• Landing Page
  • Shop
  • Contact
  • Buy JNews
Minggu, Agustus 2, 2026
  • Login
Demokrasinews.co.id
  • Beranda
  • Nasional
  • Tokoh
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Edukasi
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Tokoh
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Edukasi
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Advertorial
No Result
View All Result
Demokrasinews.co.id
No Result
View All Result
Home Advertorial

Presiden Beri Dua Arahan Terbaru Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional

DemokrasiNews
03/08/2020
in Advertorial, Ekonomi, Kesehatan
Presiden Beri Dua Arahan Terbaru Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional

Demokrasinews: Jakarta – Dua Arahan Terbaru disampaikan Presiden Joko Widodo terkait Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional. Hal ini disampaikan saat menggelar rapat terbatas bersama jajarannya di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (3/8/2020).

Dalam rapat tersebut, Presiden memberi dua arahan penting, pertama terkait sosialisasi protokol kesehatan kepada masyarakat. Kedua Presiden kembali menyoroti masalah realisasi anggaran di kementerian dan lembaga yang masih minim.

“Yang pertama, saya tidak tahu sebabnya apa, tetapi suasana pada minggu terakhir ini kelihatan masyarakat berada pada posisi yang khawatir mengenai Covid-19. Entah karena kasusnya meningkat atau, terutama menengah atas melihat, karena orang yang tidak taat pada protokol kesehatan tidak semakin sedikit, tetapi semakin banyak,” kata Presiden.

Presiden Beri Dua Arahan Terbaru Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional Presiden Beri Dua Arahan Terbaru Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional Presiden Beri Dua Arahan Terbaru Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional

Berdasarkan data hingga Minggu, 2 Agustus 2020, kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Indonesia mencapai 111.455 orang dengan 68.975 orang sembuh dan 5.236 orang meninggal. Presiden pun menyoroti persentase angka kematian di Indonesia yang lebih tinggi dari angka kematian global.

“Kita tahu sampai kemarin sudah ada 111 ribu lebih kasus dengan case fatality rate 4,7 persen dan angka kematian di Indonesia ini lebih tinggi 0,8 persen dari kematian global. Selain itu juga, case recovery rate di negara kita, data terakhir adalah 61,9 (persen). Ini saya kira juga bagus, terus meningkat angkanya,” jelasnya.

Oleh sebab itu, Kepala Negara kembali mengingatkan agar penerapan protokol kesehatan terus disosialisasikan kepada masyarakat. Secara khusus, Presiden ingin agar sosialisasi tersebut dilakukan secara terfokus dan tidak dilakukan secara sekaligus.

“Saya ingin agar yang namanya protokol kesehatan, perubahan perilaku di masyarakat betul-betul menjadi perhatian kita. Saya ingin fokus saja, seperti yang saya sampaikan yang lalu, mungkin dalam dua minggu ini kita fokus kampanye mengenai pakai masker. Nanti dua minggu berikut kampanye jaga jarak atau cuci tangan misalnya,” ungkapnya.

Untuk mendukung hal tersebut, Presiden ingin agar peran ibu-ibu Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dilibatkan. Menurutnya, jika ibu-ibu PKK siap, maka mereka bisa menjadi cara yang efektif untuk menyosialisasikan protokol kesehatan dari rumah ke rumah.

“Saya kira PKK ini juga sangat efektif untuk door to door urusan masker. Urusan perubahan perilaku betul-betul harus kita lakukan dengan komunikasi di TV, di medsos, dan lain-lain secara masif dalam dua minggu ini dengan cara-cara yang berbeda,” imbuhnya.

Arahan kedua yaitu terkait pemulihan ekonomi nasional di mana Presiden kembali menyoroti masalah realisasi anggaran di kementerian dan lembaga yang masih minim. Menurut Presiden, dari total Rp695 triliun stimulus untuk penanganan Covid-19, baru 20 persen atau Rp141 triliun yang terealisasi.

“Masih kecil sekali. Penyerapan yang paling gede itu ada di perlindungan sosial 39 persen, kemudian program UMKM 25 persen. Hati-hati ini. Yang belum ada DIPA-nya masih gede banget, mungkin 40 persen-an. DIPA saja belum ada, bagaimana mau realisasi” ungkapnya.

