DEMOKRASINEWS, Lampung Utara, 13 Juni 2026 – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kabupaten Lampung Utara menjadi momentum penting untuk memperkuat semangat persatuan dan rasa memiliki terhadap daerah. Di tengah kemeriahan ribuan peserta yang mengikuti ajang Night Run 5K dan 10K di kawasan Mall Pelayanan Publik (MPP) Kotabumi, Sabtu (13/6/2026) malam, Bupati Lampung Utara Hamartoni Ahadis menyampaikan pesan yang sarat makna tentang kebersamaan dan inklusivitas.
Di hadapan peserta yang datang dari berbagai kalangan, mulai dari komunitas pelari, pelajar, hingga masyarakat umum, Hamartoni menegaskan bahwa Lampung Utara merupakan rumah bersama yang terbuka bagi seluruh warga tanpa memandang asal-usul, suku, agama, maupun latar belakang sosial.
“Kami ingin HUT ke-80 ini menjadi momentum memperkuat rasa memiliki terhadap daerah. Siapa pun mereka, dari mana pun berasal, Lampung Utara adalah milik mereka juga,” ujar Hamartoni saat melepas peserta lomba.
Pesan tersebut menjadi refleksi penting di tengah dinamika pembangunan daerah yang menuntut kolaborasi seluruh elemen masyarakat. Menurut Hamartoni, kemajuan Lampung Utara tidak hanya bergantung pada program pemerintah semata, tetapi juga pada tumbuhnya kesadaran kolektif, partisipasi aktif masyarakat, dan semangat gotong royong dalam membangun daerah.
Antusiasme masyarakat terlihat sejak sore hari ketika ribuan peserta memadati area MPP Kotabumi. Kehadiran warga dari berbagai latar belakang menunjukkan bahwa keberagaman merupakan kekuatan yang selama ini menjadi fondasi kehidupan sosial di Lampung Utara. Momentum tersebut sekaligus memperlihatkan bagaimana olahraga mampu menjadi media pemersatu yang melampaui berbagai perbedaan.
Pemerintah Kabupaten Lampung Utara sengaja menghadirkan rangkaian kegiatan yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga memberikan ruang interaksi sosial yang mempererat hubungan antarmasyarakat. Selain Night Run, berbagai kegiatan seperti bazar UMKM dan festival budaya turut digelar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal sekaligus melestarikan kekayaan budaya daerah.
Wakil Bupati Lampung Utara Romli turut mengajak masyarakat menjadikan peringatan hari jadi daerah sebagai sarana memperkuat persaudaraan dan solidaritas sosial. Menurutnya, usia ke-80 merupakan tonggak penting yang harus dimaknai sebagai kesempatan untuk bersama-sama melanjutkan pembangunan menuju daerah yang lebih maju.
“Di usia ke-80 tahun ini, Lampung Utara milik kita bersama,” kata Romli.
Senada dengan itu, Ketua DPRD Lampung Utara M. Yusrizal menilai perayaan HUT ke-80 bukan sekadar pesta rakyat, melainkan juga momentum refleksi atas perjalanan panjang daerah selama delapan dekade. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan peringatan tersebut sebagai pijakan untuk memperbaiki berbagai sektor pembangunan demi kesejahteraan masyarakat.
“Perayaan ini bukan hanya pesta rakyat, tetapi juga refleksi bersama untuk mewujudkan Lampung Utara yang lebih baik,” ujarnya.
Puncak peringatan HUT ke-80 Lampung Utara dijadwalkan berlangsung pada 15 Juni 2026 melalui rapat paripurna istimewa DPRD, upacara hari jadi, hiburan rakyat, serta berbagai kegiatan olahraga dan budaya. Pemerintah daerah berharap seluruh rangkaian acara mampu menumbuhkan optimisme baru, memperkuat persatuan, dan mendorong partisipasi masyarakat dalam mewujudkan Lampung Utara yang semakin maju, sejahtera, dan berdaya saing di masa depan.
Memasuki usia delapan dekade, semangat kebersamaan yang digaungkan dalam perayaan tahun ini menjadi pesan kuat bahwa pembangunan yang berkelanjutan hanya dapat terwujud ketika seluruh warga merasa menjadi bagian dari perjalanan dan masa depan daerah yang mereka cintai.( Red/JM )











