DEMOKRASINEWS, Lampung Timur – Wisata saat ini menjadi kebutuhan khusus masyarakat setelah melakukan aktifitas. Namun untuk menentukan berwisata bersama keluarga atau kolega harus tepat dengan moment serta mampu merefresh kembali pikiran kita, guna menumbuhkan motivasi semangat kerja.
Berbicara wisata Kabupaten Lampung Timur ternyata menyimpan sejuta obyek wisata antaralain: wisata pantai, wisata religi, wisata budaya dan wisata alam. Salah satunya wisata alam Way Negara Batin (Wanaba) menjadi refrensi baru, wajib dikunjungi saat berada di wilayah Kecamatan Sukadana, Kabupaten Lampung Timur.
Objek wisata alam Wanaba ini diresmikan pada 28 Desember 2020 lalu. Objek wisata alam dengan bendungan seluas 99 hektare tersebut, mampu membawa kita merefresh pikiran di tengah kejenuhan. Hamparan air dengan aneka burung berterbangan bermain air, untuk menjawab betapa alam seisinya ini diberikan oleh Tuhan Yang Maha Esa guna dimanfaatkan oleh manusia.

Ujang Mukhlis Kepala Desa Sukadana Timur kepada tim DemokrasiNews.co.id menceritakan kisah perjalanan hidupnya dari seorang wartawan hingga dipercaya masyarakat untuk membangun desa.
” Saya ini seperti mimpi awal menjabat Kepala Desa. Apa iya, saya ini biasa orang jalanan biasa berbicara apa adanya, bukan ada apanya, mampu memimpin masyarakat serta membangun desa. Tampaknya itu terbantahkan setelah dua tahun ini saya memimpin desa Sukadana Timur. Salah satunya target kedepannya harus mampu mewujudkan desa mandiri berdaya saing dengan daerah lain. Salah satunya mewujudkan Desa Sukadana Timur menjadi tujuan wisata dengan keberadaan Wanaba, ” kata Ujang.
Ujang Mukhlis mengatakan, obyek wisata alam Wanaba ini, awal dibangun secara kolektif oleh kelompok warga. Awalnya ini hanyalah rawa muara pembuangan air untuk mengairi area persawahan petani. Untuk menuju lokasi sangat sulit hanya jalan gerobak dan jarang dikunjungi orang. Maklum lokasinya dekat hutan Way Kambas sehingga masyarakat takut untuk berkunjung. Kalaupun ada hanya warga yang ke ladang, ” jelas Ujang.

“Kemudian saya berpikir bagaimana menciptakan wisata di Wanaba supaya ramai. Alhamdulillah setelah saya mengajak tokoh masyarakat,tokoh agama, pamong desa serta warga Desa Sukadana Timur, terwujudlah Wanaba sekarang ini.
Wanaba dikelola oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) bekerja sama dengan BUMDes, buka setiap hari, untuk Sabtu dan Minggu, pukul 08.00 – 17.00 WIB. Khusus hari Sabtu, saya mengajak Pokdarwis, pamong desa serta warga sekitar jadwalnya bersih-bersih sebelum pengujung meraimaikan lokasi,” kata Kepala Desa.
Untuk menempuh obyek wisata Wanaba ini cukup mudah hanya 30 menit dari jalan raya lintas timur Sumatera. Jalannya sudah lumayan bagus, hanya menuju lokasi sekitar 2 kilometer masih kurang bagus baru dibangun onderlag. Dengan harga tiket Rp2.000/orang, pengunjung sudah boleh masuk ke lokasi wisata.
Di pinggiran sungai Wanaba tersebut, juga ada beberapa gazebo untuk keluarga yang hendak bersantai sambil menikmati wahana bermain diantaranya; sepeda air, perahu mesin, motor dan mobil mainan untuk anak-anak. Tak ketinggalan live musik selalu menghibur para pengunjung. (Aldo)
Tim DemokrasiNews