Presiden menilai hal tersebut disebabkan aura krisis di kementerian dan lembaga tersebut belum tampak sehingga masih terjebak pada pekerjaan harian tanpa mengetahui prioritas apa yang harus dikerjakan. Untuk itu, Presiden meminta Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional agar memerinci urusan tersebut dari setiap menteri terkait.

“Sehingga manajemen krisis ini kelihatan, lincah, cepat, troubleshooting, smart shortcut, dan hasilnya betul-betul efektif. Kita butuh kecepatan,” tandasnya.

Sumber :SR
Editor: Andono


Tags: Covid 19Presiden Djoko Widodo

Berita Terkini

Empat Dapur MBG di Lampung Timur Tutup Permanen, Hasil Investigasi Lapangan Temukan SPPG Masih Tidak Beroperasi
Kesehatan

Empat Dapur MBG di Lampung Timur Tutup Permanen, Hasil Investigasi Lapangan Temukan SPPG Masih Tidak Beroperasi

DemokrasiNews
30/07/2026
Sekolah Swasta Dilarang Potong Dana PIP untuk Seragam, LBH AP PWM Lampung Tekankan Transparansi Pengelolaan Dana BOSP
Advertorial

Sekolah Swasta Dilarang Potong Dana PIP untuk Seragam, LBH AP PWM Lampung Tekankan Transparansi Pengelolaan Dana BOSP

DemokrasiNews
30/07/2026
Diikuti 52 Peserta, Ketua Kwarda Lampung Buka KPDK 2026 dan Luncurkan Program “Garis Depan”
Advertorial

Diikuti 52 Peserta, Ketua Kwarda Lampung Buka KPDK 2026 dan Luncurkan Program “Garis Depan”

DemokrasiNews
29/07/2026
Tiga ASN Korupsi Gratifikasi di Lampung Utara Masih Terima 50 Persen Hak Kepegawaian, Pemkab: Tunggu Keputusan BKN
Hukum & Kriminal

Tiga ASN Korupsi Gratifikasi di Lampung Utara Masih Terima 50 Persen Hak Kepegawaian, Pemkab: Tunggu Keputusan BKN

DemokrasiNews
29/07/2026
BGN Tutup Permanen 4 Dapur MBG di Lampung Timur, 11 SPPG di Lampung Masih Disuspend
Kesehatan

BGN Tutup Permanen 4 Dapur MBG di Lampung Timur, 11 SPPG di Lampung Masih Disuspend

DemokrasiNews
29/07/2026
Bupati Lampung Utara Jelaskan Alasan Pinjam Rp140 Miliar ke PT SMI untuk Perbaikan Jalan
Advertorial

Bupati Lampung Utara Jelaskan Alasan Pinjam Rp140 Miliar ke PT SMI untuk Perbaikan Jalan

DemokrasiNews
28/07/2026

Related News

Budhi Condrowati Anggota DPRD Lampung Gelar IPWK di Kampung Moris Jaya Tulang Bawang

Budhi Condrowati Anggota DPRD Lampung Gelar IPWK di Kampung Moris Jaya Tulang Bawang

06/08/2022

Mantab, Cadangan Devisa RI Tembus Rekor di US$ 135,1 Miliar

08/08/2020
Menteri PANRB: Pemerintah Akan Meniadakan Rekrutmen CPNS Tahun 2020

Menteri PANRB: Pemerintah Akan Meniadakan Rekrutmen CPNS Tahun 2020

10/07/2020

Laman

  • Privacy Policy
  • Contact
  • Redaksi
  • Beranda

© 2025 DemokrasiNews.co.id

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Redaksi
  • Advertorial
  • Nasional
  • Tokoh
  • Sosial Budaya
  • Kesehatan
  • Politik
  • Ekonomi
  • Edukasi
  • Zona Wakil Rakyat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Olahraga

© 2025 DemokrasiNews.co.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
error: Hayoo.... Mau Copas Ya? :D
Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
https://demokrasinews.co.id/