• Landing Page
  • Shop
  • Contact
  • Buy JNews
Sabtu, Agustus 29, 2026
  • Login
Demokrasinews.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Tokoh
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Edukasi
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Tokoh
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Edukasi
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Advertorial
No Result
View All Result
Demokrasinews.co.id
No Result
View All Result
Home Hukum & Kriminal

Proyek PSU Rp24 Miliar di Lampung Timur Diselidiki, 52 Desa Terdampak Pekerjaan Tersendat

DemokrasiNews
03/03/2026
in Hukum & Kriminal, Nasional
Proyek PSU Rp24 Miliar di Lampung Timur Diselidiki, 52 Desa Terdampak Pekerjaan Tersendat

DEMOKRASINEWS, Lampung Timur – Proyek Program Peningkatan Prasarana, Sarana dan Utilitas Umum (PSU) tahun anggaran 2025 pada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lampung Timur kini menjadi sorotan serius. Hingga Maret 2026, sejumlah pekerjaan pembangunan jalan rabat beton di 52 desa dilaporkan belum rampung, meski anggaran yang digelontorkan mencapai hampir Rp24 miliar.

Situasi ini membuat Kejaksaan Negeri Lampung Timur bergerak. Aparat penegak hukum tersebut diketahui telah meminta keterangan dari sejumlah pihak, termasuk pejabat di lingkungan DLH dan pihak konsultan.

Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Lampung Timur, Julang Dinar Rhomadlon, membenarkan pihaknya tengah melakukan pendalaman.

Proyek PSU Rp24 Miliar di Lampung Timur Diselidiki, 52 Desa Terdampak Pekerjaan Tersendat Proyek PSU Rp24 Miliar di Lampung Timur Diselidiki, 52 Desa Terdampak Pekerjaan Tersendat Proyek PSU Rp24 Miliar di Lampung Timur Diselidiki, 52 Desa Terdampak Pekerjaan Tersendat

“Kami masih mengumpulkan keterangan terkait pelaksanaan paket pekerjaan di Dinas Lingkungan Hidup. Sudah ada beberapa pihak yang dimintai keterangan. Untuk detailnya belum bisa kami sampaikan,” ujarnya, Minggu (1/3/2026).

Proyek PSU Rp24 Miliar di Lampung Timur Diselidiki, 52 Desa Terdampak Pekerjaan Tersendat

Skema Anggaran Berubah di Tengah Jalan?

Berdasarkan data yang dihimpun, proyek pembangunan jalan rabat beton sepanjang kurang lebih 700 meter dengan lebar 3 meter di masing-masing desa tersebut semula direncanakan sebagai swakelola murni oleh desa melalui Kelompok Masyarakat (Pokmas).

Proyek PSU Rp24 Miliar di Lampung Timur Diselidiki, 52 Desa Terdampak Pekerjaan Tersendat Proyek PSU Rp24 Miliar di Lampung Timur Diselidiki, 52 Desa Terdampak Pekerjaan Tersendat Proyek PSU Rp24 Miliar di Lampung Timur Diselidiki, 52 Desa Terdampak Pekerjaan Tersendat

Namun dalam praktiknya, komposisi anggaran berubah. Sekitar 80 persen anggaran atau senilai Rp18,6 miliar dialihkan untuk pengadaan material yang dilaksanakan DLH melalui rekanan dengan mekanisme e-purchasing. Sementara Pokmas hanya mengelola 20 persen anggaran untuk tenaga kerja dan sewa peralatan.

Perubahan pola pelaksanaan inilah yang kini memunculkan tanda tanya di lapangan.

Saling Tuduh Hambat Pekerjaan

Hasil investigasi di sejumlah desa menemukan adanya ketegangan antara Pokmas dan penyedia material.

Pokmas mengaku suplai material seperti semen, batu split, dan pasir kerap tersendat. Bahkan di beberapa titik, distribusi material berhenti sebelum pekerjaan selesai.

Sebaliknya, pihak penyedia material menilai pengerjaan oleh Pokmas lambat dan penggunaan material dianggap melebihi perhitungan awal.

Akibat tarik-menarik tersebut, progres pembangunan di sejumlah desa terhenti. Beberapa lokasi bahkan masih menyisakan badan jalan yang belum dicor hingga awal Maret 2026.

Proyek PSU Rp24 Miliar di Lampung Timur Diselidiki, 52 Desa Terdampak Pekerjaan Tersendat

Biaya Membengkak, RAB Tak Mengakomodasi

Di Desa Muara Gadingmas, Kecamatan Labuhan Maringgai, material disebut baru dikirim akhir Desember 2025 dan pekerjaan dimulai Januari 2026. Selain faktor cuaca, persoalan teknis distribusi menjadi kendala serius.

Material batu split dan pasir diturunkan di pinggir jalan besar karena akses menuju lokasi tidak dapat dilalui truk. Pokmas terpaksa melangsir material secara manual ke titik pengecoran.

Ironisnya, biaya angkut tambahan tersebut tidak tercantum dalam Rencana Anggaran Biaya (RAB) 20 persen yang dikelola Pokmas. Untuk menutup kebutuhan semen, Pokmas bahkan harus melakukan pembelian secara kas bon di toko material setempat.

Jika kondisi ini terus berlarut, bukan hanya target fisik yang terancam molor, tetapi juga berpotensi memunculkan persoalan administratif dan hukum.

Kejari Turun ke Lapangan

Sumber internal menyebutkan, tim dari Kejaksaan Negeri Lampung Timur telah turun langsung meninjau beberapa desa penerima program. Langkah ini mengindikasikan proses pendalaman tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga menyentuh kondisi faktual di lapangan.

Meski belum ada pernyataan resmi terkait dugaan kerugian negara, publik kini menanti transparansi hasil penyelidikan.

Apakah keterlambatan ini murni persoalan teknis di lapangan? Ataukah ada persoalan lain dalam tata kelola anggaran dan distribusi material?

Proses yang tengah berjalan diharapkan dapat membuka fakta secara terang dan objektif.( Red/Prie/Johan)


Berita Terkini

Indomobil Foton Hadir di GIIAS Surabaya 2026, Bawa Konsep Mobilitas Cerdas untuk Dunia Usaha
Advertorial

Indomobil Foton Hadir di GIIAS Surabaya 2026, Bawa Konsep Mobilitas Cerdas untuk Dunia Usaha

DemokrasiNews
29/08/2026
Danrem 043/Gatam Tegaskan Peran TNI dalam Ketahanan Pangan: “Bantu Petani, Jaga Ketahanan Negara”
Advertorial

Danrem 043/Gatam Tegaskan Peran TNI dalam Ketahanan Pangan: “Bantu Petani, Jaga Ketahanan Negara”

DemokrasiNews
29/08/2026
Pelarian Begal Bersenpi yang Tembak Pelajar di Lampung Utara Berakhir, Polisi Sita Senpi Rakitan
Hukum & Kriminal

Pelarian Begal Bersenpi yang Tembak Pelajar di Lampung Utara Berakhir, Polisi Sita Senpi Rakitan

DemokrasiNews
29/08/2026
Polisi Ungkap Asal Senpi Rakitan yang Dipakai Pelaku Kejahatan di Lampung Utara
Hukum & Kriminal

Polisi Ungkap Asal Senpi Rakitan yang Dipakai Pelaku Kejahatan di Lampung Utara

DemokrasiNews
28/08/2026
Revitalisasi Pasar Dekon Lampung Utara Molor, Pedagang Ancam Batalkan Pembelian Toko
Desa

Revitalisasi Pasar Dekon Lampung Utara Molor, Pedagang Ancam Batalkan Pembelian Toko

DemokrasiNews
28/08/2026
Lampung Timur Raih Penghargaan, Bukti Nyata Kolaborasi Desa dalam Memperkuat Pelindungan PMI
Nasional

Lampung Timur Raih Penghargaan, Bukti Nyata Kolaborasi Desa dalam Memperkuat Pelindungan PMI

DemokrasiNews
28/08/2026

Related News

Bhayangkara Presisi Lampung FC Resmi Diluncurkan, Gubernur, Kapolri, dan Menpora Tekan Sirine Peresmian di Tengah Lautan Suporter

Bhayangkara Presisi Lampung FC Resmi Bermarkas di Lampung, Ini Daftar Pemainnya

29/07/2025
Pemkab Lampung Timur  bersama PWI Gelar Gerakan Nasional Pembagian 10 Juta Bendera Merah Putih

Pemkab Lampung Timur  bersama PWI Gelar Gerakan Nasional Pembagian 10 Juta Bendera Merah Putih

19/08/2023
Tolak UU Cipta Kerja, Ormas dan Mahasiswa Unjuk Rasa Damai Didepan Kantor DPRD Lamteng

Tolak UU Cipta Kerja, Ormas dan Mahasiswa Unjuk Rasa Damai Didepan Kantor DPRD Lamteng

12/10/2020

Laman

  • Privacy Policy
  • Contact
  • Redaksi
  • Beranda

© 2025 DemokrasiNews.co.id

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Nasional
  • Tokoh
  • Sosial Budaya
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Edukasi
  • Zona Wakil Rakyat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Olahraga

© 2025 DemokrasiNews.co.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
error: Hayoo.... Mau Copas Ya? :D
Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
https://demokrasinews.co.id/