• Landing Page
  • Shop
  • Contact
  • Buy JNews
Sabtu, Oktober 24, 2026
  • Login
Demokrasinews.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Tokoh
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Edukasi
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Tokoh
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Edukasi
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Advertorial
No Result
View All Result
Demokrasinews.co.id
No Result
View All Result
Home Peristiwa

BNPB Pantau Karhutla Way Kambas dari Udara, 40 Hektare Lahan Dilaporkan Belum Padam

DemokrasiNews
24/10/2026
in Peristiwa, Nasional
BNPB Pantau Karhutla Way Kambas dari Udara, 40 Hektare Lahan Dilaporkan Belum Padam

DEMOKRASINEWS, Lampung Timur, 24 Oktober 2026 — Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Kristomei Sianturi meninjau penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Kabupaten Lampung Timur, Provinsi Lampung, Sabtu (24/10/2026). Pemantauan udara dilakukan untuk mengidentifikasi sebaran titik api, area yang masih mengeluarkan asap, serta menentukan lokasi prioritas pemadaman.

Berdasarkan laporan tim pendampingan BNPB, kebakaran yang terjadi sejak 22 September 2026 itu masih menyisakan sekitar 40 hektare area terbakar yang belum padam. Sehari sebelumnya, Jumat (23/10), tim gabungan berhasil memadamkan api di area seluas sekitar 10,2 hektare. Angka tersebut merupakan estimasi berdasarkan pemantauan dan evaluasi lapangan.

Petugas menghadapi sejumlah kendala dalam proses pemadaman. Vegetasi yang rapat menghambat air dari helikopter water bombing mencapai permukaan lahan secara optimal. Selain itu, sumber air berjarak sekitar 1,5 kilometer dari titik api. Keterbatasan akses, peralatan, dan logistik juga menyulitkan pergerakan personel di lokasi kebakaran.

BNPB Pantau Karhutla Way Kambas dari Udara, 40 Hektare Lahan Dilaporkan Belum Padam BNPB Pantau Karhutla Way Kambas dari Udara, 40 Hektare Lahan Dilaporkan Belum Padam BNPB Pantau Karhutla Way Kambas dari Udara, 40 Hektare Lahan Dilaporkan Belum Padam

Pemerintah Provinsi Lampung mengoordinasikan sekitar 350 personel gabungan untuk menangani karhutla. Mereka terdiri atas unsur BPBD provinsi dan kabupaten, pemadam kebakaran, TNI, Polri, BNPB, BMKG, Satgas Darat TNWK, serta mitra terkait. Tim mengombinasikan operasi darat dan udara, pemantauan titik api, serta pembukaan jalur untuk mendukung pemadaman.

Upaya penanganan juga didukung operasi modifikasi cuaca (OMC) pada Jumat (23/10) menggunakan pesawat Cessna Caravan. Tim melaksanakan dua sortie penyemaian garam atau natrium klorida (NaCl), masing-masing sebanyak 1.000 kilogram, di wilayah TNWK dan Kabupaten Lampung Barat.

Namun, operasi penyemaian awan tidak dapat dilanjutkan ketika kondisi atmosfer tidak mendukung terbentuknya awan potensial. BNPB, pemerintah daerah, dan BMKG menyesuaikan langkah penanganan berdasarkan perkembangan cuaca dan kondisi lapangan.

BNPB Pantau Karhutla Way Kambas dari Udara, 40 Hektare Lahan Dilaporkan Belum Padam BNPB Pantau Karhutla Way Kambas dari Udara, 40 Hektare Lahan Dilaporkan Belum Padam BNPB Pantau Karhutla Way Kambas dari Udara, 40 Hektare Lahan Dilaporkan Belum Padam

Dalam peninjauan tersebut, Kristomei mengarahkan agar seluruh unsur melaksanakan penanganan secara terpadu dengan mengutamakan keselamatan personel, kecepatan respons, dan ketepatan penentuan lokasi prioritas. Tim juga perlu menyinkronkan hasil pemantauan udara dengan laporan personel darat, data titik panas, dan informasi cuaca untuk mendukung keputusan operasional.

