• Landing Page
  • Shop
  • Contact
  • Buy JNews
Kamis, Agustus 6, 2026
  • Login
Demokrasinews.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Tokoh
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Edukasi
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Tokoh
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Edukasi
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Advertorial
No Result
View All Result
Demokrasinews.co.id
No Result
View All Result
Home Edukasi

Merawat Harapan di Setiap Perjalanan: Kisah Ayah Tunggal yang Berjuang Demi Buah Hati

DemokrasiNews
06/08/2026
in Edukasi
Lavc61.3.100

Lavc61.3.100


DEMOKRASINEWS, Kolaka,6 Agustus 2026 — Di usia 27 tahun, Tri Rama Dandi menjalani peran yang tidak ringan. Warga Kota Kolaka, Sulawesi Tenggara, itu menjadi satu-satunya orang tua yang mengasuh putranya yang baru berusia 19 bulan setelah berpisah dengan sang istri. Setiap hari, Rama harus membagi waktu antara mencari nafkah dan memastikan kebutuhan sang buah hati tetap terpenuhi.

Tanpa keluarga yang dapat membantu menjaga anak dan dengan keterbatasan biaya untuk menyewa pengasuh, Rama dihadapkan pada pilihan yang tidak mudah. Ia membutuhkan pekerjaan yang tidak hanya menghasilkan pendapatan, tetapi juga memberinya keleluasaan untuk selalu hadir bagi anaknya.

“Kalau saya kerja biasa, kan tidak bisa bawa anak. Jadi pasti anak saya ditinggal lama, enggak ada yang jagain. Makanya saya pilih narik Maxim,” ujar Rama.

Merawat Harapan di Setiap Perjalanan: Kisah Ayah Tunggal yang Berjuang Demi Buah Hati Merawat Harapan di Setiap Perjalanan: Kisah Ayah Tunggal yang Berjuang Demi Buah Hati Merawat Harapan di Setiap Perjalanan: Kisah Ayah Tunggal yang Berjuang Demi Buah Hati

Bagi Rama, pekerjaan dengan jam kerja tetap bukanlah pilihan yang memungkinkan. Ia harus siap pulang sewaktu-waktu ketika anaknya membutuhkan perhatian, mulai dari memberi makan, menidurkan, hingga merawat ketika sakit. Kondisi tersebut membuat pekerjaan sebagai mitra pengemudi transportasi daring menjadi solusi yang paling sesuai dengan situasi hidupnya saat ini.

Namun, perjalanan Rama mencari nafkah tidak selalu seperti sekarang. Sebelum bergabung sebagai mitra pengemudi Maxim, ia sempat membuka usaha ayam geprek. Saat itu, sang anak selalu ikut menemaninya berjualan hingga larut malam.

“Waktu jualan ayam geprek, kadang habisnya cepat tapi juga kadang lama. Kadang jam satu malam baru habis. Saya kasihan lihat anak saya yang kecapekan ikut saya jualan sampai malam, makanya saya pilih narik Maxim,” tuturnya.

Pengalaman tersebut menjadi titik balik. Rama memutuskan mencari pekerjaan yang memberinya kebebasan mengatur waktu tanpa harus mengorbankan tumbuh kembang putranya.

Kini, sebagai mitra pengemudi Maxim, Rama dapat menentukan sendiri kapan mulai bekerja, jenis layanan yang ingin diambil, hingga area operasional yang dipilih. Ia sengaja membatasi jarak perjalanan sekitar empat kilometer dan lebih sering menerima pesanan antar makanan dibandingkan mengantar penumpang agar dapat segera kembali ke rumah.

Rutinitas kerjanya pun mengikuti jadwal sang anak. Saat putranya masih terlelap di pagi hari, Rama memanfaatkan waktu tersebut untuk menerima pesanan. Ketika anaknya tidur siang, ia kembali bekerja. Sebaliknya, pada malam hari ia hampir tidak pernah mengambil order karena memilih tetap mendampingi anaknya di rumah.

Apabila putranya sedang sakit, Rama tidak ragu menghentikan aktivitas bekerja hingga kondisi anaknya membaik. Menurutnya, keleluasaan mengatur waktu merupakan keuntungan terbesar yang sulit ditemukan pada pekerjaan dengan sistem jam kerja tetap.

Di tengah perjuangannya sebagai ayah tunggal, Rama juga mendapat perhatian dari Maxim Indonesia. Perusahaan memberikan bantuan berupa voucher belanja untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari, termasuk susu dan perlengkapan bayi. Selain itu, Rama memperoleh keringanan komisi sebesar satu persen untuk setiap pesanan yang diselesaikannya.

Tak hanya itu, seluruh mitra pengemudi Maxim juga memiliki kesempatan mengikuti program perlindungan melalui BPJS Ketenagakerjaan serta memperoleh santunan dari Yayasan Pengemudi Selamat Sejahtera Indonesia (YPSSI) apabila mengalami risiko kecelakaan saat menjalankan order.

