DEMOKRASINEWS, Tanggamus – Setelah mendapat laporan dan informasi kondisi Ananda Ghaisan (13) hari balita penderita pembesaran kepala akibat penumpukan cairan di otak (Hidrosefalus), LKS Alamanda langsung melihat kondisi Ghaisan dikediaman orang tuanya, Jum’at (19/2/21).
Kedatangan Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) Alamanda Tanggamus Pimpinan Roswati itu ingin menolong balita pasangan Edi Siswanto (37) dan Tinda Arista (35) warga Pekon Sukaraja, Kecamatan Semaka itu dengan cara mendata dan mengkoordinasikan tindakan yang harus di lakukan ke pihak medis.
“Seperti yang sudah kami lakukan untuk sementara kami tim LKS Alamanda akan mendata terlebih dahulu terkait kelengkapan berkas dan nanti akan kami konsultasikan dengan pihak medis tidakan apa yang akan di tempuh,” ujar Roswati, Jum’at (19/2/21).
Berdasar informasi, lanjut Bunda Ros, panggilan akrabnya, orang tua bocah bekerja sebagai honorer Satpam di SMPN 1 Semaka. “Untuk itu, LKS Alamanda akan berusaha mengadakan penggalan dana untuk biaya pengobatan dan perawatan Ghaisan,” tandasnya.
Bunda Ros berharap seluruh instansi pemerintahan dapat bahu membahu meringankan dan membantu kesulitan orang tua bocah. “Seluruh instansi, masyarakat tanpa kecuali para dermawan dapat berperan serta menyisihkan sebagian hartanya untuk membantu pengobatan ananda Ghaisan.
Atas kunjungan dan pemberian bingkisan berupa pempers, susu, bedak dan sejumlah peralatan bayi serta upaya pengobatan dari LKS Alamanda, atas nama keluarga, Edi mengucapkan terimakasih dan memohon maaf karena telah merepotkan banyak orang.
Pewarta : Suhaili