Sebelum menjabat Kepala BNPB pada 15 Oktober 2026, Kristomei pernah menjabat Panglima Kodam XXI/Radin Inten yang membawahi Lampung dan Bengkulu serta Komandan Kodim 0424/Tanggamus. Sehari sebelum meninjau Way Kambas, ia juga mengunjungi kawasan Gunung Arjuno, Jawa Timur, untuk melihat penanganan kebakaran.

Selain pemadaman, BNPB menekankan pentingnya pencegahan untuk menekan risiko kebakaran berulang. Masyarakat dan pihak yang beraktivitas di sekitar kawasan rawan diminta tidak membakar lahan, memastikan api benar-benar padam setelah digunakan, serta segera melaporkan indikasi kebakaran kepada petugas.

Penanganan karhutla di Way Kambas menjadi bagian dari upaya melindungi kawasan konservasi, habitat satwa, dan masyarakat dari dampak kebakaran serta asap. Koordinasi lintas sektor, kesiapsiagaan personel, dan pemantauan berkelanjutan diperlukan untuk mengendalikan titik api dan mencegah kebakaran meluas.(Red/ Rls Humas BNPB)


Berita Terkini

Gubernur Mirza Percepat Pemadaman Karhutla TNWK, 360 Personel Dikerahkan dan Kesehatan Warga Dipantau
Peristiwa

Gubernur Mirza Percepat Pemadaman Karhutla TNWK, 360 Personel Dikerahkan dan Kesehatan Warga Dipantau

DemokrasiNews
24/10/2026
Way Kambas Siapkan Gajah Sumatera Hidup Tanpa Rantai, Tim Thailand Beri Pendampingan
Wisata

Way Kambas Siapkan Gajah Sumatera Hidup Tanpa Rantai, Tim Thailand Beri Pendampingan

DemokrasiNews
24/10/2026
Kapolri Ungkap Pabrik Sabu di Pidie, Polisi Sita 1,2 Ton Barang Bukti
Hukum & Kriminal

Kapolri Ungkap Pabrik Sabu di Pidie, Polisi Sita 1,2 Ton Barang Bukti

DemokrasiNews
24/10/2026
19 Ruas Jalan di Lampung Diusulkan Dapat Anggaran IJD Rp600 Miliar, Tunggu Kepastian Pusat
Desa

19 Ruas Jalan di Lampung Diusulkan Dapat Anggaran IJD Rp600 Miliar, Tunggu Kepastian Pusat

DemokrasiNews
24/10/2026
Bupati Lampung Utara Tinjau Lahan Sawit PT Nakau Pascakebakaran, Luas Terdampak Diperkirakan 33 Hektare
Peristiwa

Bupati Lampung Utara Tinjau Lahan Sawit PT Nakau Pascakebakaran, Luas Terdampak Diperkirakan 33 Hektare

DemokrasiNews
24/10/2026
Kebakaran TN Way Kambas Belum Padam, 40 Hektare Masih Terbakar
Peristiwa

Kebakaran TN Way Kambas Belum Padam, 40 Hektare Masih Terbakar

DemokrasiNews
24/10/2026

Related News

Koramil Sribhawono Disiplinkan Protokol Kesehatan Masyarakat di tengah pandemi Covid 19

Koramil Sribhawono Disiplinkan Protokol Kesehatan Masyarakat di tengah pandemi Covid 19

15/07/2020
Jadi Narsum Wali Kota Menyapa, Gubernur Ganjar: Lapak UMKM yang Paling Bagus untuk Economic Recovery

Jadi Narsum Wali Kota Menyapa, Gubernur Ganjar: Lapak UMKM yang Paling Bagus untuk Economic Recovery

26/01/2022
Jadwal Pilkakon Tanggamus Tunggu Petunjuk Mendagri

Jadwal Pilkakon Tanggamus Tunggu Petunjuk Mendagri

24/09/2020

Laman

  • Privacy Policy
  • Contact
  • Redaksi
  • Beranda
  • Beranda
  • Contact
  • Privacy Policy
  • Redaksi

© 2026 DemokrasiNews.co.id

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Nasional
  • Tokoh
  • Sosial Budaya
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Edukasi
  • Zona Wakil Rakyat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Olahraga

© 2026 DemokrasiNews.co.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
error: Hayoo.... Mau Copas Ya? :D
Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
https://demokrasinews.co.id/