DEMOKRASINEWS, Lampung Timur, 1 Juni 2026 — Warga Desa Karya Tani, Kecamatan Labuhan Maringgai, Kabupaten Lampung Timur, digegerkan oleh peristiwa pembunuhan sadis yang merenggut nyawa seorang pria muda pada Senin (1/6/2026) dini hari.
Korban diketahui bernama Thomas Agung Adi Wijaya bin Winarno, warga Desa Karya Tani. Ia ditemukan tewas bersimbah darah di sebuah pondok yang berada di dekat saluran irigasi, Dusun III, dengan kondisi luka bacok dan sayatan di sejumlah bagian tubuh. Luka paling fatal berada di bagian leher yang mengalami sayatan sangat dalam hingga nyaris terputus.
Peristiwa mengerikan itu pertama kali diketahui oleh seorang warga bernama Totok. Sekitar pukul 23.30 WIB, ia mengaku berada di sekitar lokasi ketika melihat sebuah sepeda motor masuk ke area yang sepi di dekat saluran irigasi.
Tidak lama kemudian, Totok mendengar suara pertengkaran dari arah pondok yang berada di seberang irigasi. Di tengah keributan tersebut, terdengar suara seseorang berteriak meminta belas kasihan.
“Aku koncomu! Aku temanmu!” teriak suara yang diduga berasal dari korban.
Merasa ada sesuatu yang tidak beres, Totok berusaha mendekati sumber suara. Namun sebelum ia tiba di lokasi, sebuah sepeda motor yang sebelumnya masuk ke area tersebut terlihat berputar arah dan melaju cepat meninggalkan tempat kejadian.
Setelah situasi kembali sunyi, Totok mendekati pondok dan mendengar suara seperti orang mengorok. Saat diperiksa lebih dekat, ia mendapati seorang pria tergeletak dengan luka-luka parah dan sudah dalam kondisi kritis.
“Saat saya periksa dan mendekat ke dalam gubuk, korban sudah tergeletak. Tubuhnya penuh luka bacokan dan sayatan. Bagian lehernya mengalami luka yang sangat parah,” ujar Totok.
Korban kemudian dievakuasi oleh warga bersama petugas kepolisian menuju Puskesmas Labuhan Maringgai untuk proses pemeriksaan lebih lanjut. Dari hasil identifikasi awal, korban dipastikan merupakan warga setempat.
Polisi Kantongi Petunjuk Awal
Dikutip dari situs Radar24.co.id Kepolisian Daerah Lampung membenarkan bahwa penyelidikan intensif tengah dilakukan untuk mengungkap pelaku pembunuhan tersebut.
Kepala Bidang Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari, mengatakan terdapat saksi yang melihat seorang pria meninggalkan lokasi menggunakan sepeda motor sesaat sebelum jasad korban ditemukan.
“Pada peristiwa tersebut, ada saksi yang melihat sesosok pria menggunakan motor pergi meninggalkan TKP,” kata Yuni.
Menurutnya, saksi juga mendengar teriakan dari arah pondok sebelum pria tersebut meninggalkan lokasi.
“Saksi juga mengatakan ada teriakan ‘aku ini koncomu’ yang diduga berasal dari korban sesaat sebelum pria tersebut pergi meninggalkan lokasi kejadian,” ujarnya.
Saat ini, jajaran Polres Lampung Timur bersama Polsek Labuhan Maringgai masih melakukan olah tempat kejadian perkara, mengumpulkan barang bukti, memeriksa sejumlah saksi, serta memburu pria yang diduga memiliki keterkaitan dengan kasus tersebut.
Di tengah proses penyelidikan, beredar informasi di kalangan masyarakat bahwa peristiwa tragis tersebut diduga dipicu persoalan asmara atau cekcok terkait seorang perempuan. Namun hingga kini informasi tersebut belum dapat dipastikan kebenarannya karena belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang maupun pihak-pihak yang terkait.
Polisi menegaskan bahwa seluruh kemungkinan motif masih didalami dan masyarakat diminta tidak berspekulasi sebelum hasil penyelidikan selesai.
Kasus pembunuhan yang menggemparkan warga Desa Karya Tani ini kini menjadi perhatian luas masyarakat Lampung Timur. Aparat kepolisian memastikan akan terus memburu pelaku dan mengungkap motif di balik aksi keji yang menghilangkan nyawa seorang pemuda tersebut.
“Masih dalam penyelidikan. Jika ada perkembangan terbaru akan kami sampaikan kembali. Mohon doanya,” tutup Yuni.( Red/Prie/Dikutip dari Radar24.co.id )











