DEMOKRASINEWS, Lampung Timur, 4 Agustus 2026 – Estafet kepemimpinan di Polres Lampung Timur resmi berganti. AKBP Yuliansyah kini menjabat sebagai Kapolres Lampung Timur menggantikan AKBP Heti Patmawati, yang mendapat amanah baru sebagai Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum (Wadir Krimum) Polda Lampung.
Pergantian kepemimpinan tersebut ditandai dengan Welcome and Farewell Parade yang berlangsung di Lapangan Satya Haprabu Polres Lampung Timur, Selasa (4/8/2026). Tradisi penyambutan dan pelepasan pimpinan itu dihadiri Wakapolres, pejabat utama, para Kapolsek, personel Polres Lampung Timur, aparatur sipil negara (ASN), serta Bhayangkari dalam suasana khidmat dan penuh kekeluargaan.
Dalam sambutan perpisahannya, AKBP Heti Patmawati menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi kepada seluruh personel atas dukungan selama memimpin Polres Lampung Timur selama satu tahun enam bulan.


Menurutnya, berbagai prestasi yang berhasil diraih tidak terlepas dari soliditas dan kerja sama seluruh jajaran.
“Terima kasih, terima kasih, dan mohon maaf lahir batin atas semua yang saya kerjakan selama bertugas di Lampung Timur. Semua prestasi yang diraih merupakan hasil kerja keras seluruh pejabat utama, para Kapolsek, dan seluruh personel,” ujar AKBP Heti.
Selama masa kepemimpinannya, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kabupaten Lampung Timur tetap terjaga kondusif. Polres Lampung Timur juga mampu mempertahankan sejumlah capaian strategis, di antaranya penghargaan Pelayanan Publik Kategori A serta berbagai prestasi dalam Analisa dan Evaluasi (Anev) di lingkungan Polda Lampung.
Mengakhiri sambutannya, Heti berpesan agar seluruh personel terus menjaga integritas dan memberikan pelayanan yang humanis kepada masyarakat.
“Jagalah diri kita, jagalah keluarga kita, dan jagalah institusi kita. Hadirlah di tengah masyarakat dengan sikap humanis, jangan menyakiti hati masyarakat. Hindari narkoba, judi online, maupun pelanggaran lainnya yang dapat mencoreng nama baik Polri,” pesannya.
Sementara itu, Kapolres Lampung Timur yang baru, AKBP Yuliansyah, mengaku menyadari tantangan besar yang diembannya. Ia menilai pendahulunya telah meninggalkan fondasi organisasi yang kuat dengan berbagai prestasi membanggakan.
“Terus terang saya merasa deg-degan menerima amanah ini. Saya melanjutkan kepemimpinan Ibu Heti yang saya tahu kualitas kinerjanya sangat luar biasa. Polres Lampung Timur selalu berprestasi dan menjadi perhatian di tingkat Polda,” kata Yuliansyah.
Ia menegaskan komitmennya untuk mempertahankan bahkan meningkatkan capaian yang telah diraih. Menurutnya, keberhasilan institusi hanya dapat diwujudkan melalui kekompakan seluruh personel.
“Apa yang sudah baik agar tetap dipertahankan. Saya mohon dukungan dan kerja sama seluruh personel. Jangan sampai Polres Lampung Timur mengalami penurunan prestasi. Mari kita lanjutkan capaian yang sudah diraih bersama,” ujarnya.
Yuliansyah juga membuka ruang komunikasi dengan seluruh anggota selama proses adaptasi sebagai Kapolres. Ia berharap dapat diterima sebagai bagian dari keluarga besar Polres Lampung Timur sekaligus bersama-sama menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.
Pergantian Kapolres Lampung Timur merupakan bagian dari rotasi jabatan yang dilaksanakan Polda Lampung. Sehari sebelumnya, Senin (3/8/2026), Kapolda Lampung Irjen Pol. Helfi Assegaf memimpin langsung upacara serah terima jabatan (Sertijab) terhadap 12 pejabat strategis di Gedung Serbaguna Presisi Polda Lampung.
Rotasi tersebut mencakup empat Pejabat Utama Polda Lampung dan delapan Kapolres jajaran sebagai bagian dari regenerasi kepemimpinan dan penyegaran organisasi guna meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas kepolisian serta kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol. Yuni Iswandari Yuyun mengatakan mutasi jabatan merupakan mekanisme pembinaan organisasi yang dilakukan secara berkala untuk menjaga dinamika organisasi serta meningkatkan profesionalisme personel.
“Pergantian pejabat merupakan proses yang alamiah dalam organisasi Polri. Melalui penyegaran ini diharapkan setiap pejabat dapat segera menyesuaikan diri dengan tugas dan tanggung jawabnya, memperkuat sinergi internal maupun eksternal, serta terus menghadirkan pelayanan kepolisian yang profesional, humanis, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, hadirnya kepemimpinan baru di sejumlah fungsi dan wilayah diharapkan semakin memperkuat pelaksanaan tugas pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, penegakan hukum, perlindungan, pengayoman, serta pelayanan publik sejalan dengan implementasi Polri Presisi.
Pergantian kepemimpinan di Polres Lampung Timur menjadi simbol keberlanjutan organisasi yang tidak hanya menitikberatkan pada regenerasi, tetapi juga menjaga kesinambungan prestasi dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Dengan semangat kolaborasi dan profesionalisme, kepemimpinan baru diharapkan mampu menjawab tantangan keamanan yang semakin dinamis sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi Polri.(Red/Supriyono)











