DEMOKRASINEWS, Pesawaran – Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona sidak pengerjaan normalisasi sungai Way Lipang yang melintasi sejumlah desa di Kecamatan Way Khilau. Pasalnya jika terjadi banjir, ratusan hektar sawah petani terendam luapan air sungai.
Didampingi Kadis PUPR Pesawaran Zainal Fikri, Kasi SDA Sudiono dan Camat Way Khilau Ahmad Rosani, Dendi langsung melakukan pengecekan ke titik lokasi kegiatan. Ia ingin melihat langsung sejauh mana tahapan pengerjaan yang sudah dilakukan.
”Sungai ini, memang sangat dangkal dan penuh dengan endapan material sedimen. Untuk menormalkannya, kita perlu mengangkat endapan sekaligus kita lebarkan kedua bibir sungai agar air mengalir dengan baik dan lancar,” ucap Dendi, di Desa Kota Jawa, Way Khilau, Kamis (17/9/20).
Sementara Camat Way Khilau, Ahmad Rosani menyambut baik langkah konkrit Pemkab Pesawaran dalam upaya menaggulangi banjir tahunan yang selalu terjadi dan selalu dikeluhkàn warga di 4 desa di kecamatannya.
”Semoga dengan adanya normalisasi sungai ini dapat bermanfaat dalam upaya mengatasi banjir yang terjadi setiap tahunannya di sejumlah desa di kecamatan ini,” ungkap Rosani.
Dikatakannya, kegiatan normalisasi Way Lipang ini sebelumnya sudah lama terprogramkan. Namun akibat adanya pandemi covid -19, jadi terkendala dan baru dapat dilaksanakan sekarang.
”Semoga setelah dilakukan normalisasi, tidak ada lagi air banjir yang menggenangi sawah petàni. Dan tidak saya dengar lagi keluhan dan kepanikan warga, akibat sawah dan rumàhnya terendam,” harapnya
Senada hal tersebut di ungkapkan Zahri, salah satu petani Desa Kota Jawa, yang respek atas upaya pemerintah daerah dalam menindaklanjuti keluhan utama warga desa khususnya para petani.
”Dengan dilaksanakannya normalisasi sungai Way Lipang ini tentunya selain memutus masalah banjir, yang tiap tahun menghantui kami, juga dengan sungai menjadi normal, tentunyà dapat meningkatkan hasil pangan kami juga,” pungkasnya.
Pewarta : Rizky
Editor : Roy Choiri











