lampung tidak hanya menjadi agenda kenegaraan semata, tetapi juga membawa harapan bagi masyarakat, khususnya dalam peningkatan layanan kesehatan dan penguatan sektor ekonomi melalui dukungan terhadap generasi pengusaha muda. Kehadiran kepala negara di daerah dinilai menjadi momentum penting untuk mempercepat pembangunan serta memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah.( Red/Rhd/Ato )











