• Landing Page
  • Shop
  • Contact
  • Buy JNews
Senin, Agustus 31, 2026
  • Login
Demokrasinews.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Tokoh
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Edukasi
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Tokoh
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Edukasi
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Advertorial
No Result
View All Result
Demokrasinews.co.id
No Result
View All Result
Home Edukasi

Alam, Hutan dan Manusia Senyawa Dalam Kehidupan Harus Saling Berdampingan

DemokrasiNews
09/07/2021
in Edukasi, Opini, Pendidikan, Sosial Budaya, Wisata
Alam, Hutan dan Manusia Senyawa Dalam Kehidupan Harus Saling Berdampingan

DEMOKRASINEWS, Lampung Timur – Berbicara pelestarian hutan sebagai paru-paru dunia dan sumber kehidupan masyarakat tak ada habisnya. Sebab hutan memiliki misteri kehidupan sendiri. Manusia diberikan kehidupan sendiri yakni alam semesta disebut dunia terbingkai satu dalam senyawa kehidupan.Kemudian bagaimana kita harus hidup berdampingan dengan hutan yang didalamnya satwa serta fauna. Hutannya akan lestari jika potensi hutan dijaga dan dirawat. Sedangkan masyarakat juga memiliki kehidupan untuk ekonomi keluarga. Akan tetapi tidak harus merusak hutan, bagaimanapun hutan juga memiliki hak sama untuk kelangsungan hidup masyarakat sekitarnya, ” pernyataan tersebut disampaikan Sukatmoko Humas TNWK. 

Alam, Hutan dan Manusia Senyawa Dalam Kehidupan Harus Saling Berdampingan

Saat tim DemokrasiNews.co.id bersambang ke TNWK, Sukatmoko menjelaskan jika selama ini berbicara kelestarian hutan merupakan tanggung jawab bersama yakni pemangku kepentingan pemerintah terkait, masyarakat dan kita sendiri juga harus peduli hutan. Seperti hutan TNWK yang selama ini menjadi kebanggaan masyarakat Lampung dan sudah terkenal Internasional karena memiliki fungsi jelas yakni sebagai habitat satwa dan fauna serta paru-paru dunia yang harus dilindungi bersama.

Adapun dalam pelestarian hutan Way Kambas diperlukan kerjasama antara pemerintah terkait dan masyarakat khususnya warga yang bermukim di sekitar hutan. Tentunya warga mengantungkan kehidupan ekonomi keluarga dari pertanian. Sebagian besar lahan pertanian warga sekitar berbatasan langsung dengan hutan Way Kambas. Jika dilihat nyata area pertanian warga sekitar hutan taman Way Kambas sampai hari ini produksinya cukup baik sebab ketersediaan pasokan air tercukupi dan hara kesuburan tanah juga terjaga dengan baik. Hanya saja yang menjadi persoalan kadangkala konflik antara satwa hutan Way Kambas yakni rombongan gajah masuk dalam area pertanian.

Alam, Hutan dan Manusia Senyawa Dalam Kehidupan Harus Saling Berdampingan Alam, Hutan dan Manusia Senyawa Dalam Kehidupan Harus Saling Berdampingan Alam, Hutan dan Manusia Senyawa Dalam Kehidupan Harus Saling Berdampingan

Berbicara konflik  gajah atau satwa lain di taman hutan Way Kambas dengan warga sekitar sudah terjadi puluhan tahun. Wajar saja jika kita tinggal dimanapun terjadi hal yang sama,apalagi dekat hutan. Akan tetapi kita justru berpikir, bagaimana satwa tersebut kita lindungi, hutan kita lestarikan sehingga kita hidup berdampingan manusia dan hutan serta satwa di dalamnya,” kata Sukatmoko. 

Alam, Hutan dan Manusia Senyawa Dalam Kehidupan Harus Saling Berdampingan Alam, Hutan dan Manusia Senyawa Dalam Kehidupan Harus Saling Berdampingan Alam, Hutan dan Manusia Senyawa Dalam Kehidupan Harus Saling Berdampingan

Selanjutnya bagaimana kita bisa hidup berdampingan dengan hutan serta satwanya, pertama kita peduli dahulu dengan kondisi hutan jangan merusaknya, kedua melestarikan hutan dengan menanam tanaman untuk menjaga kelangsungan kehidupan satwanya. 

Melestarikan hutan itu menjadi kewajiban bersama untuk kesinambungan kehidupan anak cucu kita nantinya. Hutan dilestarikan,satwa dijaga agar nantinya anak cucu kita memahami kehidupan yang sebenarnya. Kerusakan hutan saat sudah luar biasa, bencanapun juga datang sehingga alam marah pada kita. Sebab alam itu terdiri makluk hidup salah satunya hutan disebut dengan penuh misteri. Seperti hutan Way Kambas ini dengan luas ratusan hektar, jumlah petugas hutannya terbatas sehingga diperlukan warga sekitarnya ikut menjaga dan melestarikan.

