• Landing Page
  • Shop
  • Contact
  • Buy JNews
Rabu, Juni 24, 2026
  • Login
Demokrasinews.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Tokoh
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Edukasi
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Tokoh
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Edukasi
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Advertorial
No Result
View All Result
Demokrasinews.co.id
No Result
View All Result
Home Sosial Budaya

Haji Bukan Sekadar Perjalanan, Tetapi Latihan Kesabaran dan Keikhlasan

DemokrasiNews
14/05/2026
in Sosial Budaya, Edukasi, Nasional, Peristiwa, Wisata
Haji Bukan Sekadar Perjalanan, Tetapi Latihan Kesabaran dan Keikhlasan

DEMOKRASINEWS, Makkah,14 Mei 2026 — Menjelang puncak pelaksanaan ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna), jamaah haji Indonesia memanfaatkan waktu dengan mengikuti kegiatan pengajian dan pembinaan rohani. Kegiatan ini menjadi sarana untuk menjaga semangat ibadah sekaligus memperkuat kesiapan mental, spiritual, dan fisik para jamaah.

Dalam tausiyah pengajian pra Armuzna, KH. Safari mengingatkan jamaah agar mengisi masa penantian menuju puncak haji dengan kegiatan yang berkualitas dan bernilai ibadah. 

Menurutnya, setelah melaksanakan umrah wajib, bahkan ada jamaah yang telah menunaikan umrah sunnah hingga dua sampai tiga kali secara mandiri, ada tiga hal penting yang harus dijaga agar ibadah tetap bernilai mabrur.

Haji Bukan Sekadar Perjalanan, Tetapi Latihan Kesabaran dan Keikhlasan Haji Bukan Sekadar Perjalanan, Tetapi Latihan Kesabaran dan Keikhlasan Haji Bukan Sekadar Perjalanan, Tetapi Latihan Kesabaran dan Keikhlasan
Haji Bukan Sekadar Perjalanan, Tetapi Latihan Kesabaran dan Keikhlasan

Pertama, menjaga kemabruran pasca umrah dengan menghindari tiga larangan utama dalam ibadah haji dan umrah sebagaimana disebutkan dalam QS. Al-Baqarah ayat 197, yakni rafats, fusuq, dan jidal.

“Rafats mencakup perkataan jorok, tidak senonoh, hingga hubungan suami-istri saat ihram. Fusuq adalah segala bentuk kemaksiatan atau pelanggaran terhadap aturan Allah, sedangkan jidal berarti berbantah-bantahan atau perdebatan yang tidak bermanfaat,” jelas KH. Safari.

Ia menegaskan bahwa ketiga hal tersebut dapat mengurangi nilai ibadah dan mengganggu kekhusyukan jamaah selama berada di Tanah Suci.

Kedua, jamaah diminta mengisi waktu dengan quality time bernilai ibadah seperti berzikir, membaca Al-Qur’an, memperbanyak doa, dan melakukan kebaikan kepada sesama. Menurut KH. Safari, aktivitas tersebut menjadi cara terbaik menjaga hati agar terhindar dari perilaku yang dapat merusak kemabruran haji dan umrah.

“Berbekallah dengan takwa, bukan sekadar uang atau makanan. Takwa itu menerima segala sesuatu dalam keadaan apa pun,” ujarnya.

Ia mencontohkan ujian kesabaran sederhana yang sering ditemui jamaah sehari-hari, seperti antrean lift hotel yang panjang, interaksi dengan teman sekamar, maupun aktivitas di lingkungan pemondokan. Menurutnya, situasi tersebut dapat menjadi ladang pahala apabila dihadapi dengan ikhlas dan sabar.

“Bisa jadi itu cara Allah menguji kesabaran kita. Cobaan sekecil apa pun bisa bernilai pahala jika diterima dengan hati yang sabar,” tambahnya.

Ketiga, KH. Safari mengingatkan jamaah agar menjaga kondisi fisik karena puncak ibadah haji masih berlangsung sekitar dua minggu lagi. Ia menyebut pelaksanaan umrah sebelumnya sebagai “pemanasan” sebelum menghadapi rangkaian ibadah utama di Armuzna.

“Ingat, setiap napas kita di Tanah Haram, doa, zikir, dan tadarus akan dilipatgandakan pahalanya oleh Allah SWT,” katanya.

Sementara itu, KH. Purna menambahkan bahwa jamaah tidak boleh menyia-nyiakan kesempatan berhaji yang telah diperjuangkan dengan penuh pengorbanan. Ia mengingatkan panjangnya masa tunggu haji yang mencapai belasan tahun, perjalanan panjang menuju Arab Saudi, biaya besar, hingga pengorbanan meninggalkan keluarga di Tanah Air.

“Kalau pulang haji lalu ingin mendaftar lagi, mungkin harus menunggu hingga 20 tahun berikutnya. Maka gunakan kesempatan ini untuk memperbanyak amal baik selama di Tanah Haram,” ujarnya.

