• Landing Page
  • Shop
  • Contact
  • Buy JNews
Jumat, Mei 15, 2026
  • Login
Demokrasinews.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Tokoh
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Edukasi
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Tokoh
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Edukasi
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Advertorial
No Result
View All Result
Demokrasinews.co.id
No Result
View All Result
Home Peristiwa

Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Polri Gunakan Scientific Crime Investigation

DemokrasiNews
15/03/2026
in Peristiwa, Hukum & Kriminal, Nasional
Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Polri Gunakan Scientific Crime Investigation

DEMOKRASINEWS, Jakarta – Kepolisian Negara Republik Indonesia tengah melakukan penyelidikan atas dugaan penganiayaan berat berupa penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus, di Jakarta Pusat pada Kamis (12/3/2026) malam.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir mengatakan kasus tersebut mendapat perhatian khusus dari Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo. Saat ini kepolisian masih melakukan proses penyelidikan untuk mengungkap pelaku dan motif penyerangan.

“Polri telah melakukan olah tempat kejadian perkara, memeriksa saksi-saksi, serta mengumpulkan sejumlah barang bukti guna mengungkap pelaku dan motif kejadian,” kata Isir dalam keterangannya.

Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Polri Gunakan Scientific Crime Investigation Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Polri Gunakan Scientific Crime Investigation Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Polri Gunakan Scientific Crime Investigation

Menurutnya, proses pengungkapan kasus dilakukan dengan pendekatan scientific crime investigation agar peristiwa pidana dapat terungkap secara terang dan profesional.

Sementara itu, korban masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit akibat luka yang dideritanya. Kepolisian berharap kondisi korban segera pulih.

Polri juga mengimbau masyarakat yang mengetahui peristiwa tersebut untuk memberikan informasi kepada pihak kepolisian guna membantu proses pengungkapan kasus.

Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Polri Gunakan Scientific Crime Investigation

Reaksi Sejumlah Tokoh

Yusril Ihza Mahendra

Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra menilai penyerangan tersebut merupakan tindakan yang merusak demokrasi dan melanggar hak asasi manusia.

Ia meminta aparat penegak hukum, khususnya Polri, mengusut tuntas kasus ini hingga mengungkap aktor intelektual di balik serangan tersebut.

Anis Hidayah

Ketua Komnas HAM Anis Hidayah mengecam keras aksi penyiraman air keras yang menimpa Andrie Yunus. Ia menegaskan tindakan tersebut bukan sekadar kriminalitas biasa, melainkan ancaman serius terhadap demokrasi dan perlindungan HAM di Indonesia.

Menurutnya, peristiwa tersebut merupakan pelanggaran terhadap hak atas rasa aman yang dijamin dalam Pasal 28G UUD 1945 serta Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang HAM.

Novel Baswedan

Penyidik senior yang pernah menjadi korban penyiraman air keras, Novel Baswedan, juga menilai serangan terhadap Andrie Yunus tidak dapat dianggap sebagai tindak kriminal biasa.

“Dia siram muka karena air keras kemungkinan besar gagal napas dan bisa meninggal,” kata Novel dalam jumpa pers bersama Koalisi Masyarakat Sipil, Jumat (13/3/2026).

Bonnie Triyana

Anggota DPR RI Bonnie Triyana menyatakan kekerasan terhadap aktivis KontraS merupakan serangan terhadap perjuangan panjang hak asasi manusia di Indonesia.

“Praktik kotor masa lalu ini tidak boleh terulang di era reformasi,” ujarnya. Ia mendesak kepolisian segera menangkap pelaku dan mengungkap aktor intelektual di balik serangan tersebut.

Penyelidikan Kepolisian

Polri memastikan akan menindak tegas pelaku penyiraman air keras tersebut tanpa pandang bulu.

Proses penyelidikan melibatkan Polres Metro Jakarta Pusat, Polda Metro Jaya, hingga Mabes Polri.

