• Landing Page
  • Shop
  • Contact
  • Buy JNews
Selasa, September 1, 2026
  • Login
Demokrasinews.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Tokoh
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Edukasi
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Tokoh
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Edukasi
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Advertorial
No Result
View All Result
Demokrasinews.co.id
No Result
View All Result
Home Zona Wakil Rakyat

Puan Minta Vaksinasi Hewan Ternak Dipercepat Guna Atasi Kecemasan Warga Akibat PMK

DemokrasiNews
11/06/2022
in Zona Wakil Rakyat, Nasional, Opini, Tokoh
Puan Minta Vaksinasi Hewan Ternak Dipercepat Guna Atasi Kecemasan Warga Akibat PMK

DEMOKRASINEWS, Jakarta – Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah mempercepat berbagai upaya pengendalian penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak. Apalagi penyakit yang banyak menyerang sapi ini telah menimbulkan kekhawatiran masyarakat jelang hari raya Idul Adha. Kasus PMK pada hewan ternak sudah semakin serius karena penyebarannya semakin meluas. Pemerintah harus segera melakukan pengendalian karena masyarakat sudah semakin cemas mengingat sebentar lagi Idul Adha,” kata Puan, Jumat kemarin  (10/06/2022).

Puan Minta Vaksinasi Hewan Ternak Dipercepat Guna Atasi Kecemasan Warga Akibat PMK

Puan Maharani menjelaskan, seperti diketahui, hari raya Idul Adha identik dengan pelaksanaan penyembelihan hewan kurban seperti sapi dan kambing. Sementara itu, penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), pada ternak ini telah menyebar ke 18 provinsi dan 163 kabupaten/kota. Meskipun pemerintah sudah menyatakan, jika hewan kurban yang disediakan tahun ini bukan dari daerah yang terkonfirmasi PMK, namun kekhawatiran masyarakat masih ada,” jelas Puan. 

Puan Maharani juga mengingatkan Pemerintah untuk merespons kegelisahan warga, khususnya umat Islam yang merayakan Idul Adha. DPR berharap agar vaksinasi untuk menekan kasus penyakit mulut dan kuku pada hewan ternak ini segera dilakukan. Dengan begitu, kita bisa mencegah penyebaran virus semakin luas,” tutur perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI itu.

Puan Minta Vaksinasi Hewan Ternak Dipercepat Guna Atasi Kecemasan Warga Akibat PMK Puan Minta Vaksinasi Hewan Ternak Dipercepat Guna Atasi Kecemasan Warga Akibat PMK Puan Minta Vaksinasi Hewan Ternak Dipercepat Guna Atasi Kecemasan Warga Akibat PMK

Puan Maharani mengatakan, vaksinasi bagi hewan ternak yang tidak terpapar PMK tersebut harus diprioritaskan bagi daerah-daerah yang sudah terjangkit penyakit mulut dan kaki serta wilayah sekitarnya. Ada 3 juta dosis vaksin yang akan segera datang dengan peruntukkan bagi wilayah yang terdampak penyakit mulut dan kuku.

Puan Minta Vaksinasi Hewan Ternak Dipercepat Guna Atasi Kecemasan Warga Akibat PMK Puan Minta Vaksinasi Hewan Ternak Dipercepat Guna Atasi Kecemasan Warga Akibat PMK Puan Minta Vaksinasi Hewan Ternak Dipercepat Guna Atasi Kecemasan Warga Akibat PMK

“Pemerintah juga harus memperbanyak dokter hewan pada wilayah-wilayah terdampak. Sebab beberapa daerah sudah merasa kewalahan karena kurangnya tenaga medis yang bertugas melakukan penyuntikan obat untuk sapi yang terpapar PMK,” ujar Puan.

“Akibat kurangnya dokter hewan, penanganan sapi yang terpapar PMK menjadi lambat, seperti yang terjadi di NTB. Masalah PMK ini cukup serius karena bisa berdampak juga pada perekonomian Indonesia,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Puan Maharani juga meminta Pemerintah Pusat bekerja sama dengan Pemerintah Daerah untuk memperketat pengawasan penjualan hewan ternak, khususnya di pasar-pasar ternak maupun pedagang hewan musiman yang banyak muncul jelang hari raya Idul Adha.

Puan Minta Vaksinasi Hewan Ternak Dipercepat Guna Atasi Kecemasan Warga Akibat PMK

“Penyebaran PMK juga potensial terjadi di pasar. Oleh karenanya, dibutuhkan kerjasama seluruh elemen masyarakat dalam mengantisipasi penyebaran masalah PMK ini, termasuk tokoh masyarakat dan agama,” kata Puan.

Pemda juga diharapkan dapat mengoptimalkan pemantauan terhadap pemotongan hewan kurban baik yang dilaksanakan di Rumah Potong Hewan atau tempat pemotongan hewan kurban. Hal ini, guna memastikan daging yang dihasilkan memenuhi kriteria aman, sehat, utuh dan halal bagi yang dipersyaratkan untuk konsumsi masyarakat.

