DEMOKRASINEWS,Jakarta, – Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Letjen TNI (Purn) AM Putranto memimpin rapat koordinasi di Bina Graha, Kamis kemarin(11/9/2025), bersama sejumlah kementerian/lembaga terkait. Rapat tersebut membahas pembangunan dan operasional Pos Lintas Batas Negara (PLBN) sebagai tindak lanjut Instruksi Presiden mengenai target pembangunan 18 PLBN hingga 2024.
Hingga kini, 15 PLBN telah selesai dibangun dan diresmikan. Namun, dua di antaranya—yakni PLBN Sebatik dan Long Nawang—belum beroperasi penuh. Sementara itu, tiga PLBN lainnya, yaitu Sei Kelik, Oepoli, dan Long Midang, masih belum mulai dibangun. Kondisi ini memerlukan percepatan agar seluruh target dapat terpenuhi dan PLBN yang ada dapat difungsikan secara optimal.
KSP mendorong penguatan koordinasi lintas kementerian/lembaga serta peninjauan langsung di lapangan untuk mengurai berbagai hambatan. Diharapkan, setiap PLBN mampu beroperasi secara maksimal guna memperkuat kedaulatan negara sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat perbatasan.

Sementara itu, di Jakarta, Selasa (9/9/2025), Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin yang ditunjuk sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) ad interim, menggelar entry briefing bersama pejabat utama Kemenko Polkam. Pertemuan ini menjadi arahan perdana Sjafrie dalam kapasitas barunya tersebut.
Dalam arahannya, Sjafrie menyampaikan apresiasi kepada Budi Gunawan atas dedikasi selama menjabat Menko Polkam sebelumnya, serta memberikan penghargaan kepada staf khusus atas dukungan yang konsisten. Ia menegaskan agar jajaran Kemenko Polkam bekerja solid, disiplin, efektif, dan efisien, sekaligus menekankan pentingnya revitalisasi organisasi sesuai arahan Presiden untuk memperkuat stabilitas politik dan keamanan nasional.( Smbr Rls KSP/ Kemenko Polkam)