Bagi Rama, nilai terbesar dari pekerjaannya bukan semata-mata besarnya penghasilan yang diperoleh. Lebih dari itu, pekerjaan ini memberinya kesempatan untuk tetap menyaksikan setiap tahap tumbuh kembang putranya.

Setiap pesanan yang berhasil diselesaikan memiliki arti tersendiri. Dari sanalah kebutuhan anak, seperti susu, popok, hingga keperluan harian lainnya dapat terpenuhi. Walaupun pendapatannya tidak selalu sama setiap hari, Rama mengaku merasa lebih tenang karena tetap dapat menjalankan perannya sebagai pencari nafkah tanpa kehilangan momen berharga bersama sang buah hati.

Rama pun menyadari bahwa pekerjaannya saat ini bukan tujuan akhir. Baginya, menjadi mitra pengemudi merupakan solusi sementara hingga putranya tumbuh lebih mandiri dan dapat mengikuti penitipan anak. Sampai saat itu tiba, fleksibilitas bekerja menjadi penopang yang membantunya menjalani dua peran sekaligus—sebagai ayah yang mencari nafkah sekaligus sosok yang selalu hadir mendampingi anaknya.

Kisah Rama menjadi potret bahwa di balik setiap perjalanan mencari penghasilan, ada perjuangan yang sering kali tidak terlihat. Fleksibilitas dalam bekerja bukan hanya soal mengatur jam operasional, melainkan juga memberi ruang bagi seorang orang tua untuk tetap menjalankan tanggung jawabnya membesarkan anak dengan penuh kasih sayang.

Tentang Maxim

Maxim merupakan penyedia layanan transportasi daring yang mulai beroperasi di Indonesia pada 2018. Memasuki tahun kedelapan operasionalnya di Tanah Air, layanan Maxim telah hadir di lebih dari 400 kota di Indonesia dan terus memperluas jangkauan layanannya untuk memenuhi kebutuhan mobilitas masyarakat.( Red/Rls pr_indonesia@taximaxim.com )


Berita Terkini

AKBP Raswidiati Anggraini Resmi Pimpin Polres Lampung Utara, Polwan Pertama Jabat Kapolres
Advertorial

AKBP Raswidiati Anggraini Resmi Pimpin Polres Lampung Utara, Polwan Pertama Jabat Kapolres

DemokrasiNews
05/08/2026
Cerdas: Catatan Redaksi DemokrasiNews.co.id
Opini

Cerdas: Catatan Redaksi DemokrasiNews.co.id

DemokrasiNews
04/08/2026
Dari Kawasan Register Menuju Terang: Pemkab Lampung Timur Percepat Listrik untuk Ribuan Warga
Desa

Dari Kawasan Register Menuju Terang: Pemkab Lampung Timur Percepat Listrik untuk Ribuan Warga

DemokrasiNews
04/08/2026
Swadaya Warga Lampung Timur Bangun Jalan Permukiman, Jadi Alarm Keras Percepatan Infrastruktur Daerah
Desa

Swadaya Warga Lampung Timur Bangun Jalan Permukiman, Jadi Alarm Keras Percepatan Infrastruktur Daerah

DemokrasiNews
04/08/2026
Sekolah Swasta Dilarang Potong Dana PIP untuk Seragam, LBH AP PWM Lampung Tekankan Transparansi Pengelolaan Dana BOSP
Advertorial

Sekolah Swasta Dilarang Potong Dana PIP untuk Seragam, LBH AP PWM Lampung Tekankan Transparansi Pengelolaan Dana BOSP

DemokrasiNews
30/07/2026
Akademisi Soroti Pembayaran UPS ASN Terpidana Korupsi di Lampung Utara, Desak Audit Menyeluruh
Opini

Akademisi Soroti Pembayaran UPS ASN Terpidana Korupsi di Lampung Utara, Desak Audit Menyeluruh

DemokrasiNews
30/07/2026

Related News

Nelayan Nekat Maling Motor Depan Masjid di Labuhan Maringgai Lampung Timur

Nelayan Nekat Maling Motor Depan Masjid di Labuhan Maringgai Lampung Timur

11/08/2020
Wapres Gibran dan KSP Tinjau Sekolah, Pasar, dan Proyek Tol di Palembang

Wapres Gibran dan KSP Tinjau Sekolah, Pasar, dan Proyek Tol di Palembang

28/09/2025
Jokowi Apresiasi Lompatan Kerja Kementan Dalam Produksi Benih Unggul Padi

Jokowi Apresiasi Lompatan Kerja Kementan Dalam Produksi Benih Unggul Padi

13/07/2022

Laman

  • Privacy Policy
  • Contact
  • Redaksi
  • Beranda

© 2025 DemokrasiNews.co.id

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Nasional
  • Tokoh
  • Sosial Budaya
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Edukasi
  • Zona Wakil Rakyat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Olahraga

© 2025 DemokrasiNews.co.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
error: Hayoo.... Mau Copas Ya? :D
Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
https://demokrasinews.co.id/