DEMOKRASINEWS, Tulang Bawang – Dua peristiwa kriminal berdarah menggemparkan masyarakat Kabupaten Tulang Bawang dalam waktu berdekatan. Seorang pegawai Bulog tewas setelah dibacok menggunakan senjata tajam jenis samurai, sementara di lokasi berbeda seorang pemuda juga ditemukan meninggal dunia dengan sejumlah luka tusuk.
Peristiwa pertama terjadi di Kampung Suka Bhakti, Kecamatan Gedung Aji Baru, Tulang Bawang, pada Jumat (13/3/2026) sekitar pukul 08.30 WIB.
Korban diketahui bernama Ahmad Fajar Aries Saputra (40), seorang pegawai Bulog yang tinggal di rumah kontrakan di wilayah tersebut.
Korban mengalami luka bacok serius di beberapa bagian tubuh, di antaranya perut, kedua tangan, wajah, serta leher. Ia sempat dievakuasi ke rumah sakit dalam kondisi bersimbah darah, namun nyawanya tidak tertolong.
Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Iswandari membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan, peristiwa pembacokan bermula ketika dua orang pria mendatangi pemilik rumah kos untuk mencari korban.
Setelah dipertemukan, sempat terjadi percakapan antara korban dan para pelaku sebelum akhirnya terjadi aksi pembacokan.
“Pelaku berjumlah dua orang dan sempat berkomunikasi dengan korban sebelum pembacokan terjadi,” ujar Yuni saat diwawancarai di Mapolresta Bandar Lampung, Jumat (13/3/2026).
Polisi bergerak cepat dan berhasil menangkap salah satu pelaku berinisial J di wilayah Kecamatan Bakung, Tulang Bawang. Sementara satu pelaku lainnya masih dalam pengejaran.
Barang bukti yang diamankan berupa senjata tajam jenis samurai yang diduga digunakan dalam aksi tersebut.
Polisi menduga motif sementara terkait persoalan asmara dan dendam pribadi. Berdasarkan pemeriksaan awal, korban dan pelaku diketahui saling mengenal.
“Motif sementara adalah kecemburuan dan sakit hati, karena adik dari pelaku diduga memiliki hubungan dekat dengan korban,” jelasnya.
Jenazah korban kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung untuk proses pemeriksaan lebih lanjut.

Pemuda Tewas dengan 12 Luka Tusuk
Peristiwa berdarah lainnya terjadi di area perkebunan karet Desa Bujuk Agung, Kecamatan Banjar Margo, Tulang Bawang, pada Jumat sore (13/3/2026).
Korban diketahui bernama Priyatna alias Olek (30). Ia sebelumnya diketahui mengonsumsi minuman keras bersama rekannya YN (29) di lokasi kejadian.
Keduanya disebut juga menghirup lem jenis Aibon sebelum peristiwa tragis tersebut terjadi.
Warga kemudian menemukan korban tergeletak di area perkebunan karet dalam posisi terlentang. Pada tubuh korban ditemukan sekitar 12 luka tusuk dan sayatan senjata tajam, yang menyebabkan korban meninggal dunia akibat kehabisan darah.
Kepala Desa Bujuk Agung, Iskandar, mengatakan korban dan terduga pelaku merupakan teman dekat sejak kecil, bahkan masih memiliki hubungan keluarga.
“Kami awalnya tidak percaya saat mendapat kabar. Korban dan pelaku ini kawan sejak kecil dan masih ada hubungan saudara. Setelah kami datang ke lokasi, ternyata benar korban adalah warga kami,” ujar Iskandar.
Saat ini, pihak Polsek Banjar Agung masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. Identitas terduga pelaku telah diketahui oleh pihak kepolisian.
Sementara itu, jenazah korban telah dievakuasi ke rumah sakit sebelum akhirnya diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.( Red/Prie/Ato/Gun)