Menurut KH. Purna, Imam Ghazali membagi kebaikan menjadi tiga, yaitu baik menurut diri sendiri, baik menurut orang lain, dan baik menurut Allah SWT.

“Baik menurut diri sendiri dan menurut orang lain belum tentu baik menurut Allah. Maka lakukanlah apa yang baik menurut Allah,” pesannya.

Pada kesempatan yang sama, dokter kloter, dr. Andhika Arie Prasetya, mengingatkan jamaah untuk menjaga kesehatan, terutama saat melakukan aktivitas luar ruangan di tengah cuaca panas Arab Saudi.

Ia mengimbau jamaah untuk rutin minum air putih tanpa menunggu haus, minimal setiap satu jam sekali, serta menggunakan oralit, masker, payung, dan kacamata hitam sebagai alat pelindung diri.

“Utamakan ibadah dan perbanyak kegiatan indoor agar kondisi fisik tetap terjaga menjelang puncak haji,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Kloter Winardi menyampaikan bahwa pembayaran dan penyembelihan dam (denda) haji wajib dilakukan melalui saluran resmi pemerintah Arab Saudi guna menjamin keabsahan dan penyalurannya.

Menurutnya, lembaga resmi yang ditunjuk Pemerintah Arab Saudi untuk pengelolaan dam dan kurban jamaah haji adalah Proyek Adahi.

“Uang dam jamaah Kloter JKG 7 seluruhnya sudah diserahkan kepada Adahi. Dengan demikian tanggung jawab panitia terkait penyembelihan dam telah dialihkan kepada lembaga resmi tersebut,” kata Winardi.

Pengajian pra Armuzna ini menjadi pengingat bahwa perjalanan haji bukan hanya soal ritual fisik, tetapi juga perjalanan menjaga hati, kesabaran, kesehatan, dan keikhlasan menuju haji yang mabrur.( Red/Laporan Agustobationo dari Makkah )


Berita Terkini

Viral! Terduga Pelaku Curanmor Ditangkap Warga di Kalianda, Satu Rekan Kabur
Peristiwa

Viral! Terduga Pelaku Curanmor Ditangkap Warga di Kalianda, Satu Rekan Kabur

DemokrasiNews
24/06/2026
Akhir Pelarian Taufik Hidayat: Tersangka Penyekapan dan Penyiksaan Keji YTR Ditangkap di Majalaya
Hukum & Kriminal

Akhir Pelarian Taufik Hidayat: Tersangka Penyekapan dan Penyiksaan Keji YTR Ditangkap di Majalaya

DemokrasiNews
24/06/2026
DPO Kasus Penyekapan dan Penganiayaan di Bandung Ditangkap, Polisi Amankan Sejumlah Barang Bukti
Peristiwa

DPO Kasus Penyekapan dan Penganiayaan di Bandung Ditangkap, Polisi Amankan Sejumlah Barang Bukti

DemokrasiNews
23/06/2026
Kasus Jalan Rabat Beton Rp24 Miliar Memanas, Penyidik Sita Dokumen dari Kantor DLHPPKP
Hukum & Kriminal

Kasus Jalan Rabat Beton Rp24 Miliar Memanas, Penyidik Sita Dokumen dari Kantor DLHPPKP

DemokrasiNews
23/06/2026
Bupati Ela: Lampung Timur Harus Jadi Contoh Pengelolaan Sampah Terbaik di Daerah
Advertorial

Bupati Ela: Lampung Timur Harus Jadi Contoh Pengelolaan Sampah Terbaik di Daerah

DemokrasiNews
23/06/2026
Hijrah Hati dan Perilaku, Pesantren Muharam Hadirkan Harapan Baru bagi Warga Binaan
Advertorial

Hijrah Hati dan Perilaku, Pesantren Muharam Hadirkan Harapan Baru bagi Warga Binaan

DemokrasiNews
23/06/2026

Related News

Hari Pertama Zaiful -Dibyo Kampanye Terbatas di Kecamatan Bandar Sribhawono

07/10/2020

Black Shark 4 Gaming Phone Review: This Feels Like Cheating

18/05/2023
Puan: Selamat Greysia-Apriyani, Satu Lagi Sejarah dari Perempuan Indonesia

Puan: Selamat Greysia-Apriyani, Satu Lagi Sejarah dari Perempuan Indonesia

02/08/2021

Laman

  • Privacy Policy
  • Contact
  • Redaksi
  • Beranda

© 2025 DemokrasiNews.co.id

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Nasional
  • Tokoh
  • Sosial Budaya
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Edukasi
  • Zona Wakil Rakyat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Olahraga

© 2025 DemokrasiNews.co.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
error: Hayoo.... Mau Copas Ya? :D
Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
https://demokrasinews.co.id/