Kemudian bagaimana menjaga serta melestarikan hutan Taman Nasional Way Kambas,Sukatmoko mengajak masyarakat desa penyangga sekitar menanam tanaman hutan yang disukai satwa sehingga tidak harus konflik dengan lahan pertanian. Restorasi hutan menjadi konsep warga desa penyangga untuk melestarikan hutan konservasi. Dengan restorasi hutan sehingga beberapa tahun ini khususnya wilayah Kecamatan Labuhan Ratu, Way Jepara dan Brajaselebah tidak lagi ada konflik dengan gajah Way Kambas. Masyarakat sadar wisata desa sangat berperan dalam restorasi hutan sehingga hutan Way Kambas menjadi lestari dan menambah pendapatan masyarakat dengan konsep tersebut,” jelas Sukatmoko.

Kemudian apa itu Restorasi Hutan tunggu ulasan berikutnya tetap baca DemokrasiNews.co.id refrensi media edukasi masyarakat cerdas informasi,,,,,,,salam Redaksi. (*)

Priyono Redaksi DemokrasiNews 


Berita Terkini

Muhaimin Iskandar: Santri Jangan Hanya Jadi Pengguna Teknologi, Harus Jadi Pencipta Peluang
Pendidikan

Muhaimin Iskandar: Santri Jangan Hanya Jadi Pengguna Teknologi, Harus Jadi Pencipta Peluang

DemokrasiNews
30/08/2026
Dari Sedekah Guru dan Siswa, Masjid Al-Halim Jadi Pusat Kegiatan Keagamaan SMAN 1 Banjar Agung
Advertorial

Dari Sedekah Guru dan Siswa, Masjid Al-Halim Jadi Pusat Kegiatan Keagamaan SMAN 1 Banjar Agung

DemokrasiNews
29/08/2026
Danrem 043/Gatam Tegaskan Peran TNI dalam Ketahanan Pangan: “Bantu Petani, Jaga Ketahanan Negara”
Advertorial

Danrem 043/Gatam Tegaskan Peran TNI dalam Ketahanan Pangan: “Bantu Petani, Jaga Ketahanan Negara”

DemokrasiNews
29/08/2026
Lampung Timur Raih Penghargaan, Bukti Nyata Kolaborasi Desa dalam Memperkuat Pelindungan PMI
Nasional

Lampung Timur Raih Penghargaan, Bukti Nyata Kolaborasi Desa dalam Memperkuat Pelindungan PMI

DemokrasiNews
28/08/2026
Prabowo Buka Muktamar ke-35 NU di Tambakberas, Teguhkan Peran Ulama untuk Persatuan dan Kemandirian Umat
Nasional

Prabowo Buka Muktamar ke-35 NU di Tambakberas, Teguhkan Peran Ulama untuk Persatuan dan Kemandirian Umat

DemokrasiNews
27/08/2026
Bukan Sekadar Bekerja di Luar Negeri: PMI Dilindungi, Diberdayakan, dan Disiapkan Menjadi Penggerak Ekonomi
Nasional

Bukan Sekadar Bekerja di Luar Negeri: PMI Dilindungi, Diberdayakan, dan Disiapkan Menjadi Penggerak Ekonomi

DemokrasiNews
27/08/2026

Related News

Presiden Bersama Gubernur dan Karantina Melepas Ekspor Produk Pertanian Lampung Senilai 660,5 Miliar

Presiden Bersama Gubernur dan Karantina Melepas Ekspor Produk Pertanian Lampung Senilai 660,5 Miliar

14/08/2021
Kaum Millenial Siap Menangkan Zaiful Bokhari -Sudibyo

Kaum Millenial Siap Menangkan Zaiful Bokhari -Sudibyo

28/10/2020
Covid-19 Meningkat, Ini Langkah Gugus Tugas Kabupaten Lampung Timur

Covid-19 Meningkat, Ini Langkah Gugus Tugas Kabupaten Lampung Timur

14/09/2020

Laman

  • Privacy Policy
  • Contact
  • Redaksi
  • Beranda

© 2025 DemokrasiNews.co.id

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Nasional
  • Tokoh
  • Sosial Budaya
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Edukasi
  • Zona Wakil Rakyat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Olahraga

© 2025 DemokrasiNews.co.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
error: Hayoo.... Mau Copas Ya? :D
Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
https://demokrasinews.co.id/