DEMOKRASINEWS, Lampung Timur – Seorang remaja putri bernama Hafizah Pratiwi (12 tahun ) kelas 6,Sekolah Dasar, putri ketiga pasangan suami istri Rizal dan Sriyati warga Dusun 5, Rt/Rw 020/007, Desa Rejo Binangun, Kecamatan Raman Utara, Lampung Timur meskipun terlihat normal, bukan penyandang disabilitas pada umumnya, namun ia memiliki cacat tubuh tetap dan diperlukan penanganan medis. Hafizah Pratiwi mengalami cacat bibir sumbing sejak lahir. Karena keterbatasan ekonomi serta biaya sehingga orang tuanya membiarkan Hafizah Pratiwi tumbuh hingga remaja saat ini tanpa menjalani operasi bibir sumbing.
Menurut Rizal orang tua Hafizah Pratiwi kepada Ida Bagus Wisnu tenaga ahli I Komang Koheri Anggota DPR-RI Komisi VIII menjelaskan, putrinya berharap tumbuh seperti gadis pada umumnya, cacat bibir sumbing dapat dilakukan operasi berharap ada bantuan dari pemerintah dan para dermawan.
Ida Bagus Wisnu mengatakan keluarga ini sangat memerlukan biaya untuk kesembuhan putri kesayangannya hingga saat ini belum menemukan jalan keluar untuk biaya melakukan operasi cacat di bagian mulut dan gigi yang di derita anaknya sejak lahir. Meskipun keluarga ini memiliki BPJS kesehatan untuk keperluan lainnya dibutuhkan biaya tambahan dalam perawatan.
Selain itu keluarga ini juga mengharapkan bantuan dari Pemerintah Daerah, baik melalui Program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) maupun program bantuan lain karena pada intinya ingin mendapat perhatian dari pemerintah.
Sebab orang tua Hafizah Pratiwi hanya pekerja honor tata usaha (TU) di SMPN 1 Raman Utara. Tempat tinggalpun hingga kini masih menumpang dan kondisinya sudah rusak belum mampu memperbaikinya. Selain itu secara ekonomi juga terbatas sehingga harus berbuat apa untuk menyambung hidup. Ia ingin melihat anaknya layak seperti anak lain pada umumnya,” pungkasnya.( Red)
Tim DemokrasiNews











