DEMOKRASINEWS, Lampung Timur–Basarnas Lampung siapkan 30 tim relawan atau satgas untuk mendukung dan membantu pelaksanaan operasi pencarian dan pertolongan saat terjadi peristiwa khususnya di perairan pesisir kabupaten Lampung Timur.
30 tim satgas itu terdiri dari 22 anggota Nelayan tergabung HNSI Lamtim, 2 orang BPBD Lamtim, 3 orang rescue Gaspol Lampung, 1 orang Dekap Indonesia dan 2 orang Basarnas Lampung.
Selama 5 hari, mereka selanjutnya di berikan pelatihan teknis pertolongan Air sekaligus mengoptimalkan sumber daya manusia dan sinergitas Potensi SAR wilayah Lamtim dalam mendukung kesiapsiagaan dan pelaksanaan operasi pencarian dan pertolongan.
Hadir dalam pembukaan pelatihan Inspektur Badan Nasional Pencarian Dan Pertolongan, Brigjen TNI Chanlan Adilane, Bupati Lampung Timur Dawam Rahardjo, Kepala Basarnas Lampung Jumaril di Desa Muara Gading Mas Kecamatan Labuhan Maringgai, (6/4/2021).
“Musibah terbanyak adalah di air. Dengan adanya ini, setidaknya bisa meminimalisir adanya korban jiwa. Saya harapkan adanya kelalaian dan keterlambatan dalam pelaporan bisa di atasi” kata Brigjen Chanlan Adilane.
“Bisa menyelamatkan diri sendiri dan bisa pula dapat membantu penyelamatan saat kejadian yang lain” tambahnya.
Sementara Bupati Lampung Timur Dawam Rahardjo berharap pelatihan ini dapat menghasilkan output dan memiliki kompetensi nyata serta semangat kemanusiaan untuk memberikan pelayanan di bidang SAR seoptimal mungkin.
Redaksi DemokrasiNews











