DEMOKRASINEWS, Bandar Lampung — Kegiatan Halal Bihalal (HBH) purnakaryawan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) yang tergabung dalam Persatuan Purnakaryawan Perkebunan Republik Indonesia menjadi ajang silaturahmi lintas agama yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan, Rabu (15/4/26).
Acara yang diselenggarakan oleh P3RI Ranting Kantor Direksi PTPN 1 dan PTPN 4 Regional 7 ini menjadi momentum temu kangen sekaligus berbagi cerita masa lalu bagi para purnakaryawan, khususnya eks PT Perkebunan Nusantara VII.
Kegiatan tersebut tidak hanya dihadiri oleh purnakaryawan dari Kantor Direksi, tetapi juga dari berbagai unit kebun seperti Tulung Buyut, Bekri, Kedaton, Way Berulu, Rejosari, hingga Pewa. Tercatat lebih dari 200 peserta hadir, mulai dari mantan direksi, pimpinan, hingga pelaksana.
Ketua P3RI Ranting Kandir, H. Budi Firman, menyampaikan bahwa HBH merupakan momentum yang patut disyukuri karena mampu mempertemukan berbagai generasi purnakaryawan dalam suasana penuh kebersamaan.
“Ini menjadi ajang silaturahmi yang sangat berarti bagi kami semua,” ujarnya.

Selain mempererat hubungan, kegiatan ini juga semakin semarak dengan pembagian doorprize dalam jumlah besar, sehingga hampir seluruh peserta berkesempatan membawa pulang hadiah.
Ketua P3RI Cabang, H. Hadi Asmanto, memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai HBH tidak hanya menjadi ajang silaturahmi antaranggota, tetapi juga mencerminkan kerukunan lintas agama yang kuat.
“Sebagai ranting ‘ibu kota’, Kantor Direksi diharapkan dapat menjadi acuan bagi ranting lainnya, meskipun saat ini belum seluruh cabang terwakili,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada manajemen PT Perkebunan Nusantara I dan PT Perkebunan Nusantara IV Regional 7 atas dukungan fasilitas dan kehadiran dalam acara tersebut.
Mengusung tema “Satukan Niat, Bersihkan Hati, Perkuat Silaturahmi”, kegiatan ini dinilai berhasil menghadirkan suasana inklusif. Tidak hanya purnakaryawan Muslim, peserta dari berbagai latar belakang agama juga turut hadir dan berbaur dalam kebersamaan.
Salah satu peserta, Umi Hayati, mengaku terkesan dengan kehangatan acara tersebut. Menurutnya, kebersamaan lintas agama yang terjalin menjadi nilai penting dalam memperkuat persaudaraan.
Sementara itu, tausiyah yang disampaikan oleh Ustadz Lukman Hakim turut menambah kekhidmatan acara, sekaligus mengajak peserta untuk mempererat silaturahmi dan saling memaafkan.
Kegiatan HBH ini berlangsung meriah, lancar, dan penuh sukacita, serta diharapkan dapat terus dilaksanakan dengan skala yang lebih besar di masa mendatang.( Red/Ato )











