DEMOKRASINEWS, Tanggamus – Yuniarti selaku keluarga mualaf di Pekon Gisting Bawah, Kecamatan Gisting, Kabupaten Tanggamus terima kunjungan dari Mualaf Centre Indonesia (MCI) Lampung dan Tanggamus di kediamannya, Jumat malam (6/11/2020).
Kunjungan tersebut bagian dari pembinaan dan silaturrahmi kepada keluarga mualaf binaan MCI, sekaligus menyerahkan donasi untuk bantuan pengobatan penyakit ginjal dan usus buntu yang di derita Yuniarti.
Mewakili Ketua, Penasehat MCI Tanggamus, Hi Ahmadi Sumaryanto mengatakan, Yuniarti bersama suami dan ketiga anaknya menjadi mualaf sejak tahun 2018, dan menjadi binaan MCI Tanggamus aktif sampai saat ini.
“Yuniarti menderita penyakit ginjal dan usus buntu dari sebelum dia dan keuarganya berpindah keyakinan (Mualaf). Dan oleh dokter harus di lakukan operasi untuk kesembuhannya, karena keterbatasan biaya operasi belum bisa dilakukan,” ujarnya.
Mendengar informasi tersebut, lanjutnya, MCI Lampung di bawah pimpinan Ustd Probo, bersama MCI Tanggamus di bawah pimpinan Ustd Yansen, memberikan donasi untuk membantu biaya operasinya. Donasi disampaikan langsung oleh ustd Probo dan Ustd Taufik mewakili MCI Tanggamus, dan Ustd agus, Ustdz Ratna mewakili MCI Lampung, dikediaman keluarga Yuniarti semalam.
Ahmadi Sumaryanto menambahkan, mualaf yang menjadi binaan MCI tanggamus 198 angota, sementara yang tercatat sebanyak 300 lebih, dari tiga kecamatan seperti Kecamatan Kotaagung Timur, Sumberjo dan Kecamatan Gisting, semuanya dari kalangan masyarakat bisa.
Dia juga mengatakan, dari 198 angota binaan, terdapat 5 mualaf anak-anak yang sekarang tingal bersama keluarga muslim yang mapan secara ekonomi, dan dibina layaknya anak mereka sendiri, karena mereka tidak lagi diakui keluarganya setelah berpindah keyakinan.
“Mereka yang menjadi mualaf mayoritas satu keuarga, berasal dari keluarga kurang mampu, dan ada juga dari keluarga mapan secara ekonomi,” jelasnya via pesan whatsaap, Sabtu (7/11)
Pewarta : Suhaili
Editor : Roy Choiri











