DEMOKRASINEWS, Jakarta – Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat ( PUPR-RI) terus melaksanakan percepatan pembangunan Infrastruktur dan sarana lainnya guna memudahkan masyarakat dalam sektor perekonomian baik pertanian, pariwisata dan transportasi darat serta laut.
Dalam membangun Kementerian PUPR, selain memperhatikan kelayakan secara teknis dan ekonomis, dalam pembangunan Infrastruktur Kementerian PUPR juga mempertimbangkan aspek sosial budaya, salah satunya unsur seni dan wisata.

Dr. Ir. M. Basuki Hadimuljono, M.Sc Menteri PUPR mengatakan, “Pembangunan Infrastruktur dan bangunan tidak hanya harus memenuhi aspek teknis konstruksi dan aspek fungsional saja, namun juga memperhatikan aspek estetika yang bersumber dari unsur seni dan kearifan budaya lokal serta wisata” kata Menteri.

Dr. Ir. M. Basuki Hadimuljono, M.Sc menjelaskan, ” Sentuhan seni dalam infrastruktur dan bangunan gedung akan memberi nilai tambah tersendiri dapat membangun ikatan sosial dengan penggunanya, serta memperkuat rasa memiliki dan kebanggaan terhadap infrastruktur tersebut.
Contohnya di Bali, di mana unsur seni secara turun-temurun mempengaruhi beragam unsur kehidupan secara kental, termasuk infrastruktur. Dengan seni, maka infrastruktur publik sebagai unsur pembentuk ruang-ruang kota dan kawasan tidak lagi kering, monoton dan menjemukan. Sebaliknya, kota akan kaya dengan sentuhan estetik dan ikonik yang membuatnya berbeda dari satu tempat ke tempat lainnya,” jelas Menteri PUPR.( Hms Kementerian PUPR RI)
Tim DemokrasiNews