Saat ini penyidik tengah mendalami sejumlah bukti, termasuk rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi kejadian serta keterangan saksi yang berada di tempat kejadian perkara.

“Harapannya pelaku dapat segera teridentifikasi,” ujar Isir.

Sebelumnya, Andrie Yunus diserang oleh orang tidak dikenal menggunakan cairan yang diduga air keras pada Kamis (12/3/2026) sekitar pukul 23.00 WIB.

Serangan terjadi setelah ia selesai melakukan perekaman siniar di Kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) dalam diskusi bertajuk “Remiliterisme dan Judicial Review di Indonesia.”

Koordinator Badan Pekerja KontraS Dimas Bagus Arya mengatakan korban mengalami luka serius di sejumlah bagian tubuh.

“Hasil pemeriksaan menunjukkan korban mengalami luka bakar sekitar 24 persen pada bagian tangan, wajah, dada, dan mata,” ujarnya.

Korban kemudian segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis intensif.(Red/Prie/Rls Radar24.id)


Berita Terkini

Penembak Bripka Arya Supena Tewas Saat Disergap di Teluk Hantu
Hukum & Kriminal

Penembak Bripka Arya Supena Tewas Saat Disergap di Teluk Hantu

DemokrasiNews
15/05/2026
KDKMP Didorong Perkuat Ekonomi Lokal dan Kemandirian Desa
Edukasi

KDKMP Didorong Perkuat Ekonomi Lokal dan Kemandirian Desa

DemokrasiNews
14/05/2026
TNI AL Selamatkan Negara dari Kerugian Rp14,75 Triliun dari Penyelundupan SDA dan Narkoba
Hukum & Kriminal

TNI AL Selamatkan Negara dari Kerugian Rp14,75 Triliun dari Penyelundupan SDA dan Narkoba

DemokrasiNews
14/05/2026
Presiden Prabowo Saksikan Penyelamatan Aset Negara Rp10,27 Triliun dan 2,37 Juta Hektare Hutan
Nasional

Presiden Prabowo Saksikan Penyelamatan Aset Negara Rp10,27 Triliun dan 2,37 Juta Hektare Hutan

DemokrasiNews
14/05/2026
Haji Bukan Sekadar Perjalanan, Tetapi Latihan Kesabaran dan Keikhlasan
Sosial Budaya

Haji Bukan Sekadar Perjalanan, Tetapi Latihan Kesabaran dan Keikhlasan

DemokrasiNews
14/05/2026
Eks Gubernur Lampung Hadiri Sidang Korupsi Dana PI Rp271,5 Miliar
Hukum & Kriminal

Eks Gubernur Lampung Hadiri Sidang Korupsi Dana PI Rp271,5 Miliar

DemokrasiNews
14/05/2026

Related News

Update Covid-19 : 4 Orang Meninggal Dunia, 74 Kasus Baru Covid-19 di Lampung Timur

Update Covid-19 : 4 Orang Meninggal Dunia, 74 Kasus Baru Covid-19 di Lampung Timur

27/07/2021
Ni Ketut Dewi Nadi Gelar Sosperda Nomor 3 tahun 2020 Terkait Pandemi Covid-19

Ni Ketut Dewi Nadi Gelar Sosperda Nomor 3 tahun 2020 Terkait Pandemi Covid-19

18/10/2021
Presiden Jokowi: Indonesia Perlu Susun Visi Taktis Ketahanan Pangan Lima Tahun Kedepan

Presiden Jokowi: Indonesia Perlu Susun Visi Taktis Ketahanan Pangan Lima Tahun Kedepan

30/09/2023

Laman

  • Privacy Policy
  • Contact
  • Redaksi
  • Beranda

© 2025 DemokrasiNews.co.id

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Nasional
  • Tokoh
  • Sosial Budaya
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Edukasi
  • Zona Wakil Rakyat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Olahraga

© 2025 DemokrasiNews.co.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
error: Hayoo.... Mau Copas Ya? :D
Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
https://demokrasinews.co.id/