DEMOKRASINEWS,Lampung Timur – Semarak perayaan Hari Ulang Tahun ke-27 Kabupaten Lampung Timur mulai terasa meriah di Lapangan Merdeka, Desa Sribhawono, Kecamatan Bandar Sribhawono.
Sejak pagi, puluhan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) tampak memadati stan-stan yang telah disediakan panitia, baik di area indoor maupun outdoor.
Berdasarkan pantauan tim DemokrasiNews.co.id, antusiasme masyarakat terus meningkat menjelang pembukaan resmi yang dijadwalkan berlangsung pukul 20.00 WIB.

Sejumlah pejabat dari kementerian serta Pemerintah Provinsi Lampung direncanakan turut hadir dalam acara tersebut.
Di antara deretan stan UMKM yang berjejer, salah satu yang mencuri perhatian adalah “Kopi Kiai”, usaha kopi lokal milik Abdul Manan, warga Desa Bandar Agung.
Di tengah identitas Lampung sebagai salah satu daerah penghasil kopi terbesar di Indonesia, kehadiran Kopi Kiai menawarkan sesuatu yang berbeda.
Aroma kopi yang khas menguar dari stan sederhana itu, menarik pengunjung untuk singgah. Abdul Manan menyuguhkan kopi pilihan asli tanpa campuran, yang menurutnya menghadirkan cita rasa autentik bagi para penikmat kopi.
“Lampung ini memang terkenal dengan kopinya. Tapi kami ingin menghadirkan pengalaman baru dalam menikmati kopi, yang tetap asli dan punya karakter kuat,” ujar Abdul Manan.
Bagi pecinta kopi, filosofi secangkir kopi bukan sekadar minuman, melainkan juga tentang perjalanan rasa dan pengalaman. Kopi Kiai mencoba menjawab kebutuhan tersebut dengan menghadirkan kualitas dan keaslian dalam setiap sajian.
Tak hanya soal rasa, kehadiran Kopi Kiai juga menjadi simbol berkembangnya UMKM di wilayah Bandar Sribhawono. Abdul Manan menilai, pemusatan perayaan HUT Lampung Timur di wilayah ini merupakan langkah strategis pemerintah daerah.
“Bandar Sribhawono ini bisa dibilang simpul bisnis atau segitiga emas. Letaknya strategis dan dekat dengan Kota Bandar Lampung. Perkembangan ekonominya juga sangat pesat,” jelasnya.
Menurutnya, kawasan ini kini menjadi pusat kuliner yang hidup hampir 24 jam, sehingga memiliki potensi besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Perayaan HUT ke-27 Kabupaten Lampung Timur yang berlangsung hingga 25 April ini pun diharapkan mampu menjadi momentum kebangkitan UMKM. Abdul Manan berharap pemerintah daerah terus memberikan ruang dan peluang bagi pelaku usaha kecil untuk berkembang.
“Setiap ada kegiatan, UMKM harus dilibatkan. Ini penting untuk mendorong ekonomi keluarga masyarakat,” tambahnya.
Lebih jauh, ia optimistis bahwa sinergi antara pemerintah dan masyarakat akan membawa Lampung Timur menuju daerah yang lebih maju, berdaya saing, serta sejahtera.
Perayaan ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan juga wujud komitmen dalam membangun ekonomi berbasis kerakyatan. Dari Lapangan Merdeka Sribhawono, semangat itu tumbuh mengalir bersama aroma kopi, harapan, dan kerja keras para pelaku UMKM. (Redaksi Supriyono)