“Kami mengimbau seluruh pihak berkenan terlibat dalam upaya pengendalian PMK tanpa mengabaikan faktor kesehatan. Tidak hanya institusi yang memang berfokus pada budidaya hewan ternak, tetapi juga di sektor perdagangan serta pangan,” katanya.

Mantan Menko PMK itu juga mendukung rencana pembentukan satuan tugas PMK hingga tingkat Pemda. Puan menegaskan, DPR berkomitmen mengawal semua kebijakan pengendalian PMK melalui fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan.

“DPR RI melalui Komisi IV akan terus mengawal perkembangan penanganan penyakit mulut dan kuku pada hewan ini,” tegasnya.

Selain itu, Puan meminta Pemerintah didukung seluruh stakeholder terkait semakin masif mensosialisasikan berbagai hal mengenai PMK. Sosialisasi yang efektif dinilai akan meminimalisir kecemasan masyarakat. Edukasi untuk warga harus semakin digencarkan sebagai jaminan keamanan daging kurban. Termasuk mengenai pengolahan daging yang aman untuk dikonsumsi,” ucap Puan.

Puan juga berharap masyarakat tidak terlalu khawatir, meski harus tetap waspada terhadap hewan yang terpapar PMK. Puan mengatakan, yang paling terpenting adalah pengolahan daging dilakukan dengan benar. Sebelum dikonsumsi, bekukan daging terlebih dahulu di lemari pendingin dengan suhu di atas 2 derajat celcius selama 24 jam. Atau dengan perebusan daging pada suhu 70 derajat celcius minimal 30 menit,” tutupnya.  ( Rls Media Puan Maharani )

Tim DemokrasiNews


Berita Terkini

Prabowo Tutup Muktamar ke-35 NU di Jombang, Miftachul Akhyar dan Abdul Hakim Mahfudz Terpilih Pimpin PBNU
Tokoh

Prabowo Tutup Muktamar ke-35 NU di Jombang, Miftachul Akhyar dan Abdul Hakim Mahfudz Terpilih Pimpin PBNU

DemokrasiNews
31/08/2026
DPRD Lampung Timur Inisiasi Perda Pesantren, 217 Ponpes Bakal Punya Payung Hukum
Zona Wakil Rakyat

DPRD Lampung Timur Inisiasi Perda Pesantren, 217 Ponpes Bakal Punya Payung Hukum

DemokrasiNews
31/08/2026
Karhutla Jadi Perhatian Serius, Bupati Ela dan Seskoad Bahas Strategi Pencegahan Berbasis Desa dan Komunitas
Desa

Karhutla Jadi Perhatian Serius, Bupati Ela dan Seskoad Bahas Strategi Pencegahan Berbasis Desa dan Komunitas

DemokrasiNews
31/08/2026
Sribhawono, Dari Hutan Belantara Menjadi Lumbung Pangan: Jejak Para Pejuang yang Menjaga Warisan Sejarah
Sosial Budaya

Sribhawono, Dari Hutan Belantara Menjadi Lumbung Pangan: Jejak Para Pejuang yang Menjaga Warisan Sejarah

DemokrasiNews
31/08/2026
Dua Tahun Jadi Buronan, Napi Narkoba yang Kabur dari Rutan Sukadana Ditangkap di Myanmar
Hukum & Kriminal

Dua Tahun Jadi Buronan, Napi Narkoba yang Kabur dari Rutan Sukadana Ditangkap di Myanmar

DemokrasiNews
31/08/2026
Gus Kikin Terpilih Jadi Ketua Umum PBNU 2026-2031, Nahkoda Baru Kapal Besar NU
Nasional

Gus Kikin Terpilih Jadi Ketua Umum PBNU 2026-2031, Nahkoda Baru Kapal Besar NU

DemokrasiNews
31/08/2026

Related News

Satresnarkoba Polres Tulang Bawang Tangkap Pengedar Narkotika di Menggala

Satresnarkoba Polres Tulang Bawang Tangkap Pengedar Narkotika di Menggala

28/10/2020
Kunjungan Kerja ke Tulang Bawang, Komang Koheri Bagikan Bantuan Kepada Penyandang Disabilitas, Lansia dan Anak

Kunjungan Kerja ke Tulang Bawang, Komang Koheri Bagikan Bantuan Kepada Penyandang Disabilitas, Lansia dan Anak

12/06/2023
Sekretariat Kabinet Gelar Seminar Kerja Sama Legislatif Indonesia-Korea

Sekretariat Kabinet Gelar Seminar Kerja Sama Legislatif Indonesia-Korea

27/09/2020

Laman

  • Privacy Policy
  • Contact
  • Redaksi
  • Beranda

© 2025 DemokrasiNews.co.id

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Nasional
  • Tokoh
  • Sosial Budaya
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Edukasi
  • Zona Wakil Rakyat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Olahraga

© 2025 DemokrasiNews.co.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
error: Hayoo.... Mau Copas Ya? :D
Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
https://demokrasinews.co.id/