DEMOKRASINEWS : Firman Fahrudin, seorang remaja usia 18 tahun tinggal di Desa Bandar Agung, Kecamatan Bandar Sribhawono, Kabupaten Lampung Timur ini sangat Inspiratif untuk anak remaja seusianya. Berbekal pengalaman otodidak mampu membuat dan merakit pesawat mainan menggunakan remote control bertenaga baterai listrik yang dapat terbang mencapai ketinggian maksimal 1,5 kilometer dengan lama terbang 30 menit.
Firman mengajak tim DemokrasiNews menyaksikan langsung demo pesawat mainan buatannya di lapangan serta menunjukkan bisa terbang secara sempurna.
Pesawat mainan dengan remote control bertenaga baterai listrik model Sky Surfer buatan Firman ini, mampu lepas landas dengan sempurna, terbang tinggi dan berputar-putar di atas lapangan kemudian mendarat dengan baik.
Selain itu Firman,mengajak ke rumahnya untuk menunjukkan model pesawat mainan remote control buatannya, antara lain Cessna, 3 Demensi, Jet atau pesawat tempur, Boeing 737 Garuda Indonesia, dan Sky Surfer.
Firman mengatakan, ” Memulai membuat pesawat mainan ini sudah cukup lama sejak tahun 2015 lalu. Waktu itu sempat berhenti dua tahun karena fokus bersekolah.Ia merupakan alumni dari MA Ma’arif NU 02 Sidorejo,Kecamatan Sekampung Udik,Lampung Timur dan sudah lulus tahun 2020 ini.
Firman mengungkapkan,bahan yang digunakan untuk membuat pesawat mainan berupa gabus busa styrofoam dan papan tripleks. Pesawat mainan pertama kali dibuatannya adalah model Sky Surfer.
Ia bisa membuat pesawat mainan tersebut,selain belajar otodidak juga belajar dari internet. Kemajuan teknologi informasi sangat membantu mencari informasi baru.
“Ia menyatakan tidak ada guru dalam merakit pesawat mainan ini. Ilmu yang saya dapat dari belajar di internet dan Youtube,” ujar Firman yang bercita-cita menjadi seorang Arsitek Teknologi seperti Almarhum BJ Habibie.
Ia berharap ada perhatian dari Pemerintah Lampung Timur untuk mengembangkan potensi dirinya.Jika memiliki modal usaha,ia bercita-cita membuka usaha produksi pesawat mainan dan memberikan ilmu kepada teman-teman temannya yang berminat belajar. Dengan berkembangnya usaha, ia juga bermimpi dapat membuat pesawat asli,” jelas Firman sambil tertawa.
( Red DemokrasiNews )
Editor / Redaksi : Roy Choiri.